Mau Tahu Nama Pesawat Buatan Indonesia? Ini Daftarnya

Pesawat buatan Indonesia ini diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia.

JEDA.ID-Sebagai warga Indonesia, kita harus bangga karena ada beberapa pesawat buatan Indonesia yang telah melanglang dunia. Sejumlah negara juga telah memakai pesawat buatan Indonesia ini.

Nah, apa sajakah daftar nama pesawat buatan Indonesia dan negara mana saja yang telah memakai pesawat buatan Indonesia? Simak ulasannya di info teknologi kali ini. Asal tahu saja nih, ada dua tipe yang diproduksi oleh pabrikan di Tanah Air kita.

Pesawat buatan Indonesia ini diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia. Melansir dari situs resminya, setidaknya ada delapan pesawat yang masih diproduksi hingga kini. Delapan pesawat yang diproduksi dibagi menjadi dua jenis, yakni fixed wing dan rotary wing (helikopter). Berikut ringkasan singkat dari jenis fixed wing.

Baca Juga: Panjat Sosial Marak di Medsos, Kenali Ciri-Cirinya

Berikut ini sejumlah pesawat buatan Indonesia seperti dikutip dari detikcom, Rabu (24/2/2021):

1. N219 Nurtanio

Pesawat N219 Nurtanio paling cocok digunakan untuk daerah terpencil. Pesawat ini mampu mengangkut sebanyak 19 penumpang.
N219 Nurtanio cocok untuk mengangkut pasukan, patroli evakuasi medis, transportasi kargo sampai SAR. Pesawat ini menggendong dua mesin Pratt & Whitney PT6A-42.

2. NC212-200

Program utama PTDI pada tahun 1976 memproduksi NC212-200 di bawah lisensi dari CASA, Spanyol. Sebanyak 103 pesawat NC212-200 versi sipil dan militer telah diproduksi oleh PTDI.

Antara 2004-2008, semua keperluan untuk NC212-400 telah dipindahkan ke Bandung dari San Pablo, Spanyol. PTDI menjadi produsen sumber tunggal dari keluarga NC212. Sejak 2014, PTDI tidak lagi memproduksi NC212-200 dan NC212-400. PTDI telah meng-upgrade pesawat tersebut menjadi versi NC212i yang lebih canggih.

3. CN235

Pada 17 Oktober 1979, IPTN dan CASA (sekarang Airbus Defense & Space) mendirikan perusahaan patungan baru, Aircraft Technology (Airtech) untuk merancang CN235.

Baca Juga: Ini Cara Membiasakan Anak Ngemil Camilan Sehat

Pesawat multiguna baru ini memiliki kemampuan Short Take-Off and Landing (STOL) di lapangan terbang terjal 800 meter, pintu ramp untuk barang yang keluar/masuk dengan mudah, dan karakteristik perawatan biaya rendah.

Prototipe pertama ‘Elena’ yang diproduksi oleh CASA melakukan penerbangan perdananya pada 11 November 1983. Prototipe kedua (pesawat indonesia) ‘Tetuko’ yang diproduksi PTDI terbang pertama kali pada Desember 1983.

4. CN295

CN295 adalah armada terpercaya untuk operasi militer di daerah terpencil juga untuk misi kemanusiaan. Lebih dari 95 pesawat dalam pelayanan dengan 130.000 jam terbang di seluruh dunia.

Baca Juga: Bitcoin Jadi Mahar Pernikahan di Indonesia, Begini Ceritanya

CN295 adalah pesawat yang andal dan mudah dirawatan. Airbus Defense & Space dan PTDI menawarkan dukungan layanan secara penuh yang juga dijamin oleh Angkatan Udara Indonesia.

Berikut daftar negara yang memesan pesawat dari PT Dirgantara Indonesia:

1. Malaysia, CN235: 6 pesawat militer dan 2 pesawat VVIP
2. Brunei Darussalam, CN235: 1 pesawat VIP
3. Filipina, NC212: 2 pesawat akan dikirim
4. Thailand, CN235: 2 pesawat sipil, 6 pesawat militer, dan 1 pesawat multiguna NC212
5. Korea Selatan, CN235: 7 pesawat militer, 1 pesawat VVIP, dan 4 MSA
6. Pakistan, CN235: 3 pesawat militer dan 1 VIP
7. UEA, CN235: 7 pesawat militer dan 1 VIP
8. Turki, CN235: 6 pesawat MPA/ASW dan 3 MSA
9. Burkina Faso, CN235: 2 pesawat militer
10. Senegal, CN235: 1 pesawat militer dan 1 multiguna
11. Venezuela, CN235: 1 pesawat multiguna.

 

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.