Cerita Nakes Soal Efek Vaksinasi Covid-19: Mengantuk Hingga Kelaparan

Tenaga kesehatan mengungkap efek yang dirasakan setelah memperoleh vaksinasi Covid-19. Kira-kira apa saja ya? Yuk cari tahu di sini.

JEDA.ID — Dengan adanya vaksinasi Covid-19 yang sudah dipastikan keamanannya, pemerintah berharap masyarakat tak ragu lagi karena hanya menimbulkan efek samping yang ringan.

Ketua Komnas KIPI, Prof Hindra Irawan Satari mengatakan dari laporan yang diterima pihaknya, efek yang dirasakan penerima vaksin Covid-19 jenis Sinovac cenderung ringan. Hal ini sesuai dengan penelitian yang diterbitkan jurnal-jurnal ilmiah.

Terhindar dari Bencana Alam dengan Doa Ini

““Dari laporan KIPI yang masuk ke kami, semua bersifat ringan dan sesuai dengan yang dilaporkan jurnal-jurnal, dan di tempat lain, semua kondisinya sehat. Jadi, tidak ada yang memerlukan perhatian khusus sampai saat ini,” terang dia sebagaimana telah diberitakan Solopos.com pada Kamis (21/1/2021).

Hal tersebut juga dibenarkan oleh dr Muhammad Fajri Adda’I, selaku dokter dan tim penanganan Covid-19 yang telah menerima vaksinasi dosis pertama. Ia mengatakan dirinya tidak merasakan efek yang aneh setelah vaksinasi Covid-19. “Biasa saja,” kata dia singkat.

Berapa Lama Masa Inkubasi Covid-19? Cek di Sini

Tidak adanya reaksi lanjutan pada dr Fajri setelah divaksin Covid-19 juga dirasakan oleh dr Inda Mutiara selaku Kepala Puskesmas Kramatjati.

“Saya tidak merasakan reaksi yang tidak wajar. Tidak sakit saat disuntik dan sampai sekarang juga normal-normal saja. Sebelumnya saya pikir akan terasa nyeri namun ternyata tidak terasa apa-apa,” ujar Fajri.

Tips Menjaga Kulit Wajah Saat Pakai Masker

Lapar Hingga Ngantuk

Efek setelah vaksinasi Covid-19 menurut Fajri bisa berbeda-beda pada tiap orang. “Teman nakes lain ada yang mengalami demam, nyeri, lemas, ada yang jadi merasa lapar terus, hingga ngantuk. Reaksi ini wajar dan masuk dalam kategori ringan. Kalaupun ada demam itu wajar sebagai suatu reaksi dalam pembentukan imunitas dalam tubuh,” katanya.

Maka dari itu, Fajri meminta masyarakat agar tidak mempercayai berita hoaks yang beredar luas.

Ilmuwan Ini Sebut Efikasi Vaksin Pfizer Cuma 19%-29%

“Saya melihat sendiri laporan terkait vaksin ini untuk mendapatkan kajian ilmiahnya. Dari laporan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) maupun yang dari Brazil menunjukkan bahwa relatif aman dengan KIPI di bawah 1 persen, rendah sekali. Kemudian dari pengalaman teman lain yang sudah disuntik juga aman,” tambah dia.

Reaksi alergi relatif kecil, di bawah satu persen, kecil sekali bila dibandingkan dengan yang tidak terkena KIPI. “Jangan kita terlalu pusing dengan kemungkinan yang kecil ini. Petugas medis juga sudah paham bagaimana mengatasi KIPI ini. Dalam proses vaksinasi, saya juga tadi dijelaskan terkait KIPI dan bagaimana meresponnya jika ada reaksi,” tukas dia.

Kenali 10 Pemicu Depresi Pada Remaja

Ditulis oleh : Nugroho Meidinata

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.