Harga Telur Organik Lebih Mahal dari Telur Biasa, Ini Alasannya

Harga telur ayam organik lebih mahal dari telur biasa karena dihasilkan dari ayam betina dengan cara pemeliharaan yang diberi makanan khusus juga. 

JEDA.ID—Harga telur ayam organik lebih mahal dari telur biasa karena dihasilkan dari ayam betina dengan cara pemeliharaan yang diberi makanan khusus juga.

Di pasaran ternyata memang ada berbagai varian telur ayam, termasuk telur ayam organik dan biasa. Untuk harganya telur ayam organik memang lebih tinggi daripada telur biasa.

Hal tersebut dikarenakan kualitas yang ditawarkannya. Dari segi nutrisi, telur ayam organik tidak mengandung antibiotik profilaksis yang biasanya diberikan untuk mencegah infleksi pada ayam. Serta tidak diberi hormon buatan seperti telur ayam biasa. Harga yang berbeda tentu saja ada alasan tersendiri yang membuat harga telur organik lebih amal. Berikut fakta telur organik dilansir dari detik.com.

Jangan Galau! Alternatif Berikut Bisa DiLakukan Jika Tidak Lolos SBMPTN

1. Ayam diberi pakan khusus

Ayam organik diternak dengan cara khusus dan diberi pakan khusus. Pakannya berasal dari bahan alami yang tanpa mengandung pestisida, herbisida, dan pupuk komersial. Pakan jenis ini memang agak sulit didapatkan dan harganya cenderung mahal sehingga membuat ayam organik dianggap istimewa. Ayam organik menghasilkan telur organik yang diklaim lebih sehat karena tidak mengandung bahan kimia termasuk hormon kimia yang biasa disuntikkan pada ayam.

2. Diternak tanpa kandang

Merawat ayam organik berbeda dengan ayam ternak biasa, karena ayam organik cenderung membutuhkan area ternak yang lebih luas dan dibiarkan hidup bebas di luar kandang. Selain itu, ayam organik juga harus terkena paparan matahari secara langsung, berbeda dengan ayam biasa yang biasanya ditempatkan dalam kandang sempit dengan sirkulasi udara dan cahaya matahari yang terbatas.

3. Ciri telur organik

Telur organik bisa dikenali setelah bagian isinya dikeluarkan. Karena kalau hanya dilihat bagian cangkang saja terlihat sama dan tidak ada bedanya dengan telur biasa. Bagian kuning telur organik memiliki warna oranye cerah, yang menandakan kalau ayam mengonsumsi makanan alami yang bergizi. Selain itu, telur organik cenderung memiliki rasa yang lebih gurih dan berlemak.

4. Kaya akan protein

Kandungan protein ayam organik lebih banyak daripada ayam biasa, hal ini dikarenakan pakan ayam organik adalah alami yang mendapat nutrisi dari sayuran, daun dan hewan alami seperti cacing atau ulat.

Kendati demikian, telur organik tetap saja dapat mengandung salmonella, bakteri yang identik dengan telur ayam. Untuk meminimalisir terpapar bakteri, maka telur organik harus dimasak dengan baik di suhu lebih dari 71 derajat celcius.

Jelang HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Berikut Daftar Promo Restoran

5. Harga telur ayam organik

Di Jabodetabek harga untuk 1 kilogram telur organik berkisar mulai Rp 63 ribu hingga 80 ribu. Sedangkan telur ayam biasa dibanderol dengan harga mulai Rp 21 ribu hingga 25 ribu per kilogram. Dan telur organik biasanya dijual dalam kemasan kecil berisi 6, 10 hingga 15. Berbeda dengan telur biasa, telur organik tidak dijual secara curah alias sudah dikemas khusus.

8. Manfaat Lebih Baik

Telur organik diyakini memiliki manfaat  lebih baik untuk dikonsumsi daripada telur non organik. Manfaat yang dihasilkan dari telur organik sangat bermacam-macam. Salah satunya adalah Anda akan terhindar dari berbagai zat-zat asing yang berbahaya bagi tubuh seperti zat obat-obatan, antibiotik, dan obat perangsang produksi telur. Dengan mengonsmsi telur organik Anda akan terhindar dari kontaminasi hal-hal tersebut. Anda akan mendapatkan nutrisi yang sepenuhnya dari telur organik yang tentunya menyehatkan dan bermanfaat untuk tubuh anda.

 

Ditulis oleh : Harwin Mega Olivia

Menarik Juga

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.