Pengakuan Para Menteri Selama Jadi Anak Buah Jokowi

Para menteri di pemerintahan Jokowi-JK punya beragam kisah unik selama bekerja. Namun, mereka tidak mau berandai-andai akan dipilih lagi jadi menteri.

JEDA.ID–Para Menteri Kabinet Kerja 2014-2019 tinggal menghitung hari masa tugas mereka. Ada banyak kisah dari para menteri selama bekerja di bawah kepemimpinan Joko Widodo atau Jokowi dan Jusuf Kalla atau JK.

Menjelang berakhirnya pemerintahan Jokowi-JK pada 20 Oktober 2019, Presiden menyampaikan ucapan terima kasih kepada para menteri yang selama ini membantunya.

Pemerintahan berikutnya, Jokowi bersama Ma’ruf Amin memberi sinyal tetap mempertahankan sebagian menteri yang saat ini berkiprah di Kabinet Kerja. Namun, Jokowi enggan membeberkan secara mendetail para menteri yang akan kembali dipilih untuk periode 2019-2024.

Beberapa menteri punya kisah dan cerita yang beragam selama mereka menjadi bawahan Jokowi. Berikut pengakuan beberapa menteri sebagaimana dikutip dari berbagai sumber, Selasa (8/10/2019).

Basuki Hadimuljono

Basuki Hadimuljono menteri Jokowi

Basuki Hadimuljono (Antara)

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bisa dibilang salah satu menteri yang kerap bersama Jokowi dalam berbagai acara. Mulai pengecekan proyek, peresmian proyek, hingga mencoba proyek infrastruktur.

Jokowi pernah menyamakan Basuki dengan Willem Daendels. ”Kalau dulu ada Anyer-Panarukan yang dikerjakan Daendels sekarang ada Merak-Banyuwangi yang dikerjakan Menteri PUPR,” kata Jokowi saat peresmian jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro), 10 April 2019 lalu.

Basuki menuturkan selama menjadi menteri di kabinet pertama Jokowi tidak pernah merasa lelah atau terbebani. Sebab dirinya sudah 40 tahun berkarier sebagai PNS di Kementerian PUPR.

”Kalau kesannya, saya ini kerja di PU sudah 40 tahun. Saya birokrat. Kan saya sudah bilang 40 tahun, perilaku saya seperti ini. Alhamdullilah istri dan anak saya tahu kelakuan saya,” kata Basuki sebagaimana dikutip dari Suara.com.

Basuki mengaku hingga saat ini belum ditawari Presiden Jokowi untuk bergabung di kabinet periode kedua. “Saya jabatan tidak pernah kasak kusuk, tidak pernah ditawarin,” ujar dia.

Retno Marsudi

Retno Marsudi

Retno Marsudi (Antara)

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi hampir mirip dengan Basuki Hadimuljono. Retno lama malang melintang dalam dunia diplomatik. Sebelum menjadi menteri dia merupakan Duta Besar Indonesia untuk Belanda.

Setelah lulus kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Retno bergabung dengan Kementerian Luar Negeri. Kariernya berkembang setelah menjadi Direktur Eropa dan Amerika pada 2001.

Retno mengatakan Jokowi dan JK selalu memberikan arahan yang jelas jika memberikan tugas. Selain itu, menurut dia, Jokowi dan JK juga terbuka untuk berkomunikasi

”Kesannya baik, dalam artian Presiden maupun Wakil Presiden selalu memberikan arahan yang jelas, yang tegas, dan akses beliau kepada pembantunya para menteri terbuka selebar-lebarnya,” ujar Retno sebagaimana dikutip dari Detikcom.

Retno tidak mau berandai-andai apakah akan kembali dipilih Jokowi untuk memimpin Kementerian Luar Negeri. Dia memastikan akan tetap bekerja secara optimal selama masa transisi.

Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti menteri Jokowi

Susi Pudjiastuti (Antara)

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tak bisa berkata banyak saat ditanya kesannya lima tahun bekerja bersama Presiden Jokowi di kabinet. Menurut dia, terlalu banyak kesan yang didapatnya selama menjadi menteri Jokowi.

Dia mengaku mendapat banyak pengalaman luar biasa selama lima tahun menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan. ”Terlalu banyak [kesan] buat diomong. Luar biasa,” ucap Susi sebagaimana dikutip dari Liputan6.com.

Susi mengaku senang dapat bekerja di bawah komando Jokowi-JK selama hampir 5 tahun terakhir. ”Saya kan seumur hidup tidak pernah kerja buat orang, baru kali ini, ya saya pikir senang luar biasa,” kata Susi.

Selama menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan sepak terjang Susi menjadi perhatian mulai dari gayanya yang ngentrik hingga kebijakan menenggelamkan kapal pencuri ikan. Kebijakan itu pun diakui dunia untuk melawan illegal fishing.

Sri Mulyani

Sri Mulyani

Sri Mulyani (Antara)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati masuk Kabinet Kerja pada 2016 saat APBN 2016 dalam kondisi ”tertekan”. Sri Mulyani sempat menjadi Menteri Keuangan di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono hingga akhirnya menjadi Managing Director World Bank.

Selama 6 tahun bergabung di lembaga internasional itu, dia bisa berkeliling dunia dalam rangka menurunkan tingkat kemiskinan. Perjalanannya ke berbagai negara itu disebutnya memberikan banyak pengalaman.

”Dimensinya tidak cuma apa yang untung buat saya, prosesnya sangat kompleks karena Pak Jokowi. Kenapa saya ingin bergabung? Karena Pak Jokowi bilang ingin membangun Indonesia, karena saya rasa itu cita-cita mulia,” ucap dia pada 2 Agustus 2019 lalu sebagaimana dikutip dari Bisnis.com.

Menjelang berakhirnya pemerintahan, Sri Mulyani harus bekerja keras salah satunya menyusun APBN 2020. Hal ini tidak lepas berakhirnya masa kerja DPR periode 2014-2019 pada akhir September 2019. APBN 2020 harus selesai sebelum masa kerja DPR itu habis.

Beberapa kalangan pengusaha pun meminta Jokowi mempertahankan Sri Mulyani dalam jajaran kabinet 2019-2024. Ketua umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia DKI Jakarta (HIPPI), Sarman Simanjorang, sebagaimana dikutip dari Liputan6.com, menyatakan tidak sedikit juga pihak yang tidak menyukai keberadaan Sri Mulyani sebagai menteri.

Namun, dia optimistis Sri Mulyani tetap orang yang tepat dan mampu menjawab tantangan ekonomi global saat ini.

Luhut Pandjaitan

Luhut Pandjaitan

Luhut Pandjaitan (Antara)

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sudah mengenal Jokowi jauh sebelum menjadi presiden. Dia mengaku sudah mengenal Jokowi selama sekitar 12 tahun.

Luhut punya kisah unik dengan Jokowi sebelum menjadi presiden. Saat masih menjadi wali kota Solo, Jokowi ingin bertemu dengan Luhut harus menunggu beberapa waktu.

”Dia [Jokowi] dulu kalau datang ke kantor saya, dia yang tunggu. Saya bilang, ‘Mas Joko, tunggu sebentar saya masih rapat.’ Iya, true story enggak ada bohong. Ya sekarang terbaliknya saya yang nunggu. Itu kan mystery of life,” cerita Luhut pada 23 Februari 2019 sebagaimana dikutip dari Detikcom.

Dia mengaku memiliki kesan yang mendalam salama lima tahun membantu Presiden Jokowi. Luhut menambahkan jika Presiden Jokowi selalu memberikan contoh yang baik kepada anak buahnya.

”Kesan saya hampir 5 tahun saya menikmati kepemimpinan seorang Presiden yang kerja dengan hati, kerja dengan program yang jelas,” kata Luhut.

Budi Karya Sumadi

Budi Karya Sumadi

Budi Karya Sumadi (Antara)

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi masuk ke Kabinet Kerja menggantikan Ignasius Jonan yang kini menjadi Menteri ESDM. Budi Karya memuji Jokowi sebagai sosok yang memiliki gagasan-gagasan luar biasa.

Menurutnya, gagasan Jokowi kerap membuat dirinya tertantang. Dia mengatakan Jokowi pun tak segan mengapresiasi para menteri. Budi Karya menyebut Jokowi membangun kultur saling menghargai dan kerja sama.

Salah satu pesan yang berkesan adalah saat masa mudik. Jokowi mengingatkan Budi Karya untuk membahagiakan rakyat di masa-masa mudik.

Menurut dia, pesan Jokowi itu memiliki makna yang dalam. ”Kami harus bekerja dengan tim, tidak mungkin bekerja sendiri-sendiri dengan target yang begitu banyak,” kata Budi Karya.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.