Rokok vs Vape, Mana yang Lebih Bahaya?

Antara rokok elektrik atau vape dengan rokok tembakau, mana yang lebih bahaya untuk kesehatan manusia? Ini penjelasan dari ahlinya.

JEDA.ID — Mana yang lebih bahaya antara vape atau rokok elektrik dengan rokok tembakau?

Seperti diketahui, vape saat ini menjadi tren di tengah masyarakat. Banyak klaim bermunculan, salah satunya vape lebih aman untuk kesehatan dibanding rokok tembakau.

Baca Juga: Bingung Masak Makanan Apa Pas Idul Adha? Coba Deh Baca Ini!

Tetapi, apakah hal tersebut benar?

Dokter spesialis paru-paru dari RSUD dr Moewardi Surakarta, dr. Yusup Subagio Sutanto mengatakan vape dengan rokok tembakau sama saja bahayanya.

Baca Juga:  Adakah Hukum yang Mengatur Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha?

Meski vape tidak mengandung banyak zat berbahaya yang umumnya ditemukan di rokok, namun ada zat kimia vape yang bisa berisiko menyebabkan gangguan kesehatan seseorang.

Bahkan zat kimia tersebut bisa mengendap di dalam paru-paru, seperti formaldehida dan logam berat yang bisa menganggu pernapasan.

Baca Juga: Punya 13 Anak Angkat, Ini Dia Profil Nunung Srimulat

Selain itu, beberapa jenis perasa pada vape juga bisa menyebabkan gangguan pada paru-paru.

“[Lebih bahaya mana vape atau rokok], dua-duanya sama bahaya. Vape dan rokok masing-masing punya nilai bahaya karena keduanya punya campuran bahan kmia yang seharusnya tidak masuk ke saluran napas. Akan tetapi dipaksakan untuk memberi rasa berupa harum dan nikmat namun dalam jangka oanjang menimbulkan malapetaka,” beber dr. Yusup kepada Solopos.com, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Ini yang Harus Diperhatikan Saat Isolasi Mandiri Covid-19, Jangan Sampai Terlewat!

Menurutnya, berbagai lembaga nasional maupun internasional juga melarang penggunaan rokok dan vape.

“Tobacco Control National tidak mengizinkan keduanya. Di Amerika Serikat juga tidak pernah mengizinkan rokok vape beredar. Walaupun secara sembunyi-sembunyi banyak yang mengedarkan tapi tidak terdaftar dalam obat-obatan yang diizinkan pemerintah,” tambah dia.

Baca Juga: Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Benar Menurut Islam, Jangan Asal!

Sehingga jika diminta memilih lebih bahaya mana rokok atau vape, dr Yusup mengaku tak akan memilih keduanya karena memiliki bahaya yang sama.

Ilustrasi vape alias rokok elektrik. (Freepik)

Ilustrasi vape alias rokok elektrik. (Freepik)

Apa Bahaya Vape?

Lalu, apa saja bahayanya menggunakan vape?

Pria yang juga berprofesi sebagai dosen di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini mengatakan rokok tembakau dan vape sama saja berbahaya untuk kesehatan, bisa juga berdampak pada organ jantung.

Baca Juga: 3 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak di Masa Pandemi

“Efeknya sama saja efek nikotin tinggi tar juga ada Bisa jadi kanker dan penyakit paru obstruktif. Nantinya, waktu tua mudah sesak dan juga bisa berdampak pada jantung yang bakal tersumbat dan nanti di-ring,” jelas dia.

Akan tetapi, efeknya yang berbahaya ini bisa dirasakan mulai dari 10-20 tahun kemudian.

Baca Juga: Formasi CPNS dan P3K Jateng yang Masih Kosong Pendaftar, Ada Banyak Banget!

Selain itu, perokok juga lebih rentan terpapar Covid-19 karena daya tahan paru-parunya rendah.

Covid-19 yang dulu perokok prognosisnya jelek. Post Covid-nya juga muncul alias Long Covid, sesaknya enggak hilang-hilang. Sebaiknya kita tinggalkan [rokok dan vape]. Bukannya kita tidak gagah tanpa rokok. Sudah terbukti kok tanpa rokok di negara-negara lain orangnya cukup hebat,” urai dia

Ditulis oleh : Nugroho Meidinata

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.