Bukan Cuma Payung, Ini Daftar Persiapan Jelang Awal Musim Hujan

Awal musim hujan yang diperkirakan tak lama lagi perlu dihadapi dengan persiapan matang.

JEDA.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan di Jawa Tengah bakal mundur. Awalnya menurut BMKG, musim hujan akan mulai pada akhir Oktober, lantas prediksi ini direvisi menjadi sepuluh hari setelahnya.

“Berdasarkan prakiraan awal musim hujan yang dikeluarkan BMKG Stasiun Klimatologi Semarang, awal musim hujan di sekitar Gunung Slamet diprakirakan berlangsung pada dasarian [10 harian] pertama bulan Oktober 2019,” paparnya di Cilacap, Jawa Tengah,dilansir Solopos.com Selasa (15/10/2019).

Jika dilihat dari perbandingan prakiraan awal musim penghujan di Kabupaten Banyumas tahun 2019-2020 dengan rata-rata awal musim hujan pada periode 1981-2010, terangnya, awal musim penghujan di sekitar Gunung Slamet diprakirakan mundur satu dasarian.

Namun Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Mulyono Rahadi Prabowo menyampaikan belum ada tanda-tanda wilayah pulau Jawa memasuki musim hujan. “Kalau melihat perkembangan saat ini, belum banyak tanda-tanda masuk musim hujan,” katanya dilansir Okezone, 4 Oktober 2019.

Meski masih belum jelas kapan musim hujan tiba, tak ada salahnya mempersiapkan diri.

Sedia Payung

Hal paling sederhana sebelum musim hujan tiba tentu saja mempersiapkan kembali jas hujan, jaket, dan payung. Tinggalkan pakaian ekstra di kantor jika ada keadaan darurat, misalnya basah kuyup saat perjalanan menuju kantor.

Jika Anda tinggal atau bekerja di daerah rawan banjir, sebaiknya siapkan sepatu bot. Jenis sepatu ini tidak hanya akan membuat kaki tetap kering, tetapi juga dapat melindungi dari penyakit leptospirosis.

Sebisa mungkin gunakan tas yang bersifat anti air karena Anda mungkin juga perlu melindungi barang-barang dan perangkat gadget jika hujan deras.

Vitamin dan Obat-Obatan

Menjelang musim hujam lebih baik meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi Vitamin C dan multivitamin lainnya. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang melindungi terhadap kerusakan radikal bebas, bahan kimia, dan polutan yang dapat membahayakan sel-sel tubuh.

Selain vitamin, beberapa macam obat untuk pertolongan pertama juga diperlukan. Jenis obat yang umumnya paling dibutuhkan saat musim hujan dan cuaca dingin antara lain obat untuk diare, obat batuk, obat penghilang nyeri; obat demam dan obat untuk alergi.

Perbaiki Saluran Air

Saat musim hujan tiba, saluran air akan menjadi penuh apalagi dengan sampah plastik yang dibawa aliran air hujan. Karena itu, alangkah lebih baik jika mempersiapkan lingkungan sekitar agar lebih bersih dan lakukan pembersihan di sekitar saluran air.

Tersumbatnya saluran air karena sampah akan membuat lingkungan menjadi kotor, dan terutama membuat air menggenan yang bisa saja berdampak banjir.

Sebelum musim hujan tiba, sebaiknya secara rutin membersingkan saluran air seperti gorong-gorong atau parit di sekitar rumah. Selain sampah, perlu pula dilakukan pengerukan untuk mengelurkan kotoran yang mengendap di parit.

Waspadai Nyamuk

Cara agar rumah terhindar dari perkembangbiakan nyamuk adalah dengan memasang filter di ventilasi udara. Jaring akan membuat nyamuk kesulitan masuk.

Selainjutnya, bersihkan genangan air di dekitar rumah. Jika ada benda seperti ember kosong atau apapun yang berpotensi membuat genangan air sebaiknya dikubur atau dibuang.

Tambal Kebocoran Rumah

Periksa atap rumah, apakah ada satu dua kerusakan yang berpotensi membuat kebocoran. Jika iya, segera tambal dengan seng atau mengganti genteng yang bocor. Agar lebih tenang, hubungi tukang atau ahli bangunan untuk memastikan tidak ada kebocoran di atap rumah.

Ditulis oleh : Jafar Sodiq Assegaf

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.