• Tue, 29 November 2022

Breaking News :

Tertular Corona Setelah Pesta dan Berakhir Meninggal, Berikut Daftar Kasusnya

Penularan kasus corona semakin mengkhawatirkan. Sejumlah kasus dilaporkan penderita tertular corona setelah pesta, bahkan berakibat hingga meninggal. 

JEDA.ID-Penularan kasus corona makin mengkhawatirkan. Sejumlah kasus dilaporkan penderita tertular corona setelah pesta.  Ironisnya ada yang meninggal dunia.

Tips kesehatan kali ini menyajikan aneka kisah penderita positif corona yang tertular corona setelah pesta. Kisah pilu menimpa seorang wanita bernama Camila Graciano. Di saat ia hamil, Camila harus berjuang melawan Covid-19 yang ditularkan temannya pada saat mengadakan pesta baby shower di dalam rumahnya sendiri.

Sebelumnya Camila tak menyadari kalau salah satu temannya ternyata positif Covid-19. Akhirnya, Camila pun dinyatakan tertular virus Corona dan harus mendapatkan perawatan intensif.

Kondisinya yang kian memburuk juga membuat bayi yang dikandung Camila harus lahir secara prematur. Sayangnya dalam beberapa hari usai melahirkan, Camila dinyatakan meninggal dunia.

“Pada hari Jumat dia mulai memburuk, virus corona telah membuat kondisinya semakin memburuk, dan dia tidak memiliki kesempatan,” kata Daniel, saudara laki-laki Camila, dikutip dari Daily Star.

Waduh! Jumlah Anak Rabun Jauh di Indonesia Meningkat pada 2050

Tak hanya Camila, beberapa kasus serupa pun pernah terjadi pada sebagian orang. Dirangkum dari detikcom,Kamis (27/8/2020),  berikut ini beberapa kasus penularan Covid-19 yang terjadi akibat menghadiri pesta.

1. Terinfeksi corona usai menghadiri pesta barbeque

Thomas Macias, seorang pria asal California Selatan, AS, mengungkapkan penyesalannya di media sosial sehari sebelum meninggal karena Covid-19. Thomas menyesal telah menghadiri pesta barbeque pada Juni lalu, yang diyakini membuatnya terinfeksi virus corona.

“Beberapa pekan yang lalu saya pergi…. Karena kebodohan saya, saya menempatkan kesehatan ibu, adik, dan keluarga saya dalam bahaya,” tulis Thomas di Facebook seperti dikutip dari CTV.

“Ini menjadi pengalaman yang menyakitkan. Ini bukan candaan. Kalau kamu memang harus ke luar rumah, pakai masker dan jaga jarak. Semoga dengan bantuan Tuhan saya bisa melewati masa sulit ini,” pungkas pria berusia 51 tahun ini.

2. Terinfeksi Corona usai menghadiri pesta di gereja

Seorang remaja bernama Carsyn Leigh Davis, 17, dari First Youth Church di AS dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19. Menurut laporan, Davis diduga terinfeksi virus Corona setelah menghadiri pesta yang diadakan di sebuah gereja.

Dalam pesta tersebut, para peserta tidak diwajibkan untuk menggunakan masker dan menjaga jarak.

Yuk Ketahui 5 Hal Soal Reinfeksi Virus Corona

Saat Davis mengalami gejala Covid-19, orang tuanya mengira ia terkena malaria, sehingga diberi azithromycin dan hydroxychloroquine (obat malaria yang sempat disebut-sebut oleh Presiden Donald Trump sebagai pengobatan Covid-19).

Namun, Davis tak kunjung sembuh dan dilarikan ke rumah sakit. Ia pun terdiagnosa positif Covid-19 dan pada 23 Juni 2020, Davis dinyatakan meninggal dunia.

3. Ada 85 orang terinfeksi Covid-19 akibat pesta pernikahan

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) melaporkan, penyelenggaraan pesta pernikahan di Yordania Utara mengakibatkan 85 orang terinfeksi virus Corona dan salah satu di antaranya meninggal dunia.

6 Takhayul Makanan di Dunia, Percaya Atau Enggak Percaya?

Setelah dilakukan pelacakan, 350 orang yang hadir dalam pernikahan tersebut dilakukan tes swab. Hasilnya, 76 orang yang hadir dalam pesta itu terindikasi positif Covid-19. Sembilan orang lainnya adalah mereka yang tidak menghadiri pesta, tetapi melakukan kontak dekat dengan tamu undangan.

“Dalam pertemuan sosial yang tertutup dan padat, tingkat penularannya bisa jauh lebih tinggi, sebagaimana dibuktikan dari penyelidikan ini,” tulis peneliti dikutip dari CNN.

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.