Hati-Hati, Mungkin Ini Penyebab Tanaman Hias di Rumah Anda Mati

Selain ditaruh di luar rumah, tanaman juga bisa diletakkan di dalam rumah, inilah yang dinamakan tanaman hias.Namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan agar tanaman hias tak mati.

JEDA.ID – Selain ditaruh di luar rumah, tanaman juga bisa diletakkan di dalam rumah, inilah yang dinamakan tanaman hias.

Namun, kesalahan saat merawat tanaman hias menjadi faktor utama tanaman Anda mati.
Alih-alih mencari penyebab tanaman hias layu atau mati, sebagian orang justru lebih memilih untuk menyerah.

Padahal tanaman hias memiliki manfaat yang banyak dan kemungkinan kesalahan saat merawat tanaman hias bisa dipelajari lantas dicegah.

Sama seperti tanaman yang diletakkan di halaman, tanaman hias yang ada di dalam rumah juga harus dirawat dengan baik agar tidak mati, hlo.

Melansir dari berbagai sumber, simak dan ketahui hal apa saja yang menyebabkan tanaman hias di rumah Anda mati, Rabu (22/7/2020).

Gojek Salurkan Kredit UMKM, Ini Sasaran dan Cara Bisa Dapat Pinjaman

1. Tidak Mengetahui Apa yang Dibutuhkan oleh Tanaman

Jangan asal-asalan, sebelum Anda memutuskan untuk memilih tanaman hias di rumah, hal yang perlu Anda lakukan ialah mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh tanaman itu. Misalnya seperti perawatan apa saja yang harus diberikan, pemberian pupuk, seberapa banyak sinar matahari yang diperlukan, hingga suhu yang dibutuhkan tanaman.

2. Memangkas Tanaman dengan Asal-asalan

Pemangkasan yang dilakukan sembarangan atau cenderung asal-asalan tanpa teknis yang tepat, dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh tanaman hias. Pasalnya, bekas pemangkasan pada batang yang terbuka berpotensi mengakibatkan kematian pada beberapa sel tanaman.

Itulah sebabnya Anda perlu menggunakan gunting yang tajam untuk memberikan efek tegas dan pertumbuhan yang baik pada tanaman hias. Tak hanya itu, pemangkasan yang terlalu sering dengan teknik yang tidak tepat juga berisiko menggagalkan proses tanaman hias berbunga.

Pahami juga, jika tanaman hias mulai memiliki kuncup atau bunga maka lakukan pemangkasan terhadap bunga yang sudah mekar. Sedangkan untuk tanaman hias tak berbunga, pemangkasan bisa dilakukan setiap kali awal musim pertumbuhan.

3. Terlalu Banyak Air

Tanaman tidak hanya bisa mati karena kekurangan air yang menyebabkannya kering, melainkan juga dapat mati karena mendapatkan terlalu banyak air. Hal ini akan membuatnya mati karena akarnya membusuk. Apalagi jika di bagian dasar pot tidak ada jalan keluar air berupa lubang-lubang kecil, hal ini akan membuat tanaman jadi lebih cepat mati.

4. Paparan Sinar Matahari yang Kurang

Sinar matahari menjadi salah satu energi utama bagi tanaman untuk berfotosintesis. Karena itu, faktor vital ini harus dipenuhi dengan baik sesuai tipe dan karakteristik masing-masing tanaman hias.
Setiap jenis tanaman hias memiliki tingkat kepekaan berbeda terhadap sinar matahari. Inilah sebabnya, kita perlu mengetahui karakteristik tanaman hias yang akan diletakkan di dalam rumah.

Beberapa tanaman hias sukulen seperti kaktus, asparagus ferns, dan pohon ara memerlukan sinar matahari yang cukup dan tempat yang terang. Sementara tanaman hias seperti Wijaya Kusuma Kupu-Kupu membutuhkan penerangan matahari di tempat dengan cahaya sedang. Sedangkan bunga peace lily hingga spider plant akan lebih cocok diletakkan di tempat yang redup.

5. Tanah Kering dan Drainase yang Buruk

Beragam jenis tanaman hias memiliki kecenderungan menyukai tekstur tanah yang mudah menyerap air. Selain itu, tanah yang keras dan kering serta menggumpal akan mengakibatkan air tak terserap dengan baik.

Pelaku budidaya tanaman hias disarankan mengganti media tanam dengan tanah baru yang subur dan dilengkapi pupuk yang cukup. Itulah sebabnya, pengetahuan mumpuni mengenai tingkat keasaman atau pH tanah juga perlu dipelajari. Ini karena pH tanah dapat mempengaruhi warna daun hingga bunga tanaman hias.

Siapkan Nyali Bila Ingin Mencoba 6 Kuliner Ekstrem di Indonesia Ini

6. Pot yang Terlalu Kecil

Pot menjadi ‘rumah’ bagi tanaman hias yang Anda miliki. Maka dari itu, tanaman harus diletakkan pada pot yang tepat. Usahakan pot yang digunakan untuk meletakkan tanaman tidak terlalu kecil.

Akar tanaman akan tumbuh menjadi lebih besar dan pot yang terlalu kecil tidak bisa menampung sistem akar yang sudah besar. Ketika akar sudah membesar, maka tanaman perlu tempat yang juga besar.
Jika potnya terlalu kecil, hal ini bisa membuat tanaman jadi mati karena tidak bisa tumbuh dengan baik.

7. Terserang Penyakit

Jangan salah, tanaman juga bisa terserang penyakit yang bisa membuat layu di bagian batang, akar, atau daunnya, hlo. Umumnya, hal ini dapat disebabkan karena serangan jamur dan bakteri pada tumbuhan.
Nah, untuk mengobati serangan dari jamur dan bakteri, Anda harus membuang bagian tumbuhan yang berpenyakit. Selanjutnya, semprotlah taman tersebut dengan pestisida dan fungisida yang tepat.

8. Tanaman Diletakkan di Tempat yang Mudah Dijangkau Hewan Peliharaan

Sebaiknya Anda meletakkan tanaman jauh dari jangkauan hewan peliharaan karena tanaman hias bisa saja menjadi hal yang beracun bagi hewan, kalau mereka tidak sengaja memakannya. Atau tanaman hias bisa saja dirusak oleh hewan peliharaan Anda yang iseng atau penasaran.

Ditulis oleh : Kristina Wulandari

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.