Tak Perlu Pakai Obat Terlarang, Begini Cara Mudah Melupakan Mantan

Sebagian orang berpendapat  menemukan cara melupakan mantan pasangan atau kekasih merupakan hal yang sulit karena berkaitan dengan hati.

JEDA.ID— Sebagian orang berpendapat  menemukan cara melupakan mantan pasangan atau kekasih merupakan hal yang sulit. Hingga tak jarang orang yang mengalami putus hubungan alias patah hati bisa melakukan hal-hal nekat bahkan hingga menghilangkan nyawa sendiri.

Seperti yang dilakukan seorang karyawan salon, Ni Nengah Sunerti (NGS), 27, di Bali. Untuk melupakan kenangan mantan pacar, dia nekat mengonsumi sabu-sabu. Dia pun kemudian ditangkap polisi untuk mempertanggungjawabkan tindakannya.

“Tersangka inisial NGS menggunakan sabu-sabu untuk menghilangkan kenangan dengan mantan pacar yang sebagai pengedar dan telah ditangkap di Polda Bali,” kata Kasubag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Oka Bawa kepada wartawan, Rabu (2/10/2019) seperti dilansir detikcom.

Polisi menemukan dua pipet berisi kristal bening di genggaman tangannya. Polisi lalu menggeledah tempat tinggal Nengah di Banjar Anyar, Padangsambian. “Penggeledahan ke kos tempat tinggalnya ditemukan sebuah rangkaian alat hisap sabu, satu potong pipet ujungnya lancip, dan satu pipa kaca di atas kasur. Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Polres Badung,” jelas Oka.

Patah Hati

Menghilangkan kenangan bersama mantan yang pernah disayangi memang bukan hal mudah. Secara medis patah hati juga berdampak pada kesehatan hlo. Berikut reaksi yang dialami oleh tubuh saat mengalami patah hati, seperti dilansir dari berbagai sumber.

1. Otak mengirimkan sinyal rasa sakit

Galau dan kangen ternyata tidak hanya sebatas gombalan. Seperti dilansir hellosehat, studi pada 2010 yang dimuat dalam Journal of Neurophysiology menyatakan, saat seseorang dipaksa untuk berpisah dengan orang yang dicintai, otak akan mengirimkan sinyal rasa sakit ke sekujur tubuh dan menimbulkan berbagai gejala serius. Penelitian tersebut mengharuskan 15 orang yang baru saja putus cinta untuk memandangi foto mantan pacar dan kemudian memecahkan soal matematika.

Hasil pindai otak dari para partisipan menunjukkan area tertentu dalam otak yang bisa memicu rasa sakit tampak teraktivasi saat melihat foto mantan mereka. Sakit itu bisa berwujud, sakit kepala, tidak nafsu makan, hingga susah tidur. Hal ini disebabkan oleh penurunan kadar dopamine dan oxytocin, senyawa kimiawi yang membuat bahagia, tergantikan oleh kadar kortisol (hormon stress) yang melejit. Persis dengan gejala fisik akibat putus obat yang dialami oleh pengguna kokain.

2. Tubuh membangun respons fight or flight

Respon fight or flight merujuk pada reaksi fisiologis yang timbul akibat suatu pemicu stres, baik secara mental maupun fisik. Sebagai respons stres, sistem saraf simpatetik dalam otak akan diaktifkan akibat pelepasan sejumlah hormon secara tiba-tiba.  Jika saat patah hati Anda merasa nafsu makan sangat jauh berkurang, ini adalah akibat dari produksi kortisol dalam tubuh yang meningkat.

Kortisol yang diproduksi saat stres akan menghambat aliran darah masuk ke dalam saluran pencernaan. Akibatnya, produksi asam lambung pun meningkat dan memberikan rasa tidak nyaman dalam perut. Makanan yang masuk ke dalam tubuh pun terasa hambar dan tidak menggugah selera, membuat Anda makin ogah makan.

3. Jerawatan

Sebuah studi pada 2007 yang dimuat dalam The New York Post berhasil mengesampingkan faktor-faktor penyebab umum jerawat (seperti polusi, dengan memelajari penduduk Singapura di mana perubahan iklim amat jarang terjadi) dan memastikan bahwa stres benar-benar dapat mengakibatkan peradangan jerawat. Peneliti mengatakan, sebesar 23% kasus peradangan jerawat muncul saat orang-orang berada di bawah tekanan stress yang sangat tinggi, seperti saat sedang patah hati.

4. Sindrom patah hati

American Heart Association menjelaskan bahwa ketika di bawah stres berat (seperti saat patah hati), terkadang sebagian jantung Anda akan membesar sementara dan tidak dapat memompa darah dengan baik. Sementara fungsi bagian jantung lainnya bekerja dengan sangat baik, bahkan bisa berkontraksi dengan sangat kuat.

