• Sun, 14 August 2022

Breaking News :

Waduh! Ternyata Ini Bahaya Orang Tua Sering Bertengkar Depan Anak

Berikut ini bahaya atau dampakj ika Anda sebagai orang tua kerap bertengkar depan anak yang bisa berpengruh juga ke kondisi psikologisnya.

JEDA.ID — Orang tua yang sering bertengkar depan anak harus waspada, karena bisa-bisa menimbulkan bahaya yang jarang diketahui ayah maupun bunda.

Ada beberapa hal yang dirasakan si kecil ketika melihat orang tua dia bertengkar. Perasaan anak akan berpengaruh langsung dengan kondisi kejiwaan mereka.

Tidur dengan Kipas Angin Menyala Berbahaya Bagi Kesehatan

Cukup banyak hal yang bisa mengganggu kejiwaan anak saat melihat orangtuanya bertengkar. Misalnya mendengar teriakan, bentakan, kata-kata kasar, apalagi jika sampai menyaksikan terjadinya kekerasan fisik (KDRT) diantara kedua orang tua mereka,” ungkap pengelola akun Instagram @sahabat.parenting.

Berdasarkan informasi yang diunggah pula oleh @sahabat.parenting, ada lima bahaya ketika orang tua bertengkar di depan anak. Berikut ulasan selengkapnya.

Trump Positif Corona, Berikut Ini Kontroversinya Saat Remehkan Covid-19

1. Ingin Kabur dari Rumah

Jika orang tua sering bertengkar di depan anak, bahkan bisa dibilang setiap hari, bisa-bisa anak kabur dari rumah.

Jika dia tak mempunyai nyali untuk kabur dari rumah, salah satu usaha untuk terhindar dari pertengkaran itu adalah menghabiskan waktu di luar rumah.

Waduh! Seperempat Perempuan AS Ingin Berhenti Berkarier, Kenapa Ya?

Nah, enggak mau kan anak Anda kabur dari rumah gara-gara ayah bundanya sering bertengkar?

2. Berkecil Hati

Anak tantrum (Freepik)

Ketika mengetahui orang tuanya sering bertengkar, mereka juga akan membandingkan dengan yang dialami oleh keluarga teman maupun saudaranya.

Memaksimalkan Media Sosial Untuk Bisnis dengan Strategi Ini

Sehingga hal ini akan membuat mereka berkecil hati dengan kondisi keluarga yang tidak harmonis. Dampaknya, dia akan lebih banyak murung dan menjadi pendiam ketika bermain dengan teman-temannya.

3. Menyalahkan Diri Sendiri

Kekerasan anak meningkat saat pandemi corona (ilustrasi/freepik)

Kekerasan anak meningkat saat pandemi corona (ilustrasi/freepik)

Ia merasa penyebab orang tuanya bertengkar disebabkan oleh kesalahan dia. Maka dari itu, ia merasa bersalah dengan kejadian tersebut.

Bahaya ketiga ini paling banyak tak disadari oleh orang tua.

Mendadak Tak Bisa Cium Bau, Gejala Covid-19 atau Bukan?

4. Bingung

Anak juga akan merasa bingung untuk berlindung kepada siapa. Karena dia takut karena sudah mulai luntur kepercayaannya kepada orang tua.

Selain itu, dia pun juga bingung harus bereaksi seperti apa ketika melihat orang tua dia bertengkar di depan mereka.

Anjing Pendeteksi Corona Lebih Ampuh Daripada Tes PCR, Benarkah?

5. Takut & Sedih

Anak-anak yang masih terlalu kecil akan sulit menerima hal yang terjadi di hadapannya dan ketika melihat kedua orang tuanya bertengkar, perasaan yang pertama kali muncul adalah takut dan sedih.

Apalagi pertengkaran tersebut diwarnai dengan tangisan dan teriakan orang tua.

Bisakah Minyak Kayu Putih untuk Sembuhkan Jerawat?

Imbasnya, anak akan merasa takut dan merasa tidak aman berada di dekat ayah maupun bundanya. Mereka akan berpikir bahwa orang tuanya juga akan bersikap sama kepada mereka.

Lakukan Persiapan Kehamilan dengan 4 Langkah Ini

Proses Penuaan Tercepat Terjadi Pada Usia 40 Tahun

Tips Parengting Lainnya

 

Ditulis oleh : Nugroho Meidinata

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.