• Mon, 26 February 2024

Breaking News :

Biar Tak Lemas, Begini Tips Cara Jaga Stamina Selama Puasa

Ada beberapa tips saat menjalankan  puasa, agar tubuh tubuh tak merasa lemah dan lemas.

JEDA.ID – Ada beberapa tips saat menjalankan  puasa, agar tubuh tubuh tak merasa lemah dan lemas.

Selama kurang lebih 14 jam berpuasa, tubuh kita seolah kehilangan cairan.  Hal ini dikarenakan tidak adanya makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh.

Normalnya, kandungan air pada tubuh manusia sekitar 60 hingga 70 persen. Tetapi, kerena tidak mendapatkan asupan yang cukup Anda akan mengalami gangguan seperti sakit kepala, sembelit, kelelahan, hingga kulit kering.

Namun, tak perlu khawatir ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menjaga agar tubuh tetap berstamina dan siap menjalani ibadah puasa seperti dilansir dari berbagai sumber, Sabtu (18/4/2020).

Menjaga asupan makanan

Saat berpuasa, penting bagi Anda untuk menjaga asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Namun, bukan berarti Anda hanya sekadar memasukkan asal makanan dan minuman ke dalam mulut agar perut terasa kenyang atau hanya supaya tidak lapar saja ya. Hal ini karena asupan makanan yang cukup akan berpengaruh pada kenyamanan Anda dalam menjalankan puasa.

Melansir dari salah satu sumber, Rabu 15/4/2020 penulis buku kesehatan dan kedokteran, Prof. Dr. Dr Anies M Kes, PP, dalam bukunya berjudul Sehat dan Bugar Selama Puasa Ramadhan dan Lebaran, terbitan Ar Ruzz Media mengatakan, rasa lapar dan haus sebenarnya bukanlah tanda mutlak kebutuhan tubuh akan makanan.

Maksudnya, berpuasa tidak dapat dijadikan kambing hitam untuk rasa lemas yang Anda rasakan. Tubuh memang membutuhkan energi sepanjang hari. Namun, tubuh juga memiliki cadangan energi yang terdapat di otot, lemak bawah kulit, dan lainnya.

Digigit Semut Hingga Disambar Petir, Ini 5 Kisah Menakjubkan Lolos dari Maut

Jangan abaikan makan sahur

Jangan pernah mengabaikan makan sahur ya, makan sahur merupakan kunci utama tubuh untuk menjaga stamina selama seharian berpuasa. Usahakan pilih menu sahur yang mengandung nutrisi, cadangan kalori, dan protein yang cukup. Prof. Dr. Dr Anies M Kes, PP, menambahkan, kandungan gizi tersebut banyak ditemukan pada telur, keju, yoghurt, dan kacang-kacangan.

Selain itu, melansir dari Detik.com, menu makanan saat sahur juga harus mengandung serat seperti yang ada pada buah, sayuran, biji-bijian dan sebagainya. Makanan yang mampu memberi cadangan kalori dan protein, serta serat yang cukup akan membuat lambung tidak cepat kosong sehingga tidak cepat merasa lapar.

Hindari makanan manis saat berbuka

Menyantap minuman dingin dan manis saat berbuka puasa tentu nikmat bukan? Namun kadar gula dalam minuman manis juga patut dibatasi. Mengingat selama seharian menjalankan puasa kadar gula dalam darah Anda menurun, jika langsung menyantap makanan atau minuman yang manis dapat menyebabkan kadar gula akan melonjak naik dengan cepat.

Namun berbeda halnya jika rasa manis ini berasal dari buah, seperti kurma. Melansir dari Healthgrid, satu butir kurma ukuran sedang, mengandung sekitar 23 kalori, 6,2 gram karbohidrat dengan 5,3 gram gula dan 0,7 gram serat. Maksudnya dengan menyantap kurma waktu berbuka tidak hanya memenuhi kadar gula Anda saja, namun juga kebutuhan kalori, karbohidrat, dan juga serat.

Bosan Saat #Dirumahaja, 5 Drama Korea Terbaru Ini Bisa Jadi “Teman

Lakukan olahraga ringan

Jangan jadikan alasan puasa untuk bermalas-malasan ya, justru dengan banyak bergerak atau olahraga ringan kebugaran dan stamina tubuh Anda akan tetap terjaga selama berpuasa. Namun, jangan memaksakan diri untuk melakukan olahraga yang berat dan dapat menguras energi.

Dokter spesialis gizi klinik, Septi Bardonoso dalam salah satu sumber mengungkapkan waktu yang tepat untuk berolahraga yakni, 30 sampai 60 menit menjelang waktu berbuka. Hal tersebut dilakukan agar ketika selesai berolahraga, Anda bisa langsung minum dan mengganti cairan tubuh yang hilang.
Konsumsi air putih yang cukup

Agar Anda terhindar dari dehidrasi ada tips puasa lain. Lakukan pola minum air putih yang cukup namun tidak sekaligus. Yakni dua gelas saat sahur, dua gelas waktu berbuka puasa, dan empat gelas di malam hari setelah sholat tarawih dalam rentang setiap satu jam sekali. Tak hanya itu, usahakan saat sahur untuk tidak meminum kopi dan teh karena dapat menyebabkan haus berlibah di siang hari. Lebih baik ganti dengan jus buah atau susu hangat.

Ditulis oleh :

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.