Lakukan Ini Agar Terhindar dari Gagal Ginjal

Salah satu cara untuk merawat agar tidak mengalami kondisi gagal ginjal adalah tentu saja dengan menjaga asupan cairan untuk tubuh.

JEDA.ID – Presenter dan Youtuber Allan Wangsa meninggal dunia karena gagal ginjal. Belajar dari kejadian Allan Wangsa ada sejumlah hal yang perlu dilakukan agar ginjal sehat dan terhindar dari banyak penyakit.

Gagal ginjal adalah kondisi dimana ginjal kehilangan kemampuannya untuk menyaring cairan dan sisa-sisa makanan. Saat kondisi ini terjadi, kadar racun dan cairan berbahaya akan terkumpul di dalam tubuh dan dapat berakibat fatal jika tidak diobati.

Ginjal adalah sepasang organ yang berbentuk menyerupai kacang yang terletak pada punggung bagian bawah. Fungsi utamanya adalah untuk menyaring racun dan sisa-sisa makanan dan mengirimkannya ke usus, untuk kemudian dibuang melalui air kemih.

Ginjal yang normal berfungsi mengatur kadar air dalam tubuh, menyaring racun dalam darah, melepaskan hormon yang mengatur tekanan darah, dan aktivasi vitamin D. Ginjal juga berfungsi melepas hormon yang mengatur produksi sel darah merah dan menjaga keseimbangan mineral seperti sodium, fosfor, dan potasium.

Jika ginjal tidak dapat berfungsi, karena penyebab yang akan dijelaskan pada bagian berikutnya, maka kondisi gagal ginjal terjadi. Satu-satunya cara untuk bisa sembuh dari kondisi ini adalah dengan melakukan cangkok ginjal.

Bahaya Obesitas Jadi Ancaman Kesehatan Dunia

Menghindari Gagal Ginjal

Salah satu cara untuk merawat ginjal tentu saja dengan menjaga asupan cairan. Asupan cairan untuk tubuh tak boleh kurang, tapi juga tak boleh berlebih. “Berlawanan dengan opini publik, tak ada studi yang membuktikan bahwa konsumsi air dalam jumlah berlebih dapat meningkatkan fungsi ginjal,” ujar ahli ginjal, James Sivon, mengutip situs Cleveland Clinic.

Beri tubuh asupan cairan yang cukup sebanyak 1,5-2 liter air per hari. Cairan akan berfungsi untuk membersihkan sodium, urea, dan racun dalam tubuh.

Mereka dengan gangguan batu ginjal disarankan untuk menambah asupan cairan menjadi 2-3 liter per hari.

Situs resmi World Kidney Day mencatat, separuh orang dengan diabetes berisiko mengalami kerusakan ginjal. Penting untuk rutin melakukan cek kesehatan ginjal, apalagi bagi mereka dengan diabetes.

Sama seperti diabetes, menjaga ginjal tetap sehat juga bisa dilakukan dengan mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

Banyak ahli menyarankan untuk menghindari kebiasaan merokok karena dampak buruk yang diakibatkannya, termasuk pada ginjal. Merokok bisa menurunkan aliran darah ke ginjal dan membuat fungsi ginjal tak berjalan maksimal.

Selain itu,aktivitas fisik ampuh untuk mencegah datangnya penyakit. Namun, aktivitas fisik tak semata olahraga dengan intensitas tinggi.

Anda cukup bergerak aktif lewat aktivitas lain seperti membereskan rumah, mencuci mobil, atau sekadar berkebun. Tubuh yang aktif dapat menurunkan tekanan darah sehingga bisa menjaga kesehatan ginjal.

Selain tubuh yang aktif, menjaga ginjal tetap sehat juga bisa dilakukan melalui konsumsi makanan. Demi ginjal yang sehat, Anda disarankan untuk mengurangi konsumsi garam. Asupan garam berlebih berkaitan dengan penyakit kardiovaskular, yang bisa berpengaruh pula pada kesehatan ginjal.

