• Wed, 1 December 2021

Breaking News :

Kalina Oktarani Didiagnosa Pneumonia, Ini Bedanya dengan Covid-19

Gejala pneumonia yang disebabkan oleh Covid-19 mirip dengan gejala jenis pneumonia biasa.

JEDA.ID-Sempat didiagnosis tipes dan Covid-19, Kalina Oktarani ternyata mengidap pneumonia. Lalu apa bedanya pneumonia vs Covid-19?

Simak ulasan perbedaan pneumonia vs Covid-19 ini ya. Pneumonia adalah infeksi paru-paru. Virus, bakteri, dan jamur bisa menjadi penyebabnya. Pneumonia dapat menyebabkan kantung udara kecil di paru-paru, yang dikenal sebagai alveoli, terisi cairan.

Pneumonia bisa menjadi komplikasi dari Covid-19. Orang dengan pneumonia Covid-19 juga dapat mengembangkan sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS), jenis kegagalan pernapasan progresif yang terjadi ketika kantung udara di paru-paru terisi cairan.

Sepertiga Penyintas Covid-19 Alami Masalah Neurologis

Apa perbedaan pneumonia Covid-19 Vs pneumonia biasa?

Gejala pneumonia karena Covid-19 sebenarnya mirip dengan jenis pneumonia virus lainnya. Oleh karena itu, sulit untuk mengetahui apa yang menyebabkan kondisi Anda tanpa menjalani tes Covid-19 atau infeksi saluran pernapasan lainnya.

Penelitian sedang dilakukan untuk menentukan bagaimana pneumonia Covid-19 berbeda dari jenis pneumonia lainnya. Informasi dari penelitian ini berpotensi membantu dalam diagnosis dan meningkatkan pemahaman kita tentang bagaimana SARS-CoV-2 memengaruhi paru-paru.

Para peneliti menemukan bahwa orang dengan pneumonia Covid-19  lebih cenderung memiliki:

1. Pneumonia yang mempengaruhi kedua paru-paru, bukan hanya satu
2. Paru-paru yang memiliki gambaran karakteristik “ground-glass” yang dilihat melalui CT scan
3. Kelainan pada beberapa tes laboratorium, terutama yang menilai fungsi hati.

Ini Deretan Artis Pemain Saham, Siapa Saja Ya?

Bagaimana gejalanya?

Gejala pneumonia yang disebabkan oleh Covid-19 mirip dengan gejala jenis pneumonia biasa dan dapat meliputi:

1. Demam
2. Panas dingin
3. Batuk yang persisten
4. Nyeri dada saat menarik napas dalam atau saat batuk
5. Kelelahan.

Namun, terkadang pneumonia akibat Covid-19 lebih serius. Sebuah studi besar dari China menemukan bahwa sekitar 14 persen kasusnya parah, sedangkan 5 persen diklasifikasikan sebagai kritis.

Orang dengan kasus Covid-19 yang parah mungkin mengalami serangan pneumonia yang lebih serius. Gejala mungkin termasuk kesulitan bernapas dan kadar oksigen rendah. Dalam kasus kritis, pneumonia dapat berkembang menjadi ARDS atau gangguan pernapasan berat.

Adakah Sanksi Pidana Jika Tolak Vaksin Corona? Simak Ulasannya

Awalnya, Kalina dinyatakan mengidap tipes dan memang kondisi kesehatannya sempat menurun saat berlibur di Bali. Ia sempat menjalani tes swab antigen dan PCR, hasilnya negatif Covid-19.

Namun karena kondisinya yang tak kunjung membaik, kekasihnya, Vicky Prasetyo, akhirnya membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Tapi karena keadaan saya yang masih lemah, akhirnya mas Vicky berinisiatif melarikan saya ke RS dan saya dirawat di RS (sampai hari ini),” tulis Kalina dalam unggahan Instagram, seperti dikutip dari detikcom, Kamis (7/1/2021).

Setibanya di rumah sakit, Kalina menjalani pemeriksaan laboratorium dan CT scan. Hasil CT scan menyatakan Kalina mengidap pneumonia. Ia kemudian dipindahkan ke ruangan lain khusus pasien Corona karena diduga pasien suspek Covid-19.

Keesokan harinya, Kalina kembali menjalani tes PCR dan mengonsumsi obat serta vitamin untuk meningkatkan imunnya. Karena hasil CT scan menunjukkan ia mengidap pneumonia, dokter mendiagnosanya dengan Covid-19 meski PCR belum keluar.

“Siangnya dokter datang visit, dan dokter bilang saya positif Covid-19. Saya langsung kasih tahu Mas Vicky dan anak saya @azkacorbuzier. Saya tanya apakah hasil PCR sudah keluar? Dokter menyimpulkan dari hasil test lab dan CT Scan yang saya punya. Sedih, itu yang saya rasakan,” paparnya.

Tak lama berselang, hasil tes PCR pun keluar yang menunjukkan ia negatif SARS-COV-2. Mengakhiri unggahannya, Kalina meminta doa untuk kesembuhannya.

“Doakan saya, apapun penyakit saya semoga saya bisa segera kumpul ke pelukan orang2 yang saya cintai,” tutupnya.

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.