• Sun, 23 January 2022

Breaking News :

Jangan Menunda-nunda Vaksinasi, Semua Vaksin Sama Baiknya!

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Soedjatmiko menegaskan semua vaksin Covid-19 yang ada di Indonesia sama baiknya.

JEDA.ID — Tak perlu lagi takut divaksinasi, semua vaksin sama baiknya.

Hal tersebut dibenarkan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Soedjatmiko. Ia menegaskan semua vaksin Covid-19 yang ada di Indonesia sama baiknya.

Sehingga masyarakat tak perlu menunda-nunda vaksinasi untuk mendapatkan jenis vaksin tertentu.

Baca Juga: Waduh! WHO Prediksi Kasus Covid-19 Dunia Bisa Capai 300 Juta di 2022 Awal

“Sudah banyak anak Indonesia kehilangan orang tua akibat virus ini. Orang tua yang tidak mau divaksinasi, berarti tidak sayang kepada anak-anak dan keluarganya, karena membiarkan anak dan keluarganya lebih mudah diserang virus corona,” terang dia, seperti dikabarkan Solopos.com, Jumat, 20 Agustus 2021.

Dia menambahkan saat ini, di seluruh dunia, semua orang sedang berebut untuk mendapatkan vaksinasi. Semakin banyak masyarakat dunia yang kini memahami dan meyakini manfaat vaksin untuk menghindarkan mereka dari Covid-19.

Baca Juga: Ini Koleksi Jam Tangan Gibran, Wali Kota Solo yang Terima Gaji Cuma Rp2,1 Juta

“Semua vaksin sama baiknya. Kalau menunda-nunda untuk menunggu memilih vaksin lain, maka berbahaya karena bisa tertular Covid-19, menyebar di keluarga, dan akan menyesal. Ayo, segera imunisasi anak mulai umur 12 tahun, semua dewasa, dan lansia, agar keluarga kita terlindung dari bahaya Covid-19,” kata dia.

Senada dengan Soedjatmiko, pakar imunisasi, dr Elizabeth Jane Soepardi, menjelaskan saat ini ketersediaan stok vaksin di dunia semakin terbatas. Selain itu, mutasi Covid-19 yang menghadirkan beragam varian baru juga semakin berbahaya untuk masyarakat. Oleh karena itu, dia mengajak masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi.

Baca Juga: Keindahan Candi Putih di Kota Solo, Serasa di Thailand!

“Semakin ganas virus melalui varian-variannya, maka pemerintah akan lebih mudah mengalahkannya dengan menggunakan vaksin dari berbagai platform, misalnya Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna dan Pfizer,” ujar dia.

Menyadari hal itu, sudah seharusnya masyarakat semakin banyak yang melakukan vaksinasi, apalagi semua jenis vaksin sama baiknya.

Baca Juga: Ini Bangunan Bersejarah di Solo yang Jadi Saksi Kemerdekaan RI, Ada yang Tahu?

Dia juga menjelaskan tren positif ini sangat perlu dipertahankan karena berdasarkan data, Covid-19 akan memberi dampak lebih mematikan kepada pasien yang belum menerima vaksinasi.

“Data menunjukkan bahwa kasus yang sakit dan meninggal sebagian besar dari yang belum divaksinasi,” pungkas dia.

Baca Juga:  Bagaimana Cara Membedakan Nyeri Dada karena Gangguan Paru, Lambung atau Jantung?

Ditulis oleh : Nugroho Meidinata

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.