Mengungkap Jurus Rahasia Vietnam Mengusir Virus Corona

Negara Vietnam menyatakan bebas dari virus corona setelah 16 pasien di negara tersebut sembuh total. Laporan sembuh ini langsung menarik perhatian dunia.

JEDA.ID— Negara Vietnam menyatakan bebas dari virus corona setelah 16 pasien di negara tersebut sembuh total.
Laporan sembuh ini langsung menarik perhatian dunia, lantaran terjadi saat kasus-kasus baru makin meningkat di banyak negara.

Berdasarkan worldometers, hingga Kamis (5/3/2020), jumlah kasus Covid-16 mencapai 95.488 dari 80 lebih negara. Namun dari kasus tersebut tercatat 94% pasien sembuh sedangkan 3.286 orang meninggal.  Pemerintah Vietnam juga tidak melaporkan adanya kasus tambahan sejak kasus terakhir dilaporkan pada 13 Februari lalu.

Sebelumnya, negara Asia ini kali pertama melaporkan kasus pada 23 Januari di Kota Ho Chi Minh. Saat itu ada dua warga negara China, terinfeksi corona.

“Jika pertempuran Covid-19 adalah perang, maka kami telah memenangkan putaran pertama,” kata Wakil Perdana Menteri Vu Duc Dam, sebagaimana disampaikan Menteri Kesehatan Vietnam dalam konferensi online dengan pejabat kota dan provinsi.
Berikut jurus-jurus rahasia Vietnam sehingga berhasil menangani wabah corona:

1. Pencegahan sejak awal

Sejak awal dikonfirmasi masuk ke negara itu, pemerintah langsung melakukan upaya untuk mencegah penyebaran.
Vietnam langsung secara resmi menyatakan virus corona sebagai epidemi pada 1 Februari. Ketika jumlah kasus di negara itu meningkat menjadi enam.

2. Aktif dan Responsif

Pada 13 Februari, kementerian kesehatan memerintahkan 10.600 penduduk Son Loi untuk dikarantina selama 20 hari. Itu diumumkan setelah lebih banyak kasus dikonfirmasi. Upaya cepat tanggap pemerintah ini bahkan telah diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Para pejabat dan pakar kesehatan WHO mengatakan respons cepat pemerintah Vietnam sangat penting dalam mengatasi krisis di tahap awal.

“Negara ini telah mengaktifkan sistem responsnya pada tahap awal wabah, dengan mengintensifkan pengawasan, meningkatkan pengujian laboratorium, memastikan pencegahan dan pengendalian infeksi dan manajemen kasus di fasilitas kesehatan, menyampaikan pesan komunikasi risiko yang jelas, dan kolaborasi multi-sektoral,” kata Dr Kidong Park, perwakilan WHO di Vietnam kepada Al Jazeera.

Perempuan Perlu Tahu Penyebab Menstruasi Tak Lancar dan Cara Mengatasi

3. Tindakan Medis Cepat

Selain karantina, tenaga medis di negara itu juga diinstruksikan mengikuti beberapa protokol untuk menilai infeksi dan tingkat keparahan. Dari mulai mengobati gejala yang dibawa virus corona, seperti demam, hingga meminta pasien menjalani diet ketat dan bergizi. Lebih lanjut, petugas medis juga diperintahkan untuk memonitor tingkat saturasi oksigen dalam darah pasien.

4. Meliburkan Sekolah

Untuk mencegah penyebaran, pemerintah juga memerintahkan sekolah-sekolah di 63 kota dan provinsi di Vietnam diliburkan demi mencegah penularan pada anak-anak. Kementerian kesehatan juga telah menginstruksikan sekolah untuk mendisinfeksi ruang kelas sebelum siswa kembali ke sekolah.

Guru dan staf telah diminta untuk mengingatkan siswa tentang kebersihan yang layak seperti mencuci tangan, dan melakukan pemeriksaan suhu pada siswa pada saat masuk. Sekolah juga diharuskan menyiapkan formulir kesehatan yang digunakan untuk memantau siswa.

5. Larangan Impor Satwa Liar

Vietnam selama ini menjadi salah satu tempat perdagangan dan konsumsi satwa liar. Sehingga pada 28 Januari, Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc memerintahkan larangan impor hewan liar ke Vietnam untuk meminimalisasi kemungkinan persebaran corona.

Departemen Perlindungan Hutan juga sementara melarang pengangkutan hewan liar baik dari dalam ke luar maupun dari luar ke dalam Vietnam.

Kurangi Bersentuhan, Beberapa Cara Berinteraksi Pengganti Jabat Tangan

6. Larangan Kedatangan

Menjadi negara yang terinfeksi corona, Vietnam melarang wisatawan atau warga negara asing dari China dan Korea Selatan masuk ke negara tersebut.

Selain itu, warga Iran dan Italia yang datang juga harus menjalankan karantina selama 14 hari terlebih dahulu sebelum masuk Vietnam. Dengan langkah yang cepat tanggap dan ketat, Vietnam berhasil menjadi negara pertama yang menyembuhkan semua pasiennya.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Ditulis oleh :

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.