• Mon, 28 November 2022

Breaking News :

Efikasi Vaksin Sinopharm 78,02 Persen, Adakah Efek Sampingnya?

Menurut Baadn POM tingkat efikasi vaksin Sinopharm mencapai 78,02 persen. Apakah vaksin Covid-19 jenis ini memiliki efek samping?

JEDA.ID — Badan Kesehatan Dunia atau WHO baru saja mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 jenis Sinopharm.

Vaksin ini produksi dari Beijing Bio-Institute of Biological Products Co Ltd, anak perusahaan China National Biotec Group (CNBG).

Baca Juga: Akal-akalan Pemudik, Ada yang Nekat Naik Ambulans

Kordinator PMO Komunikasi Publik KPCPEN Arya Sinulingga menyambut baik keputusan WHO yang menyetujui vaksin Sinopharm masuk ke daftar penggunaan darurat. Sebelumnya, BPOM juga telah disampaikan mengeluarkan izin darurat terhadap vaksin Sinopharm.

Menurut Arya, hal ini tentu akan mempermudah penyediaan stok vaksin. Dengan begitu upaya vaksinasi bisa berlangsung dengan baik. “Dengan begitu kita berharap herd immunity bisa segera tercapai,” ujar Arya, seperti diberitakan Solopos.com pada Senin (10/5/2021).

Baca Juga: Catat! Vaksin Gotong Royong Dimulai Setelah Idulfitri

Dalam situs resmi WHO menyebut, penambahan vaksin Sinopharm ke daftar penggunana darurat berpotensi mempercepat akses vaksin Covid-19 dengan cepat bagi negara-negara yang ingin melindungi petugas Kesehatan dan populasi yang berisiko.

Efikasi Vaksin Sinopharm 78,02 Persen

Sebelumnya, Badan POM juga telah memberikan izin penggunaan darurat/Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 produksi
Sinopharm.

Baca Juga: Cara Membuat SIKM di Tengah Larangan Mudik, Gampang Kok!

Dari uji klinis yang dilakukan, vaksin Sinopharm menunjukkan efikasi sebesar 78,02 persen dan pengukuran imunogenisitas setelah 14 hari penyuntikan dosis kedua.

Selain itu, keamanan vaksin juga tak perlu diragukan lagi. Karena frekuensi kejadian efek samping yang terjadi adalah 0,01% (terkategori sangat jarang), serta pada usia di atas 60 tahun tidak ada laporan efek samping lokal grade 3.

Baca Juga: 4 Kasus Pembunuhan dengan Racun di Indonesia, Fenomenal Banget!

“Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, dan juga pertimbangan manfaat risiko, maka Badan POM telah menerbitkan persetujuan penggunaan pada masa darurat atau EUA pada 29 April 2021 dengan nomor EUA2159000143A2 untuk vaksin dengan kemasan 1 vial berisi 0,5 ml (1 dosis) vaksin,” jelas Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito, (30/4/2021) lalu.

Baca Juga: Bersejarah! Ini Menu Sahur Soekarno-Hatta Saat Malam Penyusunan Teks Proklamasi

Ditulis oleh : Nugroho Meidinata

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.