Kenali Ciri-Ciri Masa Subur Wanita

Bagi pasutri, penting sekali mengetahui ciri-ciri wanita saat memasuki masa subur.

JEDA.ID-Jika pasangan suami istri sedang program hamil, sebaiknya ketahui kapan masa subur wanita. Berhubungan intim pada saat masa subur wanita bisa meningkatkan peluang terjadinya kehamilan.

Menurut dr Irfan Rahmatullah, SpOG, siklus haid normalnya berlangsung 28 hari. Masa subur menurutnya mulai terjadi 14 hari sebelum hari pertama haid berikutnya.

“Jadi, kalau memiliki siklus haid 28 hari, masa subur dimulai dari hari ke-14 sampai empat hari ke depannya,” kata dr Irfan dikutip dari buku 9 Bulan Dibuat Penuh Cinta Dibuai Penuh Harap.

Modal Ponsel Bikin Vlog Keren, Pakai Aplikasi Ini Ya

Simak terus ulasan tips kesehatan kali ini yang membahas ciri-ciri masa subur wanita. Mengetahui dengan baik kesehatan reproduksi wanita tentu bermanfaat untuk mengetahui masa subur wanita. Lalu bagaimana ciri-ciri masa subur wanita? Dikutip dari detikcom, Sabtu (2/1/2021), berikut ini ciri-ciri wanita memasuki masa subur  :

1. Perubahan suhu basal

Tidak sedikit wanita merasakan kenaikan suhu tubuh setelah ovulasi. Sehingga ini bisa menjadi tanda bahwa Bunda telah memasuki masa subur. Mengutip WebMD, memeriksa suhu tubuh basal (BBT) adalah salah satu cara untuk mengetahui tanda-tanda bahwa tubuh siap berovulasi.

BBT adalah suhu tubuh di pagi hari. Tepat setelah berovulasi, suhu tubuh akan mengalami kenaikan sedikit, terkadang kurang dari satu derajat, dan tetap lebih tinggi sampai menstruasi dimulai.

Untuk mengambil BBT memerlukan alat termometer basal, yang dapat ditemukan di apotek terdekat. Biasanya dijual sepaket dengan grafik untuk merekam suhu.

Cara penggunaannya, ukur suhu tubuh pada pagi hari setelah bangun tidur. Kemudian, masukan kedalam mulut vagina selama 5-6 menit. Secara normal, sebelum ovulasi, BBT berkisar dari 36,1 sampai 36,2 derajat Celcius.

2. Perubahan lendir serviks

Saat mendekati ovulasi, tubuh akan memproduksi lebih banyak estrogen, menyebabkan lendir serviks menjadi elastis dan jernih seperti putih telur. Lendir serviks adalah keputihan yang dihasilkan oleh kebanyakan wanita. Warna dan teksturnya bisa berubah sepanjang bulan.

Ternyata 5 Makanan Ini Bisa Buat Tahan Lama di Ranjang Hlo

Saat ovarium bersiap untuk melepaskan sel telur, serviks akan menghasilkan lebih banyak lendir. Kemudian, tepat sebelum berovulasi, lendir menjadi licin, seperti putih telur. Tahap ini biasanya berlangsung selama 3 atau 4 hari, yaitu saat Bunda kemungkinan besar akan hamil.

Dikutip dari buku Panduan Pintar Menghitung Masa Subur, yang perlu diingat saat memeriksa lendir serviks, seperti:

– Jumlah dan kualitas lendir bervariasi pada wanita satu dengan lainnya, termasuk dengan siklus itu sendiri.
– Setiap perubahan sensasi, jumlah lendir juga harus diperhatikan.
– Jika sulit untuk mendeteksi lendir dari luar, bisa diketahui setelah berolahraga atau setelah buang air besar.
– Kegel atau gerakan mengerutkan otot pinggul bagian bawah terkadang dapat membantu pengeluaran lendir.

5 Hujan Paling Aneh, dari Laba-laba Sampai Hujan Emas

3. Perasaan Nyeri

Gejala fisik seperti nyeri dapat dirasakan oleh kebanyakan wanita. Biasanya terjadi pada bagian payudara dan panggul. Pada bagian payudara, puting terasa sakit bisa menjadi tanda ovulasi. Hal ini disebabkan aliran hormon yang masuk ke tubuh tepat sebelum dan setelah ovulasi.

Sedangkan pada bagian panggul, nyeri ini dapat berlangsung di mana saja serta durasinya bisa antara beberapa menit dan beberapa jam

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.