Dianggap Biasa, Gejala Diabetes Kerap Diabaikan

Berikut sejumlah asupan yang layak dikonsumsi untuk merawat ginjal;

Bayam

Bayam terbilang sayuran yang mudah dijumpai, baik di pasar maupun supermarket. Nggak heran kalau bayam menjadi sala satu sayuran favorit bagi berbagai kalangan. Selain rasanya yang enak, pengolahan sayur bayam termasuk gampang.

Bayam memiliki kandungan vitamin A yang baik bagi produksi jaringan epitel. Jaringan tersebut merupakan lapisan tabung filtrasi kecil yang terdapat dalam ginjal maupun saluran kemih.

Seperti yang sudah diketahui bahwa fungsi dari jaringan epitel di ginjal adalah untuk sekresi penyerapan selektif, perlindungan, transportasi transporular, dan penginderaan. Rajin mengonsumsi bayam akan sangat baik untuk kesehatan ginjal.

Kembang kol

Selain bayam, kembang kol juga mudah dalam pengolahan. Dalam kembang kol terdapat kandungan vitamin C, folat, dan serat. Nggak cuma itu, kembang kol juga mengandung senyawa penting bagi hati. Kembang kol bisa menetralkan zat beracun di tubuh.

Jika seseorang sedang dalam kondisi kritis karena penyakit ginjal, kembang kol dapat bekerja dengan baik untuk melakukan penyembuhan. Hal tersebut disebabkan arena kembang kol memiliki kadar potasium yang rendah.

Seruput Minuman Panas Bisa Picu Kanker

Asparagus dan Kale

Asparagus dikenal sebagai sayuran yang memberikan efek pembersih pada ginjal. Dengan mengonsumsi asparagus, seseorang dapat terhindar dari batu ginjal.
Asparagus juga merupakan sumber dari serat, vitamin A, C, E dan vitamin K. Deretan vitamin tersebut sangat berfungsi untuk meningkatkan kinerja di ginjal.

Selain Asparagus, kale juga sangat bermanfaat bagi ginjal. Menurut National Kidney Foundation, kale memiliki kandungan seperti vitamin A, C, kalsium, dan mineral yang penting bagi fungsi ginjal. Kale sangat rendah kalium sehingga sangat baik untuk menjaga kesehatan ginjal.

Air Kelapa

Lebih dari 94 persen kandungan air kelapa adalah air. Dengan kandungan elektrolit yang tinggi, air kelapa dapat membantu menghancurkan mineral seperti kalsium dan oksalat yang menempel di ginjal, serta saluran kencing. Ditambah adanya antioksidan, radikal bebas dan racun pun akan sukar menyerang ginjal.

Mengonsumsi air kelapa dipercaya dapat mengurangi risiko batu ginjal. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa meski air putih biasa baik dikonsumsi, tetapi air kelapa lebih baik.

Batu ginjal terbentuk saat kalsium, oksalat serta senyawa lainnya bergabung dan membentuk kristal dalam urin. Para peneliti mempercayai bahwa mengonsumsi air kelapa dapat mengurangi radikal bebas yang terjadi akibat respon terhadap kadar oksalat yang tinggi dalam urin.

Jus Nanas dan Apel

Di balik rasa asamnya, nanas mengandung enzim bromelain yang berfungsi menjaga kesehatan saluran cerna, termasuk ginjal.

Berdasarkan penelitian dari Mangalayatan University di India, enzim tersebut mampu menurunkan risiko iritasi ginjal sekaligus meningkatkan sirkulasi darah.

Tak hanya itu, kandungan antioksidan yang tinggi juga akan meningkatkan kekebalan tubuh, serta menyingkirkan racun berbahaya.

Manfaat yang tak kalah penting juga ada di buah apel. Berdasarkan jurnal dari The National Kidney Foundation, apel bisa jadi sahabat untuk ginjal karena kandungan pektin di dalamnya. Bagi yang belum familier, pektin adalah serat yang bisa menurunkan kolesterol, dan glukosa dalam darah.

Apel juga tinggi kandungan vitamin C, yang bersifat antioksidan sehingga bisa membentengi ginjal dari kerusakan.

Iuran Resmi Naik 2x Lipat, Ini Perbedaan BPJS Kesehatan dengan Asuransi Swasta

Ditulis oleh : Jafar Sodiq Assegaf

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.