Tutup Iklan

Gejala Hipospadia, Ukuran Mr P Berbeda?

Berikut adalah deretan gejala hipospadia, kelainan organ genital yang dialami anggota TNI AD Aprilio Perkasa Manganang.

JEDA.ID — Berikut beberapa gejala hipospadia, penyakit kelainan organ genital seperti dialami mantan pevoli putri yang kini bernama Aprilio Perkasa Manganang.

Dokter bedah dari RSPAD Gatot Subroto, Guntoro membeberkan gejala klinis kelainan tersebut yang dialami Aprilio Perkasa Manganang.

Baca Juga: Vaksinasi Atlet Agar Tetap Terus Berprestasi

Di dalam sidang pergantian nama dan status jenis kelamin Serda Aprilia Manganang yang kini jadi Aprilio Perkasa Manganang, Guntoro bercerita telah memeriksa kondisi fisik Aprilio, meliputi postur tubuh hingga alat kelaminnya.

“Penampilannya saya periksa dan buka pakaiannya, saya amati posturnya cenderung laki-laki. Dadanya bidang, pinggul tidak besar payudara rata. Secara umum postur laki-laki,” ungkap dia dalam video yang beredar luas di media sosial.

Baca Juga: Manfaat Mandi Bareng Istri, Nomor 1 Pasti Gak Nyangka!

Setelah membuka pakaian Manganang, gejala hipospadia yang Guntoro temukan adalah lubang saluran kencing yang ada di bawah buah zakar. Hal ini membuat pria kelahiran Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara ini harus jongkok saat buang air kecil.

“Saya khususkan genital, saya periksa itu saya dapati ada penis dengan ukuran lebih kecil dari normal, yakni 4 cm dan diameter 2 cm. Saya juga dapatkan kantong buah zakar lengkap, kanan dan kiri berisi buah zakar. Kemudian, saluran kencing tidak terdapat di ujung penis tapi di bawah kantong kantong buah zakar,” tambah dia.

Baca Juga: Potret Michelle Kuhnