Tak Main-Main, 5 Bali Baru Diguyur Rp7,1 Triliun

Infrastruktur pendukung merupakan jawaban dan komitmen pemerintah dalam pengembangan Bali Baru.

JEDA.ID–Pemerintah tidak main-main dengan pengembangan 5 destinasi wisata unggulan yang kerap disebut sebagai Bali Baru. Pada 2020, pemerintah menggelontorkan Rp7,1 triliun untuk infrastruktur pendukung 5 destinasi wisata itu.

Lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas yang digarap pemerintah adalah Danau Toba, Borobudur, Lombok, Labuan Bajo, serta Manado Bitung-Likupang.

Bila pada 2019, 5 kawasan wisata Bali Baru itu mendapatkan anggaran infrastruktur Rp1,7 triliun, Kementerian PUPR meningkatkan pagu anggaran infrastruktur menjadi Rp7,1 triliun pada 2020.

”Sektor pariwisata adalah sektor unggulan yang harus didukung oleh ketersediaan infrastruktur,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagaimana dikutip dari laman Kementerian PUPR, Senin (16/9/2019).

Pengembangan Danau Toba akan didukung dengan proyek Jembatan Tano Pangol di Kabupaten Samosir sepanjang 1,2 km dengan anggaran Rp297 miliar.

Ada juga preservasi dan pelebaran Jalan Lingkar Samosir. Kemudian pelebaran Alur Tano Ponggol dari 25 meter menjadi 80 meter Rp325 miliar.

Kawasan Borobudur yang juga menjadi Bali Baru dipoles dengan pembangunan Gerbang Palbapang dan Penataan Koridor Jalan Mayor Kusen Rp150 miliar. Kemudian pembangunan Gerbang Klangon dan penataan lainnya Rp70 miliar.

Kawasan wisata Mandalika, Lombok, yang digadang-gadang akan menjadi tuang rumah MotoGP digarap maksimal. Ada pembangunan jalan dari bandara sampai Mandalika.

Lebar jalan mencapai 25 meter dan panjangnya sekitar 17 km akan menelan biaya Rp1,45 triliun. Labuan Bajo sampai Manado juga mendapat kucuran dana yang tidak sedikit utamanya untuk peningkatan jalan sampai pembangunan tol.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebutkan tambahan anggaran untuk pengembangan destinasi wisata super prioritas Bali Baru akan diberikan kepada enam kementerian/lembaga.

Enam kementerian/lembaga itu adalah Kemenpar, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK), Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Mayoritas Infrastruktur

Candi Borobudur

Pesona Candi Borobudur (Freepik)

Kementerian PUPR mendapatkan porsi penambahan anggaran paling besar, yakni sebesar Rp5,54 triliun. Hal ini terjadi lantaran banyak utilitas dasar dan infrastruktur pendukung yang belum tuntas di lima destinasi wisata super prioritas.

”Utilitas dasar dan infrastruktur pendukung merupakan jawaban dan komitmen pemerintah terhadap investor. Setelah ini semuanya tinggal dieksekusi, detail engineering design (DED) sudah, critical success factor (CSF) masing-masing destinasi sudah kita buat,” kata Arief di laman Kemenpar.

Arief menjelaskan critical success factor dibuat untuk memastikan apakah pengembangan lima destinasi wisata super prioritas berhasil di tengah hambatan.

Dia mencontohkan untuk pengembangan Borobudur, performansi Borobudur mencapai 93,36 persen dengan CSF berupa bandara baru.

Critical success factor pengembangan Borobudur yaitu pembangunan aksesibilitas Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) yang ditargetkan Maret 2020 selesai. Jalan bypass menuju Borobudur, dan percepatan penerbitan HPL 50 hektare di zona otorita. Termasuk rencana detail pengembangan kawasan pariwisata Borobudur,” kata dia.

Sedangkan untuk Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Menpar menyebut pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika jadi CSF. Ada juga faktor pembangunan jalan bypass Bandara menuju KEK Mandalika dan pembangunan Bandara Internasional Lombok.

Menpar mengatakan lima destinasi super prioritas merupakan bagian dari 10 Bali Baru yang sedang dikembangkan oleh pemerintah guna menarik kunjungan turis asing.

”Sektor pariwisata utamanya Bali Baru diharapkan menjadi andalan baru dalam mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” sebut dia.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.