Sering Dianggap Negatif, Melamun Ada Manfaatnya

Melamun sering dianggap kegiatan negatif dan tidak bermanfaat. Tapi ternyata melamun memiliki manfaat untuk kesehatan otak.

JEDA.ID—Melamun sering kali dianggap sebagai kegiatan yang kurang bermanfaat. Padahal sebetulnya melamun memiliki banyak manfaat.

Selain itu, melamun sering dilihat sebagai tanda seseorang sedang sedih, stres, putus asa bahkan ingin bunuh diri. Namun siapa sangka, ternyata melamun juga memiliki segudang manfaat, lho.

Ketika melamun, kita mungkin saja memikirkan kejadian masa lalu, apa yang ingin kita kerjakan di masa depan, atau yang paling sering adalah sekedar berkhayal atau berimajinasi saja. Banyak studi yang menunjukkan bahwa ternyata kita menghabiskan sekitar 30 sampai 50 persen waktu terjaga kita untuk melamun. Meskipun begitu ternyata melamun tidak selalu dianggap sebagai kegiatan yang negatif.

Wow! Game Tirta Karya Anak Bangsa akan Hadir di PS5

Tips kesehatan kali ini membahas manfaat melamun. Seperti  dilansir dari Liputan6.com, Senin (19/10/2020) berikut ini adalah manfaat melamun yang harus kamu ketahui.

1. Membuat Lebih Pintar dan Kreatif

Menurut sebuah penelitian, orang yang lebih sering melamun bisa melakukan tugas dengan lebih baik, dan kreatif. Fungsi otak mereka juga lebih efisien. Ketika melamun, pikiran dapat menjelajah ke berbagai bagian otak dan mengumpulkan berbagai informasi yang dapat saling dihubungkan. Informasi-informasi ini lah yang kemudian muncul sebagai sebuah ide kreatif.

2. Membantu Menyelesaikan Masalah Lebih Baik

Studi ini mengklaim bahwa selama berangan-angan aktivitas otak meningkat. Ini juga berlaku untuk area otak yang berhubungan dengan pemecahan masalah sulit. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ternyata area-area penyelesaian masalah otak yang kompleks justru sangat aktif ketika seseorang tersebut sedang melamun. Otak secara tidak sadar dapat beralih ke menyelesaikan tugas yang lebih penting ketika seseorang sibuk dengan hal-hal yang kurang penting.

3. Membuat Rencana Lebih Baik

Orang-orang  lebih banyak berangan-angan tentang masa depan, daripada masa lalu atau masa kini. Ini membantu menetapkan tujuan dan mencari cara untuk mencapainya. Mereka berpikir tentang bagaimana merencanakan masa depan dan bersiap-siap untuk menghadapinya.

4. Empati

Banyak penelitian menunjukkan bahwa pada era globalisasi ini, orang mulai sulit berempati. Namun, beberapa penelitian juga mengungkap bahwa ada hubungan antara ingatan, imajinasi, dan kemampuan orang untuk berempati.

6 Bahan Herbal untuk TBC, Bisa Ditemukan di Sekitar Rumah

Dengan membayangkan sebuah skenario atau hal yang belum pernah dialami diri sendiri, seseorang dapat dengan mudah mengerti tindakan pihak lain. Pada akhirnya, manusia akan lebih berempati dengan orang lain.

5. Pemahaman Diri

Terkadang, manusia sulit menentukan pilihan, bahkan untuk masa depan. Hal ini dapat terjadi karena mereka belum memahami diri sendiri. Melamun ternyata dapat menjadi obatnya.

Banyak ahli psikologi berteori bahwa individu yang menyadari penuh potensinya sudah dapat membayangkan kemungkinan-kemungkinan dari kemampuan dirinya sebelumnya.

“Berimajinasi mengaktifkan wilayah otak yang secara tidak sadar dapat menunjukkan peta menuju kesuksesan Anda,” ujar master psikologi, Srini Pillay.

6. Membuat Lebih Bahagia

Ketika kalian melamun tentang orang-orang yang dekat dengan kalian dan dengan siapa kalian memiliki hubungan yang kuat, hal ini secara positif memengaruhi kalian. Fantasi ini meningkatkan keadaan emosi kalian, membuat kalian lebih bahagia, dan memperkuat hubungan kalian dengan orang-orang itu.

Ditulis oleh : Nurdian Riyanti

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.