• Tue, 7 December 2021

Breaking News :

Hasil Tes Covid-19 Sering Beda-Beda, Idealnya Swab Hari Keberapa?

Pertanyaan ini kerap muncul ketika seseorang mengalami kontak dengan orang lain yang terkonfirmasi positif.

JEDA.ID-Beberapa tokoh seperti Maia Estianty dan Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym mendapat hasil tes Covid-19 yang berbeda dalam waktu berdekatan. Secara teori, hasil tes Covid-19 ini dipengaruhi oleh jumlah virus dan sensitivitas alat tes.

Pada beberapa kasus, tes swab baik  polymerase chain reaction (PCR) maupun rapid test antigen dilakukan ketika jumlah virus di dalam tubuh masih terlalu sedikit. Hasilnya akan terbaca negatif, tetapi akan menjadi positif jika dilakukan tes ulang beberapa hari kemudian.

Jadi kapan idealnya tes swab dilakukan untuk menghindari false negative seperti itu? Tips kesehatan kali ini membahas mengapa hasil tes Covid-19 bisa memberikan hasil berbeda-beda.

10 Penemuan Terkait Manusia Purba Sepanjang 2020

Pertanyaan ini kerap muncul ketika seseorang mengalami kontak dengan orang lain yang terkonfirmasi positif. Peneliti senior dari Johns Hopkins Center for Health Security,  Amesh Adalja, menyarankan untuk sesegera mungkin melakukan tes jika orang tersebut mengalami gejala.

“Anda harus menjalani tes [segera] jika mengalami gejala,” tegas dr Adalja seperti mengutip dari detikcom, Sabtu (2/1/2021).

Gejala Covid-19 beragam, dari yang ringan hingga fatal dan gejalanya akan berbeda-beda pada setiap orang. Beberapa gejala umum yang biasanya muncul meliputi demam, batuk, dan sesak napas

Namun jika tidak bergejala, maka lebih dianjurkan untuk melakukan tes sekitar 5 hari setelah kemungkinan terpapar. Pada hari pertama hingga keempat setelah terpapar, ada kemungkinan hasil tes akan negatif meski sebenarnya terinfeksi. Pada periode tersebut, dianjurkan untuk mengisolasi diri.

Dr Susan Butler-Wu dari Keck School of Medicine menjelaskan, 1 hari-4 hari setelah paparan virus adalah fase presimptomatik. Artinya, jumlah virus mungkin masih sangat sedikit sehingga tidak terbaca saat dilakukan tes.

Namun pada hari-hari berikutnya, jumlah virus bisa meningkat dan gejala baru muncul hingga hari ke-14 setelah terpapar. Selama periode tersebut, dianjurkan untuk isolasi dan menerapkan langkah-langkah pencegahan seperti menggunakan masker, jaga jarak, dan cuci tangan.

Tren Charger Ponsel Dijual Terpisah pada 2021, Apa Untungnya?

Sebelumnya,  Maia Estianty menyebut dirinya pernah terpapar virus Corona penyebab Covid-19. Dalam waktu 3 hari saja, ia sudah dinyatakan sembuh dengan menunjukkan hasil negatif dalam dua kali tes swab yang dilakukan.

Maia menyebut, awalnya ia mengikuti tes penjurian sebuah ajang pencarian bakat. Ia tak menyangka hasil yang didapat positif terpapar karena beberapa hari sebelumnya ia sempat melakukan tes antigen dan hasilnya negatif.

“Aku kaget, ‘Darimana? Karena Kamis masih negatif [melalui swab antigen], kenapa jadi positif? Dari siapa ya?” katanya.

Karena sempat mendapat hasil negatif dari tes antigen tersebut, mengaku sempat lengah. Ia tidak menjaga jarak saat pergi makan malam bersama teman-temannya.

Setelah dinyatakan positif dan menjalani isolasi, Maia kembali dibikin pusing oleh hasil tes. Hanya sehari isolasi, tes swab berikutnya menunjukkan hasil negatif. Berturut-turut hasil swabnya 2 kali negatif sehingga dinyatakan sembuh hanya dalam 3 hari.

Sebenarnya bukan hanya Maia yang dibikin bingung oleh hasil tes Corona. Dikutip dari berbagai sumber, orang-orang ini juga dibikin pusing sama hasil tes Coronanya, salah satunya Valentino Rossi, seperti dikutip dari detikcom.

1. Elon Musk

Bos Tesla Elon Musk beberapa waktu lalu mengatakan dirinya dibuat bingung oleh keanehan dalam tes Covid-19 yang dilakukannya.

Elon Musk sempat melakukan tes Corona sebanyak empat kali, namun dua tes menunjukkan hasil positif, sedangkan dua kali tes lainnya dinyatakan negatif.

5 Hujan Paling Aneh, dari Laba-laba Sampai Hujan Emas

“Sesuatu yang sangat palsu sedang terjadi. Diuji untuk Covid-19  empat kali hari ini. Dua tes kembali negatif, dua kembali positif. Mesin yang sama, tes yang sama, perawat yang sama. Tes antigen cepat dari BD,” tulis Musk dalam tweetnya, seperti dikutip dari laman SCMP.

2. Erykah Badu

Tak hanya Elon Musk yang dibuat bingung oleh hasil tes Corona. Penyanyi Amerika Serikat Erykah Badu dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan tes Corona. Tetapi, ia bingung dengan hasil tesnya tersebut dan membagikan ceritanya di media sosial miliknya.

“Tidak ada gejala. Sudah diuji Covid-19, dengan mesin yang sama. Lubang hidung kiri positif, lubang hidung kanan negatif,” tulis Badu yang dikutip dari laman Billboard, Jumat (20/11/2020).

Selain itu, Badu juga mengunggah tangkapan layar dari hasil tes yang kontradiktif tersebut. Ia mencatat bahwa dirinya dan bandnya melakukan tes Corona secara teratur sebelum siaran langsung.

“Sungguh merepotkan untuk dites positif kemudian negatif 3X dalam waktu 24 jam. Tes yang sama. Kami memahami bahwa mereka tidak 100 persen akurat, tapi ini aneh,” tulisnya lagi di akun Twitter miliknya.

Salah seorang pesohor yang juga dibikin bingung hasil tes Corona adalah pebalap MotoGP Valentino Rossi. Selengkapnya bisa dibaca di halaman berikutnya.

3. Valentino Rossi

Rossi juga menceritakan jika hasil dua tes PCR yang dilakukan menunjukkan hasil yang berbeda, padahal dilakukan pada hari yang sama.

Modal Ponsel Bikin Vlog Keren, Pakai Aplikasi Ini Ya

Sebelum dipastikan positif, Rossi sempat menjalani 2 tes dengan hasil yang berbeda. Tes pertama hasilnya negatif, tetapi yang kedua hasilnya positif Covid-19.

“Tes PCR menunjukkan hasil negatif seperti tes yang saya jalani pada Selasa (13/10/2020). Namun, tes kedua yang dikirim ke saya pukul 16.00 sore hari ini mengeluarkan hasil positif,” tutur Rossi.

Rossi saat itu akhirnya dinyatakan positif dan menjalani isolasi sehingga harus absen di sejumlah balapan.

4. Cristiano Ronaldo

Bintang sepakbola Portugal Cristiano Ronaldo juga pernah dibikin pusing oleh hasil tes PCR. Oktober 2020, ia sempat terinfeksi Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri.

Sejak awal terinfeksi, Ronaldo sebenarnya dalam kondisi baik-baik saja alias tidak bergejala. Namun hingga 2 pekan lebih menjalani isolasi, hasil tes PCR-nya tetap positif. Sempat tersirat frustrasi dalam salah satu komentarnya di media sosial.

“PCR IS BULLS…,” tulisnya di kolom komentar di Instagram, yang belakangan lalu dihapus.

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.