Tutup Iklan

Pergi Belanja Aman Saat Pandemi, Bagaimana Supaya Tidak Tertular Corona?

Menggunakan layanan belanja online adalah ide yang lebih baik jika Anda berisiko tinggi tertular Covid-19.

JEDA.ID-Kita mungkin bisa menahan diri tidak bepergian ke mal atau bisokop, namun kita tidak mungkin menahan diri tidak pergi belanja saat pandemi Covid-19. Pergi belanja saat pandemi mau tidak mau harus dilakukan jika stok bahan pangan di rumah telah menipis.

Lalu bagaimana agar pergi belanja saat pandemi Covid-19 tetap aman dilakukan? Simak ulasannya di info sehat kali ini tentang tips pergi belanja aman saat pandemi.

Pemenuhan kebutuhan makanan menjadi tantangan tersendiri di kala pandemi Covid-19. Pergi belanja langsung ke pasar atau supermarket memerlukan persiapan dan pertimbangan yang matang.

Para ahli merekomendasikan agar masyarakat memilih berbelanja kebutuhan makanan secara online. “Berbelanja online atau menggunakan layanan pembelanja yang mengantarkan ke pintu Anda adalah cara yang paling aman,” kata petugas medis senior di perusahaan manajemen klaim Sedgwick, Teresa Bartlett, dikutip dari Bustle dan Bisnis.com, Rabu (3/2/2021).

Baca Juga: Studi: WFH Kenakan Piama Bikin Kesehatan Mental Buruk

Menggunakan layanan belanja online adalah ide yang lebih baik jika Anda berisiko tinggi, atau memiliki seseorang dalam lingkungan Anda yang memiliki risiko tinggi.

Namun, layanan ini menghabiskan lebih banyak uang daripada pergi ke toko bahan makanan sendiri.  Direktur Medis Global di International SOS,  Dr. Robert Quigley MD, mengatakan Anda bisa mencari teman untuk menemani Anda berbelanja ke supermarket atau pasar.

Jika Anda lebih suka pergi ke pasar sendiri, perhitungan waktu yang tepat menjadi penting. Bartlett menyarankan untuk menelepon dulu supermarket yang dituju untuk menanyakan kapan waktu yang sepi untuk berbelanja. Google Maps sebenarnya menerbitkan data berdasarkan pergerakan pengguna. Aplikasi ini dapat menemukan kapan suatu lokasi supermarket cenderung paling sibuk.

Data Google Maps di AS pada November menunjukkan pada hari Sabtu antara pukul 12.00-15.00 waktu setempat menjadi waktu yang paling sibuk, sementara paling tidak sibuk adalah pada hari Senin pukul 8 pagi, tepat saat supermarket dibuka.

Sebuah studi yang diterbitkan di Nature pada bulan November juga menemukan bahwa faktor sosial ekonomi juga berperan dalam risiko Anda berbelanja di toko bahan makanan lokal.

Baca Juga: Mau Bikin Paspor Di Masa Pandemi? Begini Caranya

Dengan menggunakan data pelacak telepon, penelitian ini menemukan bahwa orang-orang di lingkungan berpenghasilan rendah kurang mampu menjaga jarak secara sosial di toko bahan makanan, dan semakin banyak ramai orang yang datang, maka ini meningkatkan risiko terpapar Covid-19.

Jika satu-satunya toko atau supermarket pilihan Anda untuk bahan makanan yang terjangkau selalu penuh dan Anda tidak dapat menerapkan jarak sosial, Anda akan menghadapi risiko yang berbeda dari orang-orang yang dapat memilih supermarket luas sebagai pilihan mereka.

Tujuan memilih jam tidak sibuk untuk berbelanja bahan makanan adalah untuk mengurangi risiko Anda terpapar orang lain, tetapi Anda juga dapat mengambil tindakan mitigasi risiko kapan pun Anda berbelanja.

Saat Anda berada di toko bahan makanan, Bartlett menyarankan untuk mengenakan masker yang menutupi hidung dan mulut Anda sepenuhnya dan sebisa mungkin mencoba untuk berpaling dari orang-orang yang melewati Anda di lorong.

Selain itu, Anda disarankan untuk menjaga jarak 1 meter atau lebih dari orang lain, gunakan pembersih tangan, dan cobalah untuk tidak menyentuh wajah atau mata Anda sampai Anda pulang dan mencuci tangan. Usahakan untuk tidak iseng mengambil atau meletakkan barang saat berbelanja.

Baca Juga: Studi Sebut Infeksi Covid-19 Bisa Rusak Sperma dan Sebabkan Kemandulan

“Meskipun penularan penyakit lebih mungkin terjadi melalui tetesan pernapasan dan aerosol, penelitian telah menunjukkan bahwa virus dapat hidup pada benda dan permukaan benda mati,” kata Quigley.

Rencanakan waktu berbelanja Anda seperti ‘kampanye militer’, yakni tepat waktu masuk dan keluar guna menghindari paparan. Quigley juga merekomendasikan untuk membersihkan keranjang Anda, dan khususnya pegangannya, sebelum dan sesudah Anda menggunakannya, jika layanan itu tidak disediakan oleh toko atau supermarket tersebut.

Tips Mencegah Penularan Corona di Supermarket

Nah, jika Anda sangat terpaksa memang harus pergi belanja di masa pandemi ada beberapa tips supaya tidak tertular atau menularkan Corona.  Simak ulasannya di info kesehatan kali ini. Dikutip dari sun-sentinel.com dan Bisnis.com, belum lama ini, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk mencegah penularan virus Corona di supermarket:

1.Pergilah ke toko bahan makanan di luar jam sibuk, biasanya ketika mereka baru buka.

2. Pesan bahan makanan Anda secara online dan minta agar dikirim dan gunakan pesanan sebelumnya dan layanan drive-up.

3. Jika Anda pergi ke toko, seka keranjang belanja Anda dengan tisu desinfektan.

4. Hindari lorong yang padat.

5.Jika Anda bisa, tinggalkan anak-anak di rumah untuk membatasi jumlah orang di toko.

6. Segera setelah Anda sampai di rumah, cuci tangan Anda.

Sebagian besar toko makanan tidak mengharuskan kasir mereka memakai masker atau sarung tangan.

Ada juga beberapa hal terkait protokol kesehatan yang bisa Anda lakukan saat berada di supermarket dan setelah pulang:

-Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.

– Tetap di rumah dari pekerjaan jika Anda memiliki gejala seperti pilek sampai setidaknya 24 jam berlalu tanpa gejala, termasuk demam (38 derajat atau lebih).

Baca Juga: 5 Kuliner Berbahaya yang Populer di Dunia

– Tutupi hidung dan mulut Anda dengan tisu saat Anda batuk atau bersin dan buang setelah Anda menggunakannya. Jika Anda tidak memiliki tisu, bersinlah ke siku Anda, bukan ke tangan Anda.

– Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda dengan tangan yang tidak dicuci; kuman menyebar dengan cara ini.

– Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air, termasuk setelah batuk atau bersin. Waktu yang disarankan adalah setidaknya 20 detik – jumlah waktu yang Anda butuhkan untuk menyanyikan “Selamat Ulang Tahun” dua kali. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol dengan setidaknya 60% alkohol.

– Bersihkan dan disinfeksi semua permukaan dengan sentuhan tinggi setiap hari. Permukaan dengan sentuhan tinggi termasuk counter, meja, gagang pintu, perlengkapan kamar mandi, toilet, telepon, keyboard, tablet, dan meja samping tempat tidur.

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.