Amankah Periksa ke Dokter Gigi Saat Pandemi?

Begini protokol kesehatan yang dilakukan dokter gigi saat kamu periksa di masa pandemi Covid-19. Masih takut dan khawatir periksa?

JEDA.ID — Saat pandemi Covid-19 seperti ini, banyak masyarakat yang takut untuk periksa ke dokter gigi.

Seharusnya masyarakat tak perlu takut maupun khawatir, karena dokter gigi juga telah menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

Tak Usah Khawatir! Telapak Tangan Berkeringat Gak Melulu karena Sakit Jantung

Seperti halnya diungkap oleh Dokter Gigi Spesialis Anak RSAB Harapan Kita Jakarta, Shaffa Amalia. Dalam rilis tertulisnya di situs resmi RSAB Harapan Kita, ia menjelaskan, dalam proses pemeriksaan seorang dokter harus mengenakan alat pelindung diri atau APD lengkap. Sehingga masyarakat tak perlu takut untuk periksa maupun kontrol ke dokter gigi.

Pada kesempatan itu, ia juga menyarankan untuk pasien untuk memastikan terlebih dahulu klinik atau rumah sakit yang dituju sudah memenuhi syarat protokol kesehatan atau tidak.

Prediksi Pandemi Corona Berakhir, Ini Kemungkinannya

Pasien juga diminta untuk melakukan perjanjian agar tidak terjadi penumpukan antrean. Baik pasien maupun pengantar juga diwajibkan menggunakan masker.

Ini Rahasia Mengurangi Rasa Ingin Ngemil, Kamu Bisa?

Sebelum dilakukan pemeriksaan, pihak rumah sakit atau klinik juga akan melakukan pemeriksaan suhu badan dan ada kuesioner terkait protokol kesehatan.

Persatuan Dokter Gigi Indonesia juga telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Pedoman Pelayanan Kedokteran Gigi Selama Pandemi Covid-19 yang mengatur protokol kesehatan sebelum, sedang dan setelah melakukan pemeriksaan gigi.

Kota Penghasil Pria Tampan, Ladies Wajib Tahu!

Protokol Kesehatan di Dokter Gigi

Berikut ini isi lengkapnya, sebagaimana telah diberitakan Solopos.com pada Senin (23/11/2020).

1. Melakukan skrinning terhadap semua pasien yang datang ke klinik sesuai prosedur dalam edaran.
2. Cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun atau cairan mengandung alkohol 70 persen pada saat sebelum menyentuh pasien, melakukan prosedur pembersihan, terpapar cairan tubuh, menyentuh pasien, dan menyentuh lingkungan sekitar pasien.
3. Melakukan etika batuk dan bersin yang tepat untuk menurunkan penularan mikroorganisme penyebab infeksi pernapasan.
4. Dokter gigi dan atau perawat dan staf klinik gigi harus menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai.

Tak Perlu Takut! Ini Tips Aman Naik Pesawat Saat Pandemi

5. Minta pasien untuk berkumur menggunakan hidrogen peroksida 0,5-1% selama 60 detik atau povidone iodine 1% selama 15-60 detik sebelum dilakukan perawatan dan saat-saat yang diperlukan.
6. Prosedur perawatan gigi disarankan menggunakan rubber dam untuk mengurangi risiko penularan penyakit melalui droplet akibat tekanan udara tinggi saat penggunaan handpiece ataupun alat ultrasonic scaler.
7. Melakukan pembersihan alat kedokteran gigi dengan natrium hipoklorit 5% dengan perbandingan 1:100 selama 1 menit. Seluruh benda dan alat kedokteran gigi dapat dibersihkan menggunakan etanol 70%.
8. Pembersihan lingkungan kerja, ruang tunggu pasien, gagang pintu, meja, kursi, dan dental unit dengan cairan disinfektan. Lantai dapat dibersihkan menggunakan benzalkonium klorida 2%.

Ingat! Protokol Kesehatan Harus Tetap Jalan, Meski Vaksin Covid-19 Sudah Ada

Tidak Semua Diperiksa

Ketika Anda periksa ke dokter gigi saat pandemi, dipastikan terlebih dahulu apa penyebab sakit tersebut.

Pasalnya, dokter gigi tidak melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Hanya pemeriksaan yang bersifat darurat atau khusus, seperti pendarahan gigi, gusi bengkak, nyeri hebat dan juga gigi patah karena kecelakaan.

Bahaya Mandi Setelah Makan, Bisa Bikin Pingsan?

Pasien bisa menunda melakukan pemeriksaan ketika gigi goyang maupun perawatan kecantikan gigi.

Berita Kesehatan Terbaru

 

Ditulis oleh : Nugroho Meidinata

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.