Sensus Penduduk 2020 Digelar, Ini Prediksi Jumlahnya

Sebelum Sensus Penduduk 2020 digelar, sejumlah lembaga dalam dan luar negeri sudah memprediksi jumlah penduduk Indonesia pada 2020.

JEDA.ID–Badan Pusat Statistik (BPS) akan menggelar Sensus Penduduk 2020 mulai 15 Februari 2020. Ada dua model dalam Sensus Penduduk 2020 yaitu online dan wawacara tatap muka.

Sensus Pennduduk 2020 secara online akan dilakukan pada 15 Februari-31 Maret 2020. Kemudian sensus penduduk wawancara pada 1 Juli-31 Juli 2020. Tahap berikutnya adalahg pencacahan sampel akan dilakukan pada 2021.

”Berdasarkan UU No. 16 tahun 1997 tentang Statistik dan juga berdasarkan rekomendasi dari PBB, setiap negara harus menyelenggarakan sensus penduduk minimal 10 tahun sekali,” ujar Kepala BPS Suhariyanto sebagaimana dikutip dari jpp.go.id, Senin (27/1/2020).

Sejumlah lembaga dalam dan luar negeri sudah memprediksi jumlah penduduk Indonesia pada 2020. BPS dan Bappenas dalam Buku Proyeksi Penduduk Indonesia 2015-2045 Hasil Supas 2015 memperkirakan jumlah penduduk Indonesia pada 2020 mencapai 269,60 juta jiwa.

Seberapa Sehat Lansia Indonesia, Ini Datanya

Dibandingkan dengan 2015 lalu jumlahnya mengalami peningkatan. Pada 2015 lalu, jumlah penduduk Indonesia diprediksi sekitar 255,58 juta jiwa.

Bila dilihat dari jenis kelamin, pada 2020 jumlah perempuan diperkirakan sekitar 134,26 juta jiwa. Sedangkan laki-laki sedikit lebih banyak yaitu 135,33 juta jiwa.

Dilihat dari kelompok umur, penduduk paling banyak ada di rentang usia 0-34 tahun. Sedangkan yang jumlahnya sedikit berada di rentang usia 65 tahun ke atas. Berikut prediksi jumlah penduduk Indonesia pada 2020-2030 versi BPS dan Bappenas:

  • 2020: 269,60 juta jiwa
  • 2021: 272,24 juta jiwa
  • 2022: 274,85 juta jiwa
  • 2023: 277,43 juta jiwa
  • 2024: 279,96 juta jiwa
  • 2025: 282,45 juta jiwa
  • 2026: 284,89 juta jiwa
  • 2027: 287,28 juta jiwa
  • 2028: 289,62 juta jiwa
  • 2029: 291,89 juta jiwa
  • 2030: 294,11 juta jiwa

Dua Skenario

proyeksi penduduk

Penduduk Indonesia (Antara)

Dalam buku itu, BPS dan Bappenas membuat dua skenario mengenai jumlah penduduk Indonesia. Penduduk Indonesia pada Juni 2015 sebesar 255,6 juta jiwa baik pada skenario A maupun skenario B.

Pada skenario A dan skenario B pertumbuhan penduduk berlanjut sepanjang periode proyeksi. Pada skenario A penduduk diproyeksikan mencapai 294,1 juta jiwa pada 2030 dan 318,9 juta jiwa pada 2045. Pada skenario B penduduk mencapai 292,5 juta jiwa pada 2030 dan 311, juta jiwa pada 2045.

”Proyeksi penduduk yang disajikan dalam publikasi ini bukanlah merupakan suatu prediksi atau perkiraan. Proyeksi di dalam publikasi ini mengenai penilaian tentang apa yang akan terjadi pada penduduk Indonesia jika diasumsikan perubahan komponen penduduk seperti kelahiran, kematian, dan migrasi diproyeksikan selama 30 tahun ke depan dari tahun 2015 hingga 2045,” sebagaimana tertulis dalam buku itu.

84% Penduduk Ibu Kota Baru Tinggal di Perkotaan pada 2045

Sementara itu, World Population Review di laman mereka memprediksi jumlah penduduk Indonesia mencapai 273,52 juta jiwa. Dengan jumlah itu, Indonesia berada di peringkat keempat sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia.

Bila ditarik ke belakang, World Population Review mencatat pada 1950, jumlah penduduk Indonesia kala itu mencapai 69,54 juta jiwa atau berada di peringkat ke-7 dunia.

Kemudian pada 1960 menjadi 87,75 juta jiwa dan naik ke peringkat ke-6 dunia. Lantas pada 1975 sudah menembus 130,68 juta jiwa dan di peringkat ke-5 dunia. Pada 1990, penduduk Indonesia menjadi 196,93 juta jiwa dan ada di peringkat ke-4 dunia.

Mereka memprediksi jumlah penduduk Indonesia akan terus tumbuh dari tahun ke tahun meski pertumbuhannya menurun. Misalnya mereka memprediksi pada 2030 jumlah penduduk Indonesia mencapai 299,19 juta jiwa.

Lantas pada 2050 menjadi 330,90 juta jiwa. Puncaknya ada pada 2065 yaitu 337,31 juta jiwa dan berada di peringkat ke-6 dunia.

Turun Setelah 2065

Setelah itu, World Population Review memprediksi akan terjadi penurunan penduduk Indonesia. Pada 2070 diperkirakan ada 337,24 juta jiwa dan menjadi 325,27 juta jiwa pada 2090.

Mereka menyebutkan di Indonesia terjadi kelahiran bayi tiap 7 detik dan kematian tiap 18 detik. Selain itu, terjadi migrasi tiap 5 menit.

Suharyanto menyatakan Sensus Penduduk 2020 merupakan sensus penduduk yang ketujuh sejak kali pertama digelar pada 1961. Pada 2020 ada 54 negara yang akan melakukan sensus penduduk secara bersama-sama.

Penduduk Negara Ini Punya Banyak Waktu Tidur dan Makan

Dia mengatakan dua tujuan utama Sensus Penduduk 2020 adalah menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi dan karakteristik penduduk Indonesia menurut de facto dan de jure.

”Yang kedua, menyediakan parameter demografi serta karakteristik penduduk lainnya untuk keperluan proyeksi penduduk,” ucap Suhariyanto.

Sensus Penduduk 2020, menurut Kepala BPS, akan dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk perwakilan Republik Indonesia yang ada di luar negeri, seluruh WNI dan WNA yang telah atau akan tinggal selama minimal 1 tahun Indonesia akan didata.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.