3 Kesamaan Jokowi dan Basuki Hadimuljono

Ibarat bermain musik, gaya bekerja Basuki Hadimuljono telah membuat pembangunan infrastruktur di Indonesia berubah dari irama musik slow ke rock n roll.

JEDA.ID–Bisa dibilang Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono adalah salah satu menteri yang paling sering mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mengecek pembangunan bendungan, memantau proyek jembatan, sampai peresmian jalan tol, Basuki akan hadir di samping Jokowi. Bahkan, Basuki Hadimuljono yang kembali ditunjuk Jokowi sebagai Menteri PUPR di Kabinet Indonesia Maju sampai dijuluki sebagai Daendels baru.

Julukan itu tidak lepas dari berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang ditangani Basuki. ”Kalau dulu ada Anyer-Panarukan yang dikerjakan Daendels sekarang ada Merak-Banyuwangi yang dikerjakan Menteri PUPR,” kata Jokowi beberapa waktu lalu.

Basuki Hadimuljono mengatakan jabatan adalah sebuah amanah yang diberikan dan tidak boleh ditolak. “Visi saya hanya satu, menjalankan visi Presiden. Presiden mau bikin ibu kota baru, saya laksanakan. Saya membantu Presiden,” ujar dia.

Kerap bersama di lapangan saat memantau infrastruktur, ternyata Jokowi dan Basuki memiliki beberapa persamaan.

Asal Solo

Jokowi

Joko Widodo (JIBI)

Jokowi yang orang tuanya berasal dari Boyolali lahir di Solo pada 21 Juni 1961. Jokowi dibesarkan dari keluarga sederhana. Bahkan dia mengalami beberapa kali pindah rumah karena tempat tinggalnya digusur.

Karier politik Jokowi dimulai dari 2005 saat maju sebagai calon wali kota Solo berpasangan dengan F.X. Hadi Rudyatmo. Pasangan Jokowi-Rudy ini memenangi Pilkada Solo pada 2005 dan 2010. Pada 2012, Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta dan kemudian menjadi Presiden 2014-2019 dan 2019-2024.

Basuki Hadimuljono juga berasal dari Solo. Dia lahir di Solo pada 5 November 1954. Selama menjadi menteri Jokowi, Basuki dikenal sebagai menteri yang paling bekerja keras.

Dalam survai Alvara Research Center, tentang tingkat kepuasan publik, Basuki ada di peringkat kedua dengan 84,07 persen. Survei dilakukan di seluruh Indonesia dengan multistage random sampling dan menggunakan 1.800 responden.

Lulusan UGM Yogyakarta

Presiden Jokowi menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta. Selama kuliah di UGM, Jokowi aktif menjadi mahasiswa pencinta alam (mapala). Setelah lulus, Jokowi kemudian bekerja di Aceh sebelum akhirnya menekuni usaha mebel.

Pada 1988, Jokowi memulai usaha mebel dengan membawa nama CV Rakabu, yang diambil dari nama anak pertamanya. Setelah mengalami pasang surut usaha, perusahaan yang dipimpin Jokowi mulai berkibar hingga menembus pasar internasional.

Basuki Hadimuljono juga merupakan jebolan UGM Yogyakarta. Dia menempuh pendidikan di Teknik Geologi UGM Yogyakarta. Setelah lulus, Basuki memulai kariernya di Kementerian PUPR sebagai pegawai negeri.

Beberapa tahun kemudian ia memperoleh beasiswa dari institusi tempatnya bekerja untuk melanjutkan studinya. Pada 1989 berangkatlah Basuki ke Amerika dan memperoleh gelar master dan doktor di bidang Teknik Sipil (Civil Engineering) dari Colorado State University.

Kembali ke Indonesia, ia melanjutkan bekerja di Kementerian PUPR. Selama hampir 40 tahun berkiprah di Kementerian PUPR, Basuki Hadimuljono telah tiga kali menjabat sebagai pejabat eselon I, sebelum kemudian ditunjuk menjadi menteri pada Kabinet Kerja dan kini di Kabinet Indonesia Maju.

Musik Rock

Basuki Hadimuljono

Basuki Hadimuljono (Antara)

Sudah menjadi rahasia umum, Jokowi merupakan penggemar musik metal. Jokowi menyukai musik cadas sejak masih muda. Beberapa band yang disukai Jokowi seperti Metallica, Napalm Death hingga Judast Priest.

Saat Metallica manggung di Gelora Bung Karno (GBK) pada 2013 lalu, Jokowi menyempatkan diri untuk menonton konser mereka secara langsung.

Personel Mentallica pun girang hingga basis Robert Trujillo memberikan sebuah gitar. Lantas drumer Lars Ulrich juga menghadiahi Jokowi box set Metallica.

Basuki Hadimuljono juga merupakan penggemar musik rock. Di band jajaran menteri Kabinet Kerja, Basuki punya peran sebagai drumer. Band yang diberi nama Elek Yo Band ini kadang memainkan musik rock.

Setelah Elek Yo Band, Basuki bahkan ingin ada band baru di Kabinet Indonesia Maju. Bahkan, saat Basuki Hadimuljono menghadap Jokowi saat pengenalan menteri, pertemuan keduanya diiringi lagu Metallica.

“Agak lama tadi karena juga dapat bonus makan siang ditemani Queen dan Metallica. Biasanya kalau ke sini saya makan di Sari Bundo dekat sini, tapi sekarang jadi nggak usah mampir,” ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019), sebagaimana dikutip dari Detikcom.

Ibarat bermain musik, gaya bekerja Basuki Hadimuljono telah membuat pembangunan infrastruktur di Indonesia berubah dari irama musik slow ke rock n roll.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.