Kisah 5 Pramugari Cantik yang Jualan Makanan Saat Pandemi

Pandemi Covid-19 membuat banyak orang kehilangan pekerjaan, termasuk pramugari ini yang memaksa mereka jualan makananan.

JEDA.ID-Bukan hanya maskapai berjualan makanan demi bertahan, sejumlah pramugari jualan makanan di masa pandemi Covid-19 ini. Para pramugari ini jualan makanan mulai dari kue hingga nasi kukus.

Simak kisah inspiratifnya di sini. Pandemi Corona membuat banyak orang kehilangan pekerjaan mereka. Terutama para pilot dan awak kabin yang sudah kehilangan pekerjaan sejak awal Maret lalu.

Tak hanya para pilot yang beralih jadi jual makanan. Banyak pramugari cantik yang viral setelah mereka menjual makanan untuk bertahan hidup. Mereka tidak malu berjualan makanan. Para pramugari cantik ini jualan makanan secara online hingga di pinggir jalan. Ada yang hasil racikan tangan mereka sendiri. Penasaran seperti apa kisahnya?

Baca Juga: Amankah Orang dengan Penyakit Lupus Disuntik Vaksin Covid-19? Ini Penjelasannya

Dilansir dari detikcom, belum lama ini, berikut kisah 5 pramugari cantik yang jualan makanan.

1. Jualan bakso ikan

Lorrie May Parungao merupakan salah satu pramugari dari Pan Pacific Airlines yang kehilangan pekerjaannya saat pandemi. Tapi Lorrie tak pantang menyerah, ia memutuskan untuk menjalani bisnis kuliner kecil-kecilan.

Pramugari asal Filipina ini kini sibuk berjualan bakso ikan buatannya. Meski pekerjaannya kini jauh dari apa yang dia bayangkan saat masih menjadi pramugari.

Namun Lorrie tetap bersyukur. Menurutnya tidak ada yang bisa menghentikannya untuk mencari nafkah demi keluarganya. Lorrie mendapatkan banyak pujian dari netizen yang kagum dengan kegigihannya.

2. Jualan kue online

Pramugari asal Singapura ini jualan kue online (Detik)

Pramugari asal Singapura ini jualan kue online (Detik)

Dulunya bekerja sebagai salah satu pramugari untuk maskapai di Singapura. Kini wanita cantik bernama Amy Syrireen Marican lebih sibuk di dapur, untuk membuat kue pesanan yang dijualnya.

Pramugari asal Singapura ini harus kehilangan pekerjaannya saat pandemi menyerang. Meski awalnya sempat terkejut dengan perubahan gaya hidupnya. Kini Amy fokus menekuni bisnis kue online-nya.

Baca Juga: Heboh Gaji Rp250 Juta, Berapa Rata-Rata Upah Buruh di RI?

Lewat pengalamannya mencicipi berbagai kue enak di setiap negara yang pernah dikunjunginya. Kini Amy mahir membuat cookies, pie hingga cake. Bahkan kue jualannya ini selalu laris manis.

3. Jualan nasi kukus

Nur Shareen Mohd Zaini berjualan nasi kukus ayam di pinggir jalan (Detik)

Nur Shareen Mohd Zaini berjualan nasi kukus ayam di pinggir jalan (Detik)

Sama seperti Amy dan Lorrie, pramugari cantik asal Malaysia bernama Nur Shareen Mohd Zaini juga melakukan hal yang sama. Mantan pramugari Malindo Air itu kini viral setelah berjualan nasi kukus ayam.
Nur sehari-harinya berjualan nasi kukus ayam di pinggir jalan. Ia sendiri mulai berjualan sejak Maret lalu saat pandemi menyerang. Kini jualannya selalu laku keras.

Orang-orang menyebut jualannya sebagai ‘Nasi Kukus Pramugari’. Meski berbeda jauh dengan pekerjaan sebelumnya, tapi Nur tetap merasa bersyukur dengan bisnis kulinernya ini.

4. Jualan dim sum online

Selain kue dan nasi kukus, ada juga pramugari yang alih profesi jadi penjual dim sum online. Seperti mantan pramugari bernama Alexis asal Filipina.

Ia juga kehilangan pekerjaannya saat pandemi menyerang. Sang suami yang berprofesi menjadi pilot, juga ikut kehilangan pekerjaannya. Untuk menyambung kehidupan, akhirnya mereka berjualan dim sum online.

Baca Juga: Fakta-Fakta Seputar Gempa Jepang Magnitudo 7,3

Mereka menghabiskan uang sekitar 15,000 pesos (Rp 4,3 juta) sebagai modal awal untuk jualan dim sum online. Untungnya jualan dim sum mereka selalu habis terjual sejak bulan Juni 2020.

5. Jualan roti online

Industri penerbangan di Filipina cukup terdampak selama masa pandemi ini. Banyak pramugari dan pilot yang kehilangan pekerjaan mereka. Seperti yang dialami oleh Michelle Garcia.

Dulu Michelle merupakan pramugari untuk maskapai Cebu Pacific. Ia merupakan orang tua tunggal dari anaknya yang masih berusia 5 tahun. Ketika kehilangan pekerjaannya, ia mencari cara untuk mendapatkan uang tambahan.
Akhirnya ia mulai berjualan makanan yang bisa dibuatnya. Mulai dari roti ubi hingga sushi panggang. Semuanya dibuat secara homemade. Michelle sendiri tetap merasa bersyukur dengan semua keadaan ini.

 

 

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.