Seberapa Sakti Paspor Indonesia

Peringkat terbaru dari Henley Passport Index menunjukkan negara-negara di dunia semakin memandang keterbukaan visa sebagai hal penting untuk kemajuan ekonomi dan sosial.

JEDA.ID–Henley Passport Index kembali merilis daftar paspor terkuat di seluruh dunia. Dari rilis tersebut, paspor hijau milik Indonesia berada di urutan ke-75. Indonesia kalah dari beberapa negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Namun, peringkat Indonesia lebih baik dibandingkan Vietnam dan Filipina. Pemeringkatan yang dilakukan Henley Passport Index berdasarkan akses bebas visa sehingga paspor yang dimiliki ramah untuk perjalanan di berbagai negara.

Sebagaimana dikutip dari laman henleypassportindex.com, Rabu (3/7/2019), paspor Indonesia bisa digunakan untuk akses bebas visa ke 69 negara. Di kawasan Asia, paspor Indonesia bebas visa untuk ke Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Maladewa, Vietnam, Hong Kong, Makau, Sri Lanka, Pakistan, hingga Nepal.

Di Benua Eropa hanya ada dua negara yang bisa bebas visa yaitu Belarusia dan Serbia. Untuk di Benua Amerika, bebas visa berlaku Brasil, Cili, Ekuador, Peru, hingga Suriname.

Bebas visa dari paspor Indonesia banyak di negara Afrika seperti Mali, Maroko, Rwanda, Somalia, Tanzania, Zimbabwe, hingga Uganda. Meski bebas visa, beberapa negara menerapkan kebijakan electronic travel authorization (ETA) atau visa on arrival.

Bila ada 69 negara yang bebas visa, ada 157 negara yang membutuhkan visa bila membawa paspor Indonesia. Beberapa di antaranya Tiongkok, India, Jepang, Jerman, Prancis, Arab Saudi, Argentina, Amerika Serikat, hingga Kanada.

Peringkat Indonesia pada 2019 ini turun bila dibandingkan dengan 2018 lalu. Tahun lalu Indonesia di peringkat 72 dengan 73 negara bebas visa. Sedangkan pada 2017 lalu, Indonesia berada di peringkat 79 dengan 59 negara bebas visa.

Dominasi Asia

paspor indonesia

Paspor Jepang (Freepik)

Henley Passport Index 2019 menyebutkan negara-negara Asia mendominasi seiring penurunan paspor Inggris dan AS.

”Jepang dan Singapura memegang posisi teratas di Henley Passport Index, dengan skor bebas visa atau visa saat kedatangan 189. Peringkat kekuatan paspor terbaru dan mobilitas global ini yang didasarkan pada data eksklusif dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA),” sebut Paddy Blewer, Group Public Relations Director Henley and Partner dalam siaran persnya.

Paspor Singapura dan Jepang menduduki peringkat teratas karena kedua paspor tersebut menawarkan akses bebas visa ke 189 negara. Korea Selatan di posisi yang sama dengan Finlandia dan Jerman, ketiganya dapat mengakses 187 negara tanpa visa.

Lima tahun lalu, Amerika Serikat dan Inggris menduduki peringkat teratas pada 2014. Lalu, kedua negara ini merosot ke posisi keenam, posisi terendah yang telah dipegang sejak tahun 2010. Uni Emirat Arab terus merangkak naik peringkatnya. Memasuki 20 besar untuk pertama kalinya dalam 14 tahun. Dalam lima tahun terakhir UEA memiliki lebih dari dua kali lipat bebas visa.

CEO Henley & Partners, Christian H. Kaelin, menyebut peringkat terbaru dari Henley Passport Index menunjukkan negara-negara di dunia semakin memandang keterbukaan visa sebagai hal penting untuk kemajuan ekonomi dan sosial.

”Penelitian terbaru ini tampaknya mengonfirmasi sesuatu yang banyak dari kita sudah tahu secara intuitif bahwa peningkatan keterbukaan visa bermanfaat bagi seluruh komunitas global. Bukan hanya negara-negara terkuat,” sebut dia.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.