Perkembangan Sirkuit Mandalika yang Siap Gelar MotoGP 2021

Sirkuit MotoGP Mandalika direncanakan memiliki panjang 4,32 km, 19 tikungan, area grand stand 50.000 tempat duduk dan area berdiri mencapai 138.000 orang.

JEDA.ID–Sebanyak 20.000 tiket presale MotoGP 2021 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan mulai dipasarkan mulai November 2019. Ketika tiket mulai dipasarkan bagaimana dengan perkembangan pembangunan Sirkuit Mandalika?

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya optimistis Sirkuit Mandalika, NTB, sebagai lokasi penyelenggaraan MotoGP akan rampung dan siap digunakan pada 2021.

”Saat ini persiapan awal untuk ground working sudah 30 persen sementara untuk total seluruh komplek sirkuit jalanan baru 10 persen. Komplek MotoGP Mandalika ini direncanakan selesai pada 2021. Kita untuk pertama kali akan punya event MotoGP di Indonesia,” kata Arief sebagaimana dikutip dari laman Kemenpar, Senin (14/10/2019).

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer menambahkan Sirkuit Mandalika berkonsep street circuit dan sudah mendapatkan izin dari MotoGP difungsikan sebagai jalan biasa saat tidak digunakan untuk event balap.

Sirkuit MotoGP Mandalika dibangun dengan konsep terintegrasi dan menjadi bagian dari distrik entertainment dan sport terpadu. Kawasan di tengah Sirkuit Mandalika akan digunakan sebagai destinasi pariwisata.

Di kawasan tersebut akan dibangun glamping, commercial area, dan kondotel. Pada 2021, sebanyak 1.000 kamar hotel sudah bisa ditempati, mulai dari Pullman, Royal Tulip, dani hotel lainnya.

”Saat ini pembangunan baru 10 persen dari total keseluruhan kompleks dan untuk sirkuit pada Desember 2019 ini akan mulai pengaspalan,” ujar Abdulbar M. Mansoer.

Sirkuit MotoGP Mandalika direncanakan memiliki panjang 4,32 km, 19 tikungan, kapasitas area paddock mencapai 40 garasi, area grand stand berkapasitas 50.000 tempat duduk, area berdiri mencapai 138.000 orang, dan hospitality suites berkapasitas 7.700 pengunjung.

Abdulbar M. Mansoer menyatakan dalam sirkuit akan dibangun sekitar tiga terowongan. Hal itu dilakukan agar nantinya wisatawan bisa masuk di area tengah sirkuit.

Sirkuit Mandalika menjadi satu-satunya di dunia yang telah mendapatkan izin ketika tidak digunakan balapan, bisa digunakan untuk kegiatan wisata yang lain.

Kucurkan Rp2 Triliun

Sirkuit Mandalika

Pembangunan Sirkuit Mandalika (Kemenpar)

Pemerintah memang tidak main-main menggarap Mandalika sebagai salah satu destinasi wisata ”Bali baru”. Pada 2020, pemerintah menggelontorkan Rp7,1 triliun untuk infrastruktur pendukung 5 destinasi wisata ”Bali baru”.

Untuk Mandalika ada pembangunan jalan dari bandara sampai Mandalika. Lebar jalan mencapai 25 meter dan panjangnya sekitar 17 km akan menelan biaya Rp1,45 triliun.

Total ada dana sekitar Rp2 triliun untuk berbagai infrastruktur Mandalika. Misalnya pengembangan ruang terbuka publik dan promenade di pesisir pantai selatan, serta pengembangan wisata di kasawan tiga gili di Kabupaten Lombok Utara, yakni Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno.

”Dari PUPR, dana ini juga disiapkan untuk berbagai kegiatan seperti pembangunan rumah susun dan berbagai program lainnya. Sementara di Kementerian Pariwisata sendiri ada Rp118,25 miliar untuk fasilitas pengembangan destinasi wisata, fasilitas promosi, dan peningkatan kapasitas, serta potensi pariwisata,” jelas Arief sebagaimana dikutip dari Antara.

Arief memproyeksi dari MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 2021, Indonesia dapat menarik 100.000 wisatawan untuk datang menonton. Perlu diketahui bahwa Indonesia merupakan salah satu pengguna motor terbesar di dunia.

Positioning akan menentukan branding. Portofolio produk Mandalika yang paling menonjol adalah man made termasuk di dalamnya wisata olahraga, apalagi Mandalika terpilih sebagai lokasi MotoGP. Karena untuk pantai, Mandalika punya banyak saingan pantai terindah di Indonesia. Tagline untuk Mandalika sebagai sport tourism harus segera dibuat,” ujar Menpar.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.