Tidak Selamanya Buruk, Rasa Takut Ternyata Memiliki Manfaat Baik

Rasa takut biasanya muncul dari pengalaman buruk, ketidaktahuan kita, atau bahkan dari mitos-mitos horor yang kita ciptakan sendiri.

JEDA.ID—Rasa takut sangatlah mengganggu dan membuat kita tidak bisa berkembang. Namun, ternyata rasa takut tidak selamanya negatif.

Sebab, sebenarnya rasa takut juga punya manfaat baik untuk kita. Kok bisa? Simak ulasannya di tips kesehatan kali ini.

Rasa takut biasanya muncul dari pengalaman buruk, ketidaktahuan kita, atau bahkan dari mitos-mitos horor yang kita ciptakan sendiri. Jika kita menuruti rasa takut itu kita akan menjadi pribadi yang tertutup dan tidak berkembang. Tapi Anda harus tahu ada manfaat baik dari rasa takut itu untuk manusia.

Berapa Lama Imunitas Tubuh Melawan Covid-19?

Seperti yang dilansir dari Liputan6.com, Rabu (20/1/2021) inilah manfaat baik rasa takut untuk manusia

1. Rasa takut membantu menurunkan berat badan

Mengalami sedikit rasa takut membakar lebih banyak kalori daripada saat Anda tidak takut pada apa pun. Saat denyut nadi kita bertambah cepat, tubuh kita mengalami aliran adrenalin.

Metabolisme meningkat dan gula serta lemak dibakar dalam prosesnya. Dalam sebuah penelitian, ahli fisiologi di London’s University of Westminster menemukan bahwa ketika orang menonton film horor, seperti The Shining atau The Exorcist, mereka membakar hingga 113 kalori, jumlah yang sama dengan yang mereka bakar dalam setengah jam berjalan kaki.

2. Rasa takut meningkatkan sistem kekebalan

Dalam beberapa penelitian yang dilakukan oleh Coventry University di Inggris, partisipan menonton film horor. Kemudian peneliti mengambil sampel darah dari orang-orang tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perasaan ini menyebabkan sel darah putih mereka aktif.

Tips Menjaga Kulit Wajah Saat Pakai Masker

Ini adalah jenis sel yang membantu Anda melawan penyakit dan memperbaiki tubuh. Semakin banyak sel darah putih yang Anda miliki, semakin kuat sistem kekebalan Anda.

3. Rasa takut memberi motivasi

Adrenalin tidak hanya dilepaskan saat Anda merasa takut, tetapi juga bahan kimia lain, seperti serotonin. Ini membantu otak Anda bekerja lebih efisien, jadi ketakutan akan menghasilkan energi.

Misalnya, jika Anda seorang pelari dan Anda mengikuti rute yang sama setiap hari, Anda dengan cepat menjadi terbiasa, tetapi ketika Anda menemukan tempat baru di mana Anda akan sedikit takut dan benar-benar perlu fokus, otak Anda akan mulai bekerja. Bekerja secara maksimal dan membuat otak siap menghadapi tantangan baru.

4. Membantu keluar dari masalah

Saat kita menyeberang jalan yang remang-remang di malam hari atau mendengar langkah kaki di belakang, maka kita mulai berjalan lebih cepat dan mencoba mencapai tujuan aman lebih awal.

Hore! Ada 15 Spesies Baru Ditemukan Selama 2020

Ketakutan memaksa otak untuk segera bereaksi dan menemukan solusi daripada menghabiskan waktu untuk menganalisis situasi secara mendetail.

5. Ketakutan membantu perubahan positif

Saat dokter mengatakan bahwa Anda memiliki kadar gula tinggi dan berisiko terkena diabetes, Anda mulai mengalami ketakutan. Itu karena kita mungkin sudah menyadari kerusakan parah yang disebabkan diabetes.

Jadi, Anda mulai mengikuti perintah dokter dengan mengonsumsi lebih sedikit gula dan mengikuti diet secara ketat untuk keluar dari zona berbahaya itu. Tanpa rasa takut, perubahan positif ini mungkin memakan waktu terlalu lama.

Ditulis oleh : Nurdian Riyanti

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.