Potret Ruas Jalan Tol Terpanjang dan Terpendek di Indonesia

Bila jalan tol terpanjang di Indonesia mencapai 189 km, ada pula ruas jalan tol yang panjangnya tidak lebih dari 4 km sehingga menjadi tol terpendek.

JEDA.ID–Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) di Lampung sepanjang 189 km menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia. Sebelumnya, rekor jalan tol terpanjang di Indonesia dipegang tol Cipali.

Peresmian jalan tol terpanjang di Indonesia itu dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (15/11/2019). Tol terpanjang ini dibangun PT Hutama Karya (Persero).

”Tol sepanjang 189 km adalah jalan tol terpanjang yang pernah saya resmikan. Dan kita harapkan akan disambung lagi dari Kayu Agung ke Palembang, dan nantinya akan lanjut sampai Betung, Banyuasin,” kata Jokowi sebagaimana dilansir dari laman indonesia.go.id, Senin (18/11/2019).

Bila jalan tol terpanjang di Indonesia mencapai 189 km, ada pula ruas jalan tol yang panjangnya tidak lebih dari 4 km. Ruas tol itu saat ini menjadi tol terpendek di Indonesia.

Berikut sejumlah fakta mengenai ruas jalan tol terpanjang dan terpendek di Indonesia sesuai data Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR.

Tol Terpeka

jalan tol terpanjang di Indonesia

Peresmian Tol Terpeka (Antara)

Menyandang sebagai tol terpanjang di Indonesia, tol ini hanya dibangun dalam waktu 841 hari atau kurang lebih 23 bulan. Artinya rata-rata, setiap bulan pembangunan jalan tol mencapai 8 km.

Hal ini pula menjadikan Tol Terpeka mendapatkan rekor Muri sebagai tol terpanjang dengan durasi pengerjaan tercepat. Tol ini bagian dari tol Trans-Sumatra yang diharapkan bisa menyambung dari Lampung-Aceh sepanjang lebih dari 2.000 km.

Presiden Jokowi menyatakan jalan tol ini memiliki arti yang besar antara lain penciptaan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, menciptakan perbaikan jaringan logistik yang lebih baik, memberikan fasilitas kepada produksi, seperti komoditas karet, sawit, dan lainnya.

Tol Bakter

Tol Bakter terpanjang kedua di Indonesia

Tol Bakter

Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) ini menyambung dengan Tol Terpeka. Ruas ini memiliki panjang 140,94 km sehingga menjadfi jalan tol terpanjang di Indonesia nomor dua.

Pembangunan jalan tol ini menghabiskan dana Rp16,7 triliun. Jalan tol ini resmi dimulai pembangunannya pada 30 April 2015 dan diresmikan penggunaannya secara penuh pada 8 Maret 2019 oleh Presiden Joko Widodo.

Proyek jalan tol di Sumatra awalnya tidak diminati investor. Hal ini menjadikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan perpres yang menugaskan PT Hutama Karya menggarap 4 ruas tol di Sumatra.

Perpres itu kemudian direvisi Presiden Jokowi dengan menambah penugasan kepada PT Hutama Karya sehingga menjadi total 24 ruas tol di Sumatra.

Tol Cipali

Tol Cipali

Ruas Tol Cipali (JIBI)

Selama sekitar 4 tahun (2015-2019) menyandang status sebagai tol terpanjang di Indonesia, tol Cikopo-Palimanan (Cipali) tergeser di urutan ketiga setelah tol Bakter dan Terpeka diresmikan.

Tol Cipali memiliki panjang 116,75 km ini bagian dari Tol Trans-Jawa yang menyambung dengan tol Jakarta-Cikampek. Pembangunan tol ini dimulai pada 8 Desember 2011 dan diresmikan pada 13 Juni 2015.

Tol ini melintasi beberapa kabupaten di Jawa Barat mulai dari Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka, dan Cirebon. Awalnya tol ini diberi nama Cikampek-Palimanan, namun akhirnya diubah menjadi Cikopo-Palimanan (Cipali).

Kala itu, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memprotes penamaan tol Cikampek-Palimanan karena ujung ruas jalan tol itu berada di Cikopo, Kabupaten Purwakarta, bukannya di Cikampek yang masuk Kabupaten Karawang.

Tol Cijago

Tol Cijago

Tol Cijago Seksi I(JIBI)

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, tol Cinere-Jagorawi atau Cijago hanya memiliki panjang 3,5 km. Berdasarkan data itu, tol Cijago menjadi ruas tol terpendek di Indonesia.

Jalan tol ini diresmikan 27 Januari 2012 lalu. Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2. Pada September 2019, Tol Cijago Seksi II yang menghubungkan Raya Bogor-Kukusan beroperasi.

Seksi II dari tol ini juga tidak terlalu panjang yaitu hanya sekitar 5,5 km. Pada awal pengoperasiannya, tol Cijago Seksi II ini digratiskan. Pembukaan seksi II itu diharapkan bisa semakin mengurai kemacetan di Jl. Margonda dan Jl. Juanda.

Tol Depok-Antasari I

Tol Depok-Antasari I (JIBI)

Tol Depok-Antasari (Desari) merupakan tol penghubung Jakarta dengan Depok. Saat ini baru ruas tol Depok-Antasari Seksi 1 yang beroperasi yaitu sepanjang 5,8 km.

Tol ini diresmikan pada 27 September 2018 dan dikelola PT Citra Waspphutowa. Setelah dioperasikan penuh, tol ini diprediksi akan mengurangi kepadatan di Jalan Tol Jagorawi.

Pada 2021, tol ini akan diteruskan menuju Bogor, tepatnya di Jalan Tol Lingkar Luar Bogor dan Jalan Tol Dramaga-Bocimi.

Itulah gambaran tentang tol terpanjang dan terpendek di Indonesia. Bukan tidak mungkin, ke depan rekor tol terpanjang dan terpendek akan berubah karena sejumlah ruas tol masih dalam proses pembangunan dan persiapan pembangunan.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.