Tutup Iklan

Terapkan Tips Ini Supaya Tetap Aman Road Trip Saat Libur Akhir Tahun

Beberapa hal harus dipersiapkan secara matang agar perjalanan dapat berjalan dengan lancar.

JEDA.IDRoad trip bisa jadi pilihan untuk liburan saat pandemi Covid-19 masih berlangsung. Nah jika Anda sekeluarga ingin mengadakan road trip, ketahui triknya supaya liburan tetap aman dan nyaman.

Road trip jadi alternatif melepas kejenuhan dari rutinitas keseharian di tengah pandemi Covid-19. Opsi itu tentu akan membuat perjalanan akan terasa lebih menyenangkan bersama keluarga.

Meski begitu, beberapa hal harus dipersiapkan secara matang agar perjalanan dapat berjalan dengan lancar. Seperti yang dilansir dari berbagai sumber, Selasa (22/12/2020), berikut ini adalah tips aman saat melakukan road trip saat libur akhir tahun.

3 Masalah Kesehatan yang Bisa Terjadi Usai Jadi Pasien Covid-19

1. Persiapan sebelum berangkat

Meski telah beberapa kali melakukan perjalanan, perencanaan hal yang sangat penting.

Usahakan telepon lebih dahulu hotel atau tempat menginap di lokasi tujuan. Hal itu penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti dilansir dari laman AARP, Jumat (18/12/2020).

2. Perlengkapan sanitasi

Setelah merencanakan persiapan, hal penting adalah mengemas perlengkapan kesehatan, mulai dari pembersih tangan, desinfektasn tisu basah, sarung tangan sekali pakai, kantong plastik, tisu. Selain itu membawa masker yang cukup untuk persediaan dalam perjalanan hingga pulang.

3. Bawa air dan makanan ringan

Bawalah air dan makanan ringan. Dengan begitu, akan mengurangi beberapa kali berhenti. Selain untuk minum, air yang dibawa bisa digunakan untuk mencuci tangan, baik sebelum dan sesudah makan. Kebersihan yang baik di jalan sama seperti di rumah.

4. Istirahat di jalan

Selama perjalanan mungkin sangat tergantung dengan toilet di tempat istirahat di jalan raya, seperti pom bensi. Oleh karena itu, berhati-hatilah untuk tidak menynetuh perlengkapan, seperti keran atau pegangan tangan.

Mutasi Corona dari Inggris Mendunia, Sudah Ada di Negara Mana Saja?

Gunakan tisu atau handuk untuk melindungi tangan setelah mencucinya. Tentu saja harus memakai masker.

5. Buka Jendela Kendaraan

Udara yang mengalir ke dalam kendaraan yang ditumpangi merupakan hal yang bagus. Dengan membuka jendela itu akan mengurangi virus yang berada di udara. Pergerakan aliran udara sebenarnya adalah cara yang sangat murah, cara alami untuk mencoba mengurangi infeksi yang ditularkan melalui sekresi pernapasan, seperti dilansir dari laman CNBC, Jumat, 18 Desember 2020.

6. Fasilitas hotel

Bersihkan benda-benda hotel atau fasilitas lainnya sebelum digunakan, seperti kursi, tombol lift, gagang pintu, remote TV, dan perlengkapan kamar mandi, termasuk permukaan meja atau area di sekitar wastafel kamar mandi. Selama menginap di hotel, hindari untuk mengadakan pertemuan yang melibatkan banyak orang, baik di kamar ataupun di area umum.

Ini Alasan Rajin Olahraga Bukan Jaminan Kebal Covid-19

Selama berada di lingkungan hotel, harus menjaga jarak, baik dengan tamu-tamu hotel lain ataupun petugas hotel.

7. Rapid test antigen

Upaya untuk menekan kasus corona Covid-19 terus dilakukan di berbagai daerah. Sejumlah pemerintah provinsi pun menerapkan peraturan kewajiban memiliki rapid test antigen bagi penumpang angkutan umum. Bagaimana dengan kendaraan pribadi? Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait tes antigen Covid-19 untuk pengendara kendaraan pribadi yang masuk ke wilayah Jakarta.

“Terkait perjalanan darat, dari luar kota ke Bandung, dan sebagainya itu nanti kami sedang koordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Kemungkinan akan dilakukan rapid antigen secara random,” kata Riza di Balaikota, Jakarta Pusat seperti dikutip dari Liputan6.com.

Pemberlakuan tes antigen random (acak) itu karena tak semua orang atau masyarakat yang melalui tol Jagorawi ataupun Cikampek merupakan warga yang melakukan perjalanan dari atau ke luar kota. Sebab terdapat sejumlah pekerja ibu kota yang berdomisili di kota penyangga, seperti Bekasi ataupun Bogor.

Ditulis oleh : Nurdian Riyanti

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.