Mengelola Stres setelah Cita-Cita Gagal Tercapai

Sebelum mengelola stres, setidaknya ada beberapa gejala yang kerap muncul orang yang stres misalnya gelisah, muka pucat, dan kerap berdebar-debar.

JEDA.ID–Giring Ganesha mengaku sempat stres hingga kerap bengong sendirian setelah gagal menjadi anggota DPR dalam Pemilu 2019 lalu. Stres bisa muncul bila impian atau cita-cita tidak tercapai. Ketika hal itu terjadi, yang perlu dilakukan adalah mengelola stres.

Giring dalam Pemilu 2019 merupakan caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dia mampu mendulang sekitar 97.000 suara dan termasuk caleg PSI peraih suara terbanyak. Namun, PSI tidak memenuhi ambang batas partai politik masuk DPR sehingga Giring juga gagal masuk Senayan.

”Awalnya wah ngedrop bayangin lo sebenernya lolos, tapi nggak lolos. Dapat 97 ribu suara juga perjuangan setahun terakhir bener-bener blusukan sampai punya relawan 200 orang, mereka juga berjuang mati-matian,” ujarnya di channel Youtube Ari Lasso.

Ari Lasso kemudian ingin tahu tingkah Giring Ganesha saat stres tak lolos. Ia mengaku kerap bengong di pinggir kasur.

Misteri Meninggalnya Pegawai Facebook dan Tingkat Stres Beragam Pekerjaan

“Bengong stres jadi suka di pinggir tempat tidur. Habis liburan sama keluarga balik, terus dapat tawaran dari Indosiar untuk jadi juri malah di situ akhirnya ya sudah jalanin saja, terus di situ happy lagi sampai sekarang lancar,” tuturnya.

Meski gagal, Giring tetap tak berhenti mengejar cita-cita di dunia politik. Ia juga tak menyesali terjun ke dunia baru tersebut. Move on dari kegagalan bukan perkara mudah. Salah satu yang bisa dilakukan adalah mengelola stres.

Kemenkes menyatakan orang akan sulit mencegah stres. Yang terpenting, orang mampu mengendalikan dan mengelola stres.

Gejala Stres

Sebelum mengelola stres, setidaknya ada beberapa gejala yang kerap muncul orang yang stres misalnya gelisah, muka pucat, dan kerap berdebar-debar.

Kemenkes menyatakan gejala stres lainnya adalah nafsu makan berkurang atau makan berlebih, sulit tidur dan tidak nyenyak, mudah tersingung, sulit konsentasi, dan ada keluhan seperti sakit kepala, sakit perut, atau maag.

Di laman Kemenkes disebutkan ada beberapa cara dalam mengelola stres dan mencapai jiwa yang sehat. Misalnya membicarakan keluhan atau masalah yang dihadapi dengan seseorang yang dapat dipercaya.

Bisa juga melakukan kegiatan yang sesuai dengan minat dan kemampuan. Kemudian menjaga kesehatan dengan olahraga atau aktivitas fisik secara teratur, tidak cukup, makan bergizi, serta hidup sehat.

Begadang, Antara Picu Stres atau Jadi Lebih Kreatif

Bisa juga mengembangkan hobi bermanfaat, meningkatkan ibadah, berpikir positif, serta menenangkan pikiran dengan relaksasi. Ada beberapa teknik relaksasi saat mengelola stres.

Pertama bisa duduk dengan posisi santai dan nyaman. Bayangkan hal yang menyenangkan dengan mata terpejam. Kemudian tarik napas dari hitung, tahan tiga hitungan lantas embuskan napas dari mulut. Bayangkan seolah beban pikiran dilepaskan. Cara ini bisa diulangi hingga 3 kali.

Terakhir tentu mensyukuri nikmat Tuhan, ikhlas, dan sabar. Itu beberapa cara mengelola stres yang bisa diterapkan. Tidak mudah memang, namun bisa dicoba.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.