Achmad Yurianto Dicopot dari Dirjen Kemenkes

Achmad Yurianto menjadi figur yang lekat di mata publik selama masa pandemi Covid-19 di Indonesia. Lalu kemana sekarang Achmad Yurianto?

JEDA.ID-Achmad Yurianto menjadi figur yang lekat di mata publik selama masa pandemi Covid-19 di Indonesia. Achmad Yurianto mulai dikenal secara luas setelah kemunculannya di publik sebagai juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19.

Saat menjadi jubir penanganan Covid-19, Yuri, sapaan akrabnya, menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan. Setelah itu ia mengalami perubahan posisi baik dalam lingkup Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19.

Saat menjabat sebagai jubir penanganan Covid-19, Yuri mengaku kerap dijuluki ‘pembawa berita kematian’ sejak menyampaikan informasi terkini terkait corona di RI yang dimulai pada 3 Maret lalu.

Mandalika Racing Team Resmi Jadi Nama Tim MotoGP Indonesia

Per 9 Maret, Menteri Kesehatan  Terawan Agus Putranto melantik Yuri sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes. Setelah 140 hari menjabat sebagai jubir penanganan Covid-19, pada 20 Juli, posisinya digantikan oleh Wiku Adisasmito.

Hal ini menyusul diterbitkannya Perpres Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Dalam Perpres itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga dibubarkan. Fungsinya kini diemban oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Terbaru, Yuri tak lagi menjabat sebagai Dirjen P2P Kemenkes. Kini ia menjabat sebagai Staf Ahli Menkes bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi.

Yuri belum genap setahun menjabat sebagai Dirjen P2P. Menteri Kesehatan  Terawan Agus Putranto mengatakan dasar pelantikan tersebut adalah rotasi jabatan yang merupakan hal biasa dalam lingkup organisasi.

Kru Soyuz MS-16 Selamat Mendarat di Bumi Setelah 20 Tahun di Luar Angkasa

“Pelantikan ini hendaklah dimaknai sebagai kepentingan organisasi, bukan sekadar penempatan figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu,” kata Menkes.

Belakangan, Achmad Yurianto juga disebut masuk dalam daftar lolos seleksi administrasi Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tahun 2021-2026.

Dalam edaran resmi terkait pendaftar yang lolos administrasi, nama Achmad Yurianto tercantum di sana. Tercatat dengan nomor registrasi K-WAS-I-01/02-00810, pekerjaan ASN Kementerian Kesehatan dan domisili Kota Bogor.

“Dari 253 pendaftar Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Masa Jabatan Tahun 2021-2026, yang dinyatakan lolos seleksi administrasi sebanyak 184 pendaftar,” jelas edaran tersebut, dikutip pada Sabtu (24/10/2020).

 

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.