Tutup Iklan

Bepergian Aman di Masa Pandemi Corona, Perhatikan Hal Ini

Jelang tutup tahun 2020, penyebaran Covid-19 atau virus corona ternyata masih terus bertambah.

JEDA.ID-Bagi anda yang ingin berlibur ke luar kota, ketahui terlebih dahulu tips bepergian aman di masa pandemi corona.  Bepergian aman di masa pandemi corona penting dilakukan supaya tidak tertular atau menulari orang lain.

Jelang tutup tahun 2020, penyebaran Covid-19 atau virus corona ternyata masih terus bertambah hingga menyentuh 77,3 juta kasus positif secara global, termasuk di Indonesia yang sudah mencapai 678.128 kasus positif atau bertambah 6.347 kasus per Selasa (22/12/2020).

Amankah Vaksinasi untuk Ibu Hamil dan Lansia? Ini Jawaban Ahli

Tren peningkatan jumlah kasus positif itu tentu saja memicu kekhawatiran sehingga Pemerintah Indonesia pun terpaksa memangkas hari libur akhir tahun. Namun, upaya tersebut tampaknya tak menyurutkan masyarakat untuk mudik ke kampung halamannya atau berlibur ke sejumlah objek wisata.

Jika memang Anda tetap bersikeras untuk menghabiskan akhir tahun di kampung halaman atau berlibur, alih-alih tetap tinggal di rumah, tentunya penerapan protokol kesehatan menjadi hal yang tak bisa ditawar. Tips kesehatan kali ini mengupas hal-hal yang harus diperhatikan agar Anda bisa bepergian aman di masa pandemi corona.

Melalui sebuah diskusi virtual yang digelar oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di kanal YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) beberapa waktu lalu, dokter sekaligus pengusaha, Ivan Adrian, memaparkan beberapa hal yang harus diperhatikan apabila Anda memutuskan untuk tetap bepergian ke kampung halaman atau berwisata di akhir tahun ini.

Siaran TV Analog Bakal Disetop, RI Siap-Siap Migrasi ke TV Digital

Menurutnya, terdapat delapan hal yang perlu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 saat bepergian, seperti dikutip dari Binis.com, Selasa (22/12/2020):

1. Menggunakan masker dengan benar

Hal yang satu ini sekilas sepele, tetapi masih banyak orang yang tak mengenakan dan melepaskan maskernya dengan benar. Masih sering terlihat, mereka yang menggunakan maskernya secara asal-asalan tak menutup hidung, mulut dan dagu sepenuhnya.

Saat melepas masker masih banyak juga yang hanya menurunkannya ke dagu alih-alih menaruhnya di tempat yang aman dan bersih. Selain itu hal yang perlu diperhatikan saat melepas atau memakai kembali masker adalah usahakan agar tidak menyentuh bagian depan yang bukan tidak mungkin sudah terpapar virus.

2. Pilih tempat terbuka dan hindari keramaian

Apabila Anda berencana untuk mengunjungi obyek wisata, upayakan agar obyek wisata tersebut berada di ruang terbuka. Karena sirkulasi udara yang baik mampu meminimalisir penyebaran virus.

Jika obyek wisata atau acara yang akan Anda kunjungi berada di dalam ruangan tertutup, usahakan untuk datang lebih awal atau mengurangi durasi kunjungan. Hal yang terpenting, berlaku di dalam maupun luar ruangan tentunya adalah menghindari kerumunan apapun.

3. Melakukan transaksi non-tunai

Untuk menghindari kontak fisik, sebaiknya transaksi yang dilakukan adalah transaksi non-tunai menggunakan aplikasi dompet digital atau transfer. Sebisa mungkin hindari penggunaan mesin electronic data capture (EDC) atau perangkat pembayaran lain yang disentuh oleh banyak orang.

Unik! Perusahaan Rintisan Ini Bikin Susu Tanpa Memerah Sapi

4. Pesan tiket perjalanan atau penginapan lewat aplikasi

Terkait dengan poin sebelumnya, tiket perjalanan atau penginapan sebaiknya dipesan terlebih dahulu menggunakan aplikasi dengan pembayaran non-tunai. Selain memudahkan Anda, upaya tersebut juga mampu meminimalisasi kontak fisik yang berpotensi menjadi media penyebaran virus.

5. Memilih kendaraan pribadi

Untuk menghindari kerumunan serta kontak fisik dengan orang-orang yang tidak dikenal kendaraan pribadi tentunya menjadi opsi moda transportasi terbaik yang bisa dipilih untuk bepergian di akhir tahun ini.

Sebisa mungkin hindari memakai kendaraan umum saat bepergian (ilustrasi Freepik)

Sebisa mungkin hindari memakai kendaraan umum saat bepergian (ilustrasi Freepik)

Namun, jika hal tersebut tidak memungkinkan untuk dilakukan pastikan moda transportasi yang digunakan benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Kemudian, penuhi setiap persyaratan yang diminta oleh penyedia layanan.

6. Melakukan isolasi mandiri

Lakukan isolasi mandiri selama dua minggu setelah bepergian untuk memastikan kondisi Anda benar-benar sehat saat harus beraktivitas kembali ke luar rumah. Karena bisa saja kamu membawa virus Covid-19 tanpa gejala dan menularkannya kepada orang lain.

7. Minum air cukup dan konsumsi makanan bergizi

Konsumsi makanan bergizi, minum air cukup, berolahraga serta minum suplemen bila perlu agar daya tahan tubuh Anda tetap kuat untuk mencegah paparan virus. Terlebih bepergian merupakan aktivitas yang mungkin menguras stamina Anda, terlebih jika perjalanan dilakukan lewat darat dengan waktu tempuh berjam-jam.

8. Melakukan pemeriksaan

Sangat penting untuk melakukan pemeriksaan, terutama tes usap polymerase chain reaction (PCR) sebelum dan sesudah berlibur untuk memastikan kondisi Anda benar-benar terbebas dari paparan Covid-19. Selain itu, pemeriksaan juga dibutuhkan untuk mengetahui mata rantai penyebaran Covid-19.

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.