Jangan Bingung, Begini Cara Mendapatkan Manfaat Kartu Pra Kerja

Program Kartu Pra Kerja ditargetkan bisa diimplementasikan pada April 2020. Pemerintah menyiapkan Rp10 triliun dari APBN untuk program ini.

JEDA.ID – Program Kartu Pra Kerja ditargetkan bisa diimplementasikan pada April 2020. Pemerintah menyiapkan Rp10 triliun dari APBN untuk program ini yang akan disalurkan kepada 2 juta penerima manfaat tahun ini.

Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) serius untuk menjalankan program yang menjadi janji kampanyenya di 2019. Oleh karena itu anggaran yang disiapkan itu akan betul-betul diawasi agar bisa mencapai tujuannya yakni membuat pesertanya bisa diserap pasar.

“Beliau sangat tidak ingin dan tidak mau alokasi anggaran Rp10 triliun itu ke laut. Tidak mau hanya berjalan program, betul-betul menginginkan Kartu Pra Kerja sebagai solusi untuk teman-teman sekalian dan untuk teman-teman kita yang sedang mencari pekerjaan,” ujarnya di Gedung Pakarti, Jakarta, Selasa (18/2/2020) seperti dilansir detikcom.

Mengurangi Pengangguran

Penerima manfaat Kartu Pra Kerja adalah mereka yang sudah lulus SMA/SMK, atau lulus perguruan tinggi. Selain itu, penerima manfaat Kartu Pra Kerja tidak sedang menjalani pendidikan formal. Lalu, korban pemutusan hubungan kerja (PHK), maupun yang ingin meningkatkan skill atau keterampilan sesuai kebutuhan industri juga dapat memperoleh Kartu Pra Kerja.

Sedangkan dari sisi usia, syarat yang ditentukan pemerintah minimal berusia 18 tahun dan tidak ada batasan usia maksimaluntuk mengikuti program Kartu Pra Kerja.

Moeldoko menambahkan, pemerintah sangat fokus memikirkan nasib masyarakat yang menerima PHK. Jumlahnya cukup besar, belum lagi mereka yang menganggur setelah lulus sekolah.

Moeldoko menyebutkan pengangguran usia antara 24 tahun jumlahnya sekitar 2,8 juta orang. Jumlah lulusan SMA-SMK 1,8 juta. Ini perlu digeneralisasi secara teknis, agar mereka setelah lulus dan nggak mampu lagi melanjutkan kuliah itu ada tempat untuk bekerja,” ujarnya.

Proses implementasi Program Kartu Pra Kerja ini membutuhkan Peraturan Presiden (Perpres) yang ditargetkan keluar bulan ini. Setelah itu mulai dilakukan persiapan seperti pembentukan Project Management Office (PMO) yang akan mengelola program ini secara keseluruhan.

Pada tahap awal Kartu Pra Kerja akan mulai diterapkan di Jabodetabek dan Jawa Barat. Penerapan di kedua wilayah ini sekaligus menjadi pilot project sebelum diterapkan menyeluruh secara bertahap.

Tahapan Cara Mendaftar

Bila Anda berminat tak perlu mendaftarkan diri. Namun ada baiknya Anda mengetahui seluk beluk pendaftarannya terlebih dahulu.

1. Melalui Online

Karena pendaftaran dilakukan dengan cara online, tahapan yang paling awal adalah menyiapkan koneksi Internet. Anda nanti bisa mendaftarkan diri di web resmi kementerian ketenagakerjaan melalui alamat kemnaker.go.id.

2. Proses seleksi

Setelah berhasil mendaftar, maka Pemerintah akan melakukan seleksi secara online dan mengumumkan lewat situs kemenaker untuk kandidat yang terpilih. Pada tahapan ini bakal ada potensi yang gagal alias tidak lulus seleksi.

2. Pilih Pelatihan yang Diinginkan

Jika lolos seleksi, maka Anda bisa melewati tahapan ketiga yaitu memilih lembaga vokasi yang akan diikuti melalui situs web atau aplikasi. Pada tahapan ini Anda bisa memilih jenis pelatihan apa yang akan Anda ikuti, tentukanlah sesuai dengan minat Anda dan bidang yang akan Anda geluti. Dengan demikian program ini akan mencapai sasaran yang ingin dicapai pemerintah.

4. Ikut Pelatihan Gratis

Tahapan selanjutnya Anda bakal mengikuti pelatihan sesuai jenis pelatihan yang dipilih sebelumnya, baik secara online maupun tatap muka secara langsung. Selama masa pelatihan, maka biaya pelatihan akan ditanggung oleh pemerintah. Nilainya berkisar Rp3 juta sampai Rp7 juta. Lumayan kan?

5. Mendapay Sertifikat Kompetensi

Seusai mengikuti pelatihan, peserta akan diberikan sertifikat kompetensi. Tujuan dari sertifikat ini sebagai bukti pengakuan tertulis atas kompetensi kerja yang dikuasai oleh seseorang. Selain itu, peserta bisa ikut uji kompetensi yang disubsidi oleh pemerintah sampai dengan Rp100.000. Subsidi ini cukup membantu mengurangi pengeluaran buat para peserta yang sedang menjalani masa pelatihan.

6. Insentif Cair Selagi Cari Kerja

Selama masa pencarian kerja un pemerintah enggak akan lepas tangan, kamu bakalan tetap diberikan insentif senilai Rp500.000 untuk membantu sebelum mendapatkan pekerjaan. Dana ini mungkin akan membantu mengurangi biaya pengeluaran Anda selama mencari pekerjaan yang baru.

7. Penilaiaan

Anda akan dinilai dan dievaluasi dari proses pelatihan yang sudah diikuti.

8. Isi Survei

Pada tahap ini peserta diminta mengisi survei secara berkala sebagai bukti pendataan sudah bekerja atau belum. Tentu saja harapan dari program ini adalah kamu bisa bekerja setelah mempunyai skill yang diberikan tadi.

Program kartu pra-kerja dikutip dari laman kemnaker.go.id, menurut akan dilaksanakan lewat sistem terintegrasi dan berbasis digital. Ini supaya mudah digunakan, terkontrol, dan akuntabel. Adapun metode yang akan diterapkan terdiri dari 3 metode, yaitu metode tatap muka di lembaga pelatihan, secara e-learning, dan kombinasi dari keduanya.

Nah, bagi Anda yang baru lulus sekolah, yang sudah kerja tapi mau meningkatkan skill atau Anda yang sedang galau karena belum dapat kerja, ini kesempatan bagus untuk makin produktif. Selamat mencoba dan semoga berhasil !

Ditulis oleh : Anik Sulistyawati

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.