Kondisi ini bisa menyebabkan gagal otot jantung jangka pendek yang parah. Teknisnya, kondisi ini disebut sebagai kardiomiopati induksi stres, namun labih sering disebut sebagai “sindrom patah hati”.

Kabar baiknya, sindrom patah hati termasuk kondisi medis yang sangat jarang, tapi mudah untuk diobati. Sebuah studi di jepang tahun 2014 memperkirakan hanya ada sebesar 2% kasus sindrom patah hati di dunia yang diikuti oleh masalah koroner akut. Namun, studi yang sama menemukan ahwa sindrom patah hati lebih cenderung memengaruhi wanita, dengan laporan kasus mencapai 80 persen hingga saat penelitian dilakukan.

Butuh Perjuangan

Tidak bisa dimungkiri melupakan mantan pacar adalah suatu hal yang butuh perjuangan. Terkadang ada alasan tersendiri bagi sebagian orang untuk tidak melupakan mantan pacarnya. Sebaliknya, tidak sedikit mereka yang mencari dan melakukan berbagai cara agar bisa melupakan mantan pacar. Berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk bisa melupakan sang mantan seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Blokir semua kontak dan media sosial mantan

Terdengar agak kejam, namun saat putus dengan mantan hanya ada satu cara tercepat untuk melupakan orang tersebut, yaitu berhenti melihatnya, baik secara langsung, maupun di media sosial. Setelah dikira tidak ada lagi yang perlu diurus bersama si mantan blokirlah atau hapuslah kontak apapun dia dari semua media sosial.

Baik itu kontak telepon, pesan teks, panggilan video, email dan semua platform sehingga tidak ada lagi kemungkinan untuk berhubungan. Blokir semuanya kalau perlu hapus. Dengan memblokirnya semua kontaknya otomatis lambat laun kamu bisa menghapus tanda-tanda keberadaannya di mana pun dan bisa melupakannya.

2. Hapus semua kenangan

Selain memblokir kontaknya kamu juga perlu untuk menghapusnya sisa kenangan dengan si mantan. Bersihkan galeri dari kenangan yang menyangkut tentang mantan, foto-foto bersama dia, atau barang-barang yang pernah menjadi kenangan bersama dia bisa kamu letakkan di gudang atau kalau kamu mau bisa dijual, disumbangkan bagi yang membutuhkan atau didonasikan.

Memang akan terlihat berat untuk menghapus atau membuang semua kenangan dengan si mantan. Tapi, ini harus di dilakukan demi melupakan mantan selamanya.

3. Buka Hati

Alangkah lebih baiknya jika Anda mencoba mencari pacar baru. Cara ini adalah cara melupakan mantan paling ampuh dan manjur yang wajib dicoba. Cobalah untuk berinteraksi dengan orang baru. Jangan takut. Selain bisa menambah relasi, ada kemungkinan atau peluang nantinya kamu akan menemukan jodoh baru. Bukalah hati, jangan terlalu menutup hati dan biarkan luka hatimu sembuh dengan sendirinya.

4. Perbanyak aktivitas

Saat berada dalam kesendirian dan tidak melakukan aktivitas apapun inilah justru pikiran akan terus memutar ingatan dan kenangan saat bersama dia.  Bila memang merasa harus menyendiri, lakukanlah sesuatu dan jangan biarkan dirimu tidak melakukan hal apa-apa.

Anda bisa mencoba menghabiskan waktu dengan membaca, menonton film, mendengarkan musik, atau hal yang lebih bermanfaat seperti mengerjakan tugas-tugas dan kewajiban. Terus sibukkan diri sendiri dengan melakukan berbagai macam aktivitas yang membuat kamu tidak sempat memikirkan diri sendiri atau tidak melakukan apapun atau melamun.

Anda bisa melakukannya dengan kumpul-kumpul bersama teman-teman, melakukan hobi yang kamu sukai, berjalan-jalan di mall atau taman, berkumpul bersama keluarga.

5. Terus Berdoa

Cara ampuh melupakan mantan adalah dengan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Mungkin saja ini merupakan cara-Nya untuk menegur Anda, karena kamu semakin menjauh dari-Nya. Mintalah agar diberikan kekuatan supaya dapat terus hidup, bertahan dan mampu mengatasi akibat dari luka yang disebabkan oleh mantan.

Terlepas dari siapa yang memutuskan hubungan kalian. Anda harus benar-benar menerima bahwa jalinan cinta memang telah berakhir. Percayalah Tuhan masih punya rencana terbaik lainnya untuk hubungan Anda. Pada dasarnya Anda masih bisa hidup kok tanpa kehadiran si mantan.

Ditulis oleh : Anik Sulistyawati

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.