Panduan Lengkap Isolasi Mandiri Covid-19, Catat Baik-baik ya!

Ini dia pedoman lengkap melakukan isolasi mandiri karena Covid-19 di rumah. Ingat baik-baik jangan sampai ada terlewat!

JEDA.ID — Di bawah ini terdapat panduan lengkap ketika menjalani isolasi mandiri karena positif Covid-19?

Sebagaimana diketahui, isolasi mandiri hanya dilakukan oleh pasien dengan kategori orang tanpa gejala atau OTG hingga gejala sedang.

“Perlu ditekankan syarat kasus positif yang dapat melakukan isolasi mandiri ialah hanya untuk kasus yang tidak menunjukkan gejala atau gejala ringan,” ujar Jubir Satgas Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, seperti yang dikabarkan Solopos.com, Jumat (16/7/2021).

Baca Juga: Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Benar Menurut Islam, Jangan Asal!

Terdapat sejumlah prosedur yang harus diperhatikan, baik sebelum dan saat isolasi mandiri karena Covid-19 dilakukan. Pertama, pasien harus mempersiapkan stok obat-obatan dasar seperti vitamin C, D, Zn atau jenis obat-obatan lain sesuai anjuran dokter.

Kedua, mempersiapkan alat-alat kesehatan dasar, seperti termometer atau pengukur suhu dan oxymeter atau pengukur saturasi oksigen.

Baca Juga: Pedoman Pemotongan Hewan Kurban di Masa PPKM Darurat

“Mempersiapkan masker dan cairan desinfektan yang dapat terbuat dari air dengan sabun/detergen dalam jumlah cukup,” tambah Wiku.

Ketiga, perlu disiapkan ruangan isolasi terpisah dari anggota keluarga lainnya.

Baca Juga: 3 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak di Masa Pandemi

Keempat, mempersiapkan daftar kontak orang terdekat dan terpercaya maupun hotline untuk kepentingan darurat.

Kemudian hal yang harus diperhatikan prosedur isolasi mandiri Covid-19, yaitu dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Bisa dengan berolahraga 3-5 kali seminggu, makan makanan bergizi seimbang, dan mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas.

Yang Sering Terlewat aat Isolasi Mandiri Covid-19

Yang sering terlewat ketika isolasi mandiri karena Covid-19 adalah pengelolaan sampah dan limbah harian harus dilakukan dengan hati-hati oleh pendamping, minimal menggunakan APD.

“Barang habis pakai harus disimpan dalam wadah tertutup sedangkan barang tidak habis pakai harus dibersihkan terpisah dengan barang yang digunakan oleh anggota keluarga lainnya,” jelas dia.

Baca Juga: Formasi CPNS dan P3K Jateng yang Masih Kosong Pendaftar, Ada Banyak Banget!

Selain itu, perlu dilakukan disinfektan rutin, khususnya pada alat-alat rumah tangga yang sering disentuh, contohnya gagang pintu, keran, toilet, wastafel, saklar, meja, kursi. Sirkulasi udara dan pencahayaan juga harus diperhatikan.

Sebisa mungkin melakukan pencatatan mandiri terkait perkembangan setiap gejala dan kondisi tubuh seperti suhu tubuh, laju napas, maupun saturasi oksigen per harinya dengan alat kesehatan yang dimiliki.

Baca Juga: Punya Harta Hampir Rp1 Triliun, Ini Profil Luhut Binsar Pandjaitan

Jika terjadi kondisi memburuk saat isolasi mandiri Covid-19, yang umumnya ditandai dengan gejala demam, batuk, sesak, napas cepat dengan frekuensi  lebih dari 30 kali per menit, segera hubungi nomor darurat dan layanan dokter atau petugas puskesmas setempat.

Baca Juga:  Punya Harta Hampir Rp1 Triliun, Ini Profil Luhut Binsar Pandjaitan

Ditulis oleh : Nugroho Meidinata

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.