Jangan Sembrono! Pola Asuh Seperti Ini Bikin Anak Jadi Keras Kepala

Di bawah ini deretan penyebab anak menjadi keras kepala berdasarkan pola asuh orang tuanya. Kira-kira apa saja ya? Cari tahu di sini.

JEDA.ID — Tahukah Anda ternyata pola asuh orang tua bisa menjadi penyebab anak keras kepala?

Sebagai orang tua tentunya memiliki pola asuh maupun cara mendidik yang berbeda-beda.

Baca Juga: Cara Mengurus Tilang Elektronik, Lengkap dengan Bayar Dendanya

Tetapi, ada beberapa pola asuh yang justru bisa bikin anak menjadi keras kepala hlo. Apa saja itu?

Berikut ini lima penyebab anak keras kepala berdasarkan pola asuhnya, sebagaimana diungkap pengelola akun @smartparents.official, akun Instagram yang kerap mengulas informasi parenting.

Baca Juga: Manfaat Mandi Bareng Istri, Nomor 1 Pasti Gak Nyangka!

Penyebab Anak Keras Kepala

1. Anak Sering Dibentak

dampak negatif membentak anak kebiasaan buruk orang tua

Ilustrasi memarahi anak (Freepik).

Penyebab pertama adalah karena orang tua sering membentak anak.

Meski nantinya anak akan tetap menuruti perkataan orang tua, tetapi di dalam hati si kecil muncul rasa jengkel kepada ayah maupun bundanya.

Baca Juga: Gejala Hipospadia, Ukuran Mr P Berbeda?

2. Menuruti Semua Permintaan

Tak melulu rasa sayang kepada anak ditunjukkan dengan menuruti semua keinginannya.

Dengan menuruti semua keinginan anak, justru bisa membangun sikap keras kepala pada si kecil. Anak akan belajar bahwa dengan sikap keras kepalanya itu, orang tuanya akan menuruti segala permintannya.

Baca Juga: Potret Michelle Kuhnle, Eks Indonesian Idol yang Jadi Humas Persis Solo, Super Cantik!

3. Berbicara dengan Nada Keras

Orang tua harus bisa mereda stres untuk mencegah kekerasan pada anak (ilustrasi/freepik)

Ilustrasi stres pada ibu dan anak saat pandemi (ilustrasi/freepik)

Apapun yang dilakukan orang tua, anak akan menirunya.

Jika orang tua sering berbicara dengan nada keras atau tinggi ketika menyelesaikan sesuatu, anak akan meniru perilaku tersebut.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Legend di Karanganyar Versi Youtuber Dyodoran

Si kecil pun akan belajar belajar dengan nada tinggi dan keras untuk menyelesaikan masalah.

4. Kurang Perhatian

Si kecil yang kurang mendapatkan perhatian juga bisa menjadi kepala batu. Salah satu contohnya adalah si anak bakal tantrum atau menangis saat ayah maupun bundanya tak mempedulikan dia.

Baca Juga: 10 Kabupaten Terbaik di Indonesia dari Indeks Pembangunan Manusia 2019

5. Otoriter

Ilustrasi orang tua otoriter

Ilustrasi orang tua otoriter (Freepik)

Penyebab anak keras kepala terakhir adalah pola asuh yang otoriter.

Orang tua yang otoriter biasanya selalu menuntut anak untuk mengikuti kemauannya. Hal ini justru bisa membatasi ruang gerak si kecil. Tak hanya keras kepala, efeknya anak juga bakal sering melawan orang tua.

Baca Juga: Daerah Tersepi di Jawa Tengah, Kota Kamu Masuk?

Ditulis oleh : Nugroho Meidinata

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.