Pertaruhan Jabatan Ari Askhara Demi Harley-Davidson Shovelhead 1970

Shovelhead pertama kali diproduksi Harley-Davidson pada 1966 dan sempat menjadi tunggangan populer pada masanya, moge bergaya klasik itu berhenti diproduksi pada 1984.

JEDA.ID – Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra dipecat usai kedapatan menyelundupkan komponen motor gede (moge) Harley-Davidson. Moge racikan produsen otomotif Amerika Serikat itu diduga sebuah Harley-Davidson Electra-Glide Shovelhead rakitan 1970.

Keputusan itu diambil Menteri BUMN Erick Thohir setelah mempertimbangkan hasil pemeriksaan Komite Audit. Berdasarkan audit komite, Erick mengungkapkan pembelian komponen Harley-Davidson merupakan pesanan Ari melalui pegawainya. Ari memerintah untuk mencarikan sepeda motor Harley-Davidson sejak 2018 lalu.

Transaksi pembelian dilakukan pada April 2019 melalui rekening pribadi bagian keuangan Garuda di Amsterdam. Hingga akhirnya motor dibawa ke Indonesia atas nama salah satu pegawainya yang berinisial SAS pada penerbangan Garuda Indonesia menggunakan pesawat Airbus A330-900 pada 17 November 2019 lalu.

(Baca Juga: Alasan Erick Thohir Bakal Bersih-Bersih BUMN)

HD Shovelhead

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan Deni Surjantoro, barang-barang yang diangkut pesawat Garuda tersebut dimiliki oleh penumpang berinisial SAW dan LS. Dua orang tersebut adalah Satyo Adi Swandhono Senior Manager Air Craft Garuda, dan Lokadita Sedimesa Brahmana.

Melansir Cycleworld, Shovelhead pertama kali diproduksi Harley-Davidson pada 1966. Sempat menjadi tunggangan populer pada masanya, moge bergaya klasik itu berhenti diproduksi pada 1984.

Awal mula kelahirannya, Shovelhead memiliki ruang pembakaran yang lebih dangkal, berpadu katup yang lebih besar untuk intake dan knalpot. Bekal yang ada disebut mampu memberikan tambahan tenaga sebesar 10 tenaga kuda.

Untuk urusan dapur pacu, motor ini mengandalkan mesin 1338 cc 2 silinder dengan konfigurasi mesin V-Twin dengan bobot sekitar 330 kg. Sedangkan tenaga maksimum adalah 58 daya kuda pada 5.150 rpm.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan, harga Harley-Davidson itu diperkirakan mencapai Rp800 juta dan memberikan kerugian besar terhadap negara.

“Berdasarkan hasil penelusuran di pasaran, perkiraan nilai motor Harley-Davidson berkisar antara Rp200 juta sampai dengan Rp800 juta per unitnya,” kata Sri Mulyani Indrawati.

(Baca Juga: Ini Para Pesohor yang Meninggal Akibat Kecelakaan Moge)

Moge Elvis

Jika benar, moge itu adalah Harley-Davidson Shovelhead, maka kemungkinan mirip seperti motor yang dimilik mendiang Elvis Presley. Elvis, penyanyi rock n roll kondang era 1970-an, juga pernah memiliki Harley-Davidson seri Electra Glide buatan tahun 70-an. Sudah sangat klasik.

Karenanya tak heran jika motor mendiang penyanyi asal Amerika Serikat tersebut masuk ke rumah lelang GWS Auctions, Agustus 2019.

Seperti dilaporkan newatlas.com, Harley Davidsom FLH 1200 Electra Glide milik Elvis itu dilelang di rumah lelang GWS Auctions, Amerika Serikat. Motor itu diprediksi akan laku dengan harga kisaran, Rp24,6 miliar sampai Rp28 miliar. Namun pada saat lelang, motor itu terjual dengan harga US$800 ribu atau sekitar Rp11,3 miliar.

Rekor termahal di dunia untuk lelang motor saat ini masih dipegang Vincent Black Lightning dengan harga Rp13,1 miliar.

(Baca Juga: Mengintip Koleksi Mobil Mewah dan Moge Bambang Soesatyo)

Motor HD sendiri memang kerap menjadi langganan selebritas. Selain motor Elvis, sejumlah motor HD pesohor pernah dilelang. Di antaranya, Arnold Schwarzenegger dengan motor HD yang digunakan dalam film Terminator 2.

Ada juga, Jerry Lee Lewis, dengan Harley-Davidson Panhead, kemudian Pope Francis dengan Harley-Davidson Dyna Super Glide, dan terakhir, Marlon Brando dengan Harley-Davidson FLH Electra-Glide 1970.

Ditulis oleh : Jafar Sodiq Assegaf

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.