Kenali 8 Kesalahan Pakai Masker, Ini Cara Yang Benar

Dengan mengetahui kesalahan saat pakai masker dapat menghindarkan kita dari risiko tertular virus corona.

JEDA.ID-Menggunakan masker adalah upaya paling mudah yang dilakukan untuk mencegah virus corona jenis baru penyebab Covid-19. Akan tetapi, masker seringkali sangat mengganggu pernapasan, membuat artikulasi bicara menjadi kurang jelas, dan menutupi wajahmu. Akhirnya, alasan tersebutlah yang membuatmu secara tidak sengaja melakukan berbagai kesalahan dalam menggunakan masker.

Padahal, masker sangat melindungi dari berbagai virus yang ingin masuk ke dalam hidung dan mulut. Masker menjadi tidak berguna, jika kita salah memakainya.

Berikut 8 kesalahan dalam memakai masker wajah yang sering dilakukan saat pandemi seperti dikutip dari detikcom, Kamis (16/7/2020):

1. Hanya menutupi lubang hidung

Mungkin kamu berpikir bahwa menggunakan masker sebenarnya hanya untuk melindungi sekitar lubang hidung dan mulut saja. Oleh sebab itu, kamu sering menurunkan masker sampai bagian lubang hidung.

Seharusnya, masker digunakan untuk menutupi keseluruhan bagian ujung hidung sampai dagu. Bahkan, dalam video yang berjudul How To Wear A Medical Mask, WHO menyarankan agar setiap orang yang menggunakan masker harus selalu memastikan bagian ujung hidung, mulut, dan dagunya, tertutup rapat tanpa ada celah.

2. Menggunakan masker terlalu longgar

Ukuran masker harus pas dengan wajah mu. Hal ini dikarenakan semakin longgar ukuran masker, otomatis berpotensi masuknya banyak udara termasuk airborne ke dalam hidung dan mulut. Jika hal itu terjadi, maka sia-sia lah kegunaan masker yang kamu pakai.

3. Menggunakan masker di bawah dagu

Anda tidak mengetahui virus apa yang menempel pada kisaran bawah dagu sampai leher mu. Lalu, Anda membiarkan masker itu menggantung pada bagian dagu Anda. Kemudian, Anda menaikannya kembali sampai bagian ujung hidung. Otomatis, virus yang pindah dari kisaran bawah dagu sampai leher akan menempel pada bagian hidung dan mulut.

4. Kain masker yang memiliki banyak lubang

Sangat disarankan untuk menggunakan kain masker dengan beberapa lapisan dan rapat. Jangan pernah berpikir bahwa menggunakan masker saja sudah cukup tanpa memperhatikan jenis kainnya.

Susah Didapat, Ini 4 Bahan Makanan Paling Langka di Dunia

Terdapat kain masker yang tipis dan memiliki banyak rongga (seperti jaring kecil). Kain masker berjenis demikian, tidak dapat membantumu untuk mencegah penularan virus corona.

5. Menggunakan masker (medis) secara terbalik

Jika diperhatikan, masker medis memiliki kawat di salah satu bagian. Anda harus menaruh bagian yang terdapat kawat tersebut, pada ujung hidung bukan dagu. Kawat tersebut berfungsi untuk menahan masker agar tetap menempel pada hidung. Oleh sebab itu, Anda bisa menekuk kawat itu dan menyesuaikannya dengan ukuran hidung.

6. Menukar masker bagian luar dan dalam

Masker memiliki dua sisi, yaitu sisi luar dan dalam. Jika Anda menggunakannya secara asal tanpa memperhatikan dua sisi itu, maka potensi virus yang masuk justru lebih besar. Virus otomatis lebih banyak menempel pada masker bagian luar. Oleh sebab itu, jangan sekali-kali menukar masker bagian luar menjadi bagian dalam.

7. Sering menyentuh masker

Masker bagian luar lebih banyak ditempeli oleh virus. Oleh sebab itu, jangan sekali-kali membiarkan tangan Anda untuk menyentuh masker. Apalagi sesudah itu Anda menyentuh bagian wajah. Otomatis, virus tersebut menjadi menyebar ke mana-mana.

8. Menggunakan masker basah atau kotor

Gunakanlah masker yang bersih. Rajinlah mencuci masker atau menggantinya dengan yang baru. Menggunakan masker basah dan kotor dapat menimbulkan rasa kurang nyaman dan tidak baik juga untuk pernapasan.

Disuntikkan atau Disemprotkan Melalui Hidung, Ini Cara Kerja Vaksin Virus Corona

Itulah delapan kesalahan dalam menggunakan masker yang harus kamu perhatikan. Tak hanya itu, upayakan untuk tidak melepas masker di manapun Anda  berada dengan alasan apa pun, guna mencegah masuknya berbagai virus, termasuk corona.

Menurut dokter spesialis pulmonologi dari Rumah Sakit Awal Bros, Tangerang, dr Fitri Rahayu Sari, SpP, masih banyak yang keliru saat pakai masker, terutama masker medis. Fitri mengatakan, sebelum memakainya pastikan bagian tali dan kondisi masker dalam keadaan baik.

Saat hendak memakai masker, sebaiknya cucilah tangan terlebih dahulu. (Freepik)

Tak hanya itu, saat menggunakan masker medis yang tersedia dari berbagai warna juga tidak boleh terbalik. Cara memakai masker yang benar yaitu dengan menempatkan sisi yang berwarna di bagian depan, sedangkan sisi putih ada di bagian yang menempel ke wajah.

“Untuk memakai masker medis yang ada berbagai macam warna, seperti hijau, pink, dan biru, yang bagian berwarna harus di depan, jangan sampai terbalik,” jelas dr Fitri pada detikcom beberapa waktu lalu.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan panduan untuk mengetahui bagaimana caranya memakai masker yang benar.  Berikut cara pakai masker yang benar yang telah dikutip detikcom:

1. Bersihkan tangan

Sebelum menggunakan masker, baik masker kain, medis, dan jenis masker lainnya pastikan tangan dalam keadaan bersih. Cuci tangan dengan sabun dan air. Jika tidak ada, bisa gunakan hand sanitizer yang mengandung 60 persen alkohol.

2. Masker harus menutupi hidung sampai mulut

Saat menggunakan masker, pastikan bagian hidung dan mulut tertutup masker dengan benar. Tidak ada celah di antara wajah dan masker, yang bisa menjadi jalan masuk virus.

3. Saat dipakai, usahakan jangan menyentuh masker

Ketika masker sedang digunakan, hindari untuk menyentuh bagian maskernya. Jika masker itu tersentuh tangan yang tidak bersih, bisa membuat virus yang mungkin menempel di tangan akan berpindah ke masker. Usahakan cuci tangan dengan sabun dan air atau hand sanitizer sebelum menyentuhnya.

4. Buka masker dengan cara benar

Jika kamu ingin membuka masker yang telah dipakai, hindari untuk menyentuh bagian depannya. Buka masker dari belakang, tepatnya pada bagian talinya.

Jangan lupa, setelah melepas masker juga harus menjaga kebersihan tangan. Bisa menggunakan hand sanitizer atau akan lebih baik dengan air mengalir dan sabun selama 20 detik.

 

 

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.