Terasa Gejala Masuk Angin? Usir dengan Cara Mudah Ini

Setiap orang pasti pernah merasakan gejala masuk angin. Gejala masuk angin juga sangat beragam mulai dari badan tidak enak hingga begah.

JEDA.ID—Gejala masuk angin biasanya sangat beragam. Namun jangan khawatir ada cara mudah untuk mengusir gejala masuk angin ini.

Masuk angin mungkin adalah satu-satunya “penyakit” unik yang hanya dikenal di Indonesia. Karena masuk angin sebenarnya tidak pernah ada dalam dunia kedokteran.

Tapi masyarakat Indonesia sering menggunakan istilah masuk angin untuk menggambarkan sakit kembung, pusing, demam dan yang lainnya.

Maskapai Banting Setir: Bisnis Akikah hingga Jualan Gorengan

Bila Anda bertanya cara mengatasi masuk angin pada medis, maka yang Anda dapatkan tak jauh berbeda dengan penanganan untuk penyakit lain semisal flu karena gejala penyakitnya pun cenderung sama. Tips kesehatan kali ini membahas cara mudah menghalau masuk angin.

Dilansir dari Liputan6.com, Senin (12/10/2020), berikut ini adalah cara mengobati gejala masuk angin.

1. Air Putih

Air putih memang cocok dipakai untuk mengobati masuk angin. Air putih akan membuat tubuh lebih terhidrasi. Masuk angin biasanya disebabkan oleh dehidrasi. Dehidrasi inilah yang akan membuat infeksi virus dan bakteri lebih mudah terjadi. Air putih dapat membantu melongsongkan pernapasan.

Menghidrasi dengan baik, melancarkan pencernaan, dan mempermudah oksigen diedarkan ke seluruh tubuh. Kesembuhan masuk angin bisa lebih mudah didapat jika asupan cairan dalam tubuh tercukupi. Hindari konsumsi bersoda, apalagi minuman beralkohol.

10 Minuman Ini Bisa Tingkatkan Kesehatan Otak, Mau Coba?

Ada kalanya mulut terasa pahit sehingga saat masuk angin enggan untuk minum air putih. Maka siasati dengan sup sayur hangat. Sup hangat bisa dikonsumsi untuk memenuhi nutrisi dalam tubuh.

2. Rempah

Rempah bisa dipakai untuk mengobati masuk angin. Jika tidak suka dengan cita rasa khas rempah, tambahkan dengan madu agar lebih nikmat dikonsumsi. Madu mampu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga masalah masuk angin bisa disembuhkan secara alami.

Rempah yang dimaksud adalah jahe, pala, kayu manis, dan lain sebagainya. Campurkan bahan-bahan ini dengan madu. Mampu melegakan saluran pernapasan dan melancarkan peredaran darah. Jika meriangnya disertai batuk, ramuan rempah ini juga cocok dikonsumsi untuk melegakannya.

3. Bawang

Bawang bisa dipakai untuk mengobati masuk angin. Bukan dikonsumsi tetapi digunakan untuk kerokan. Terutama buat yang enggak tahan kerokan dengan koin. Bisa gunakan bawang merah atau bawang putih. Iris bawang putih besar-besar, lalu gosokkan salah satu bagiannya ke punggung untuk kerokan.

43 Maskapai Terancam Bangkrut dan Masih Banyak akan Menyusul

Agar lebih licin dan enggak perih, bisa tambahkan minyak essensial untuk kerokan.
Selain enggak bikin kulit sakit, minyak essensial juga akan menghangatkan badan. Tak hanya gunakan bawang putih, tetapi bisa gunakan bawang merah juga.

Terutama buat kulit tubuhnya tipis dan gampang lecet. Hanya perlu mengiris bawang merah yang dilumasi dengan minyak essensial. Kerokan dengan bawang akan membantu merelaksasi dan melancarkan peredaran darah.

4. Jahe

Mengonsumsi air seduhan jahe hangat bisa membantu meringankan gejala masuk angin. Jahe kaya kandungan antioksidan yang sangat baik untuk melancarkan sistem peredaran darah. Selain melancarkan peredaran darah, jahe juga bisa menghangatkan tubuh.

Bagi yang tengah mengalami masuk angin disertai perut kembung, cocok sekali mengonsumsinya. Sementara bagi yang masuk angin disertai flu atau pilek bisa meredakan dengan mengonsumsi jahe hangat ini. Hirup aroma hangatnya dan minum perlahan.

5. Mandi Air Hangat

Melancarkan peredaran darah bisa dengan mandi air hangat. Peredaran darah yang lancar sangat baik untuk pemulihan masalah masuk angin. Uap yang dihasilkan dari ait hangat dapat membantu melancarkan peredaran darah, merelaksasi, dan melegakan saluran pernapasan.

Setelah Mandi Air Hangat, Mengapa Badan Justru Kedinginan?

Masuk angin juga identik dengan masalah otot. Mulai dari pegal-pegal dan lemas. Nah, mulailah mandi dengan air hangat untuk mengatasinya. Setelah itu gunakan untuk beristirahat dengan mengoleskan salep atau minyak essensial yang bisa menghangatkan.

6. Makan Makanan Bergizi

Mulailah mengonsumsi makanan bergizi ketika sedang masuk angin. Meski sebenarnya saat masuk angin perut cenderung kembung dan bikin enggak nafsu makan. Meski begitu, paksakan tubuh untuk mengonsumsi makanan bergizi. Kurang konsumsi makanan bergizi justru akan memperparah masalah masuk angin. Organ tubuh yang tidak mendapat asupan nutrisi seimbang akan semakin berdampak buruk bagi kesehatan.

Jangan pula terlambat makan, pastikan tetap konsumsi makanan tiga kali sehari. Konsumsi makanan kaya vitamin dan mineral. Mulai dari dada ayam sampai sayur dan buah-buahan. Dada ayam bisa dibuat menjadi sup hangat. Kemudian dicampur dengan sayuran. Sebelum mengonsumsi makanan berat, buka dulu dengan konsumsi buah-buahan.

7. Istirahat

Tubuh yang sedang lemas karena masuk angin memang harus diistirahatkan. Tak hanya mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi. Beristirahat dengan waktu yang cukup adalah kunci kesehatan jasmani. Hilangkan kebiasaan buruk tidur tengah malam.

Pacar Sering Marah-Marah? Hadapi Dengan Cara Ini

Hindari juga terlalu sering bermain ponsel sampai menjelang subuhan. Pakai ponsel secukupnya, istirahatkan tubuh dan pikiran paling tidak 7-8 jam untuk tidur malam. Sementara saat bekerja, pastikan istirahatkan tubuh dengan benar. Isi dengan makan siang.

Jika memiliki lebih banyak waktu, ajak mata terpejam sebenar paling tidak selama 15 menit saja. Jika sedang benar-benar tidak enak badan, lebih baik hindari berbagai aktivitas padat dan beristirahatlah secara total.

8. Suplemen

Mulailah konsumsi suplemen, misalnya suplemen vitamin C dan vitamin A untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tanpa sistem kekebalan tubuh yang baik maka masalah masuk angin lebih mudah menghampiri. Sementara bagi yang sudah terlanjur masuk angin, mulailah lebih rutin mengonsumsi.

Suplemen akan membantu pemulihan tubuh meriang lebih maksimal dilakukan. Tak ada obat untuk mengatasi masalah masuk angin. Pengobatan simptomatik sebenarnya sudah sangat mencukupi. Misalnya saja dengan menurunkan demam, anti-mual, anti-nyeri untuk sakit kepala, dan lain-lain.

Ditulis oleh : Nurdian Riyanti

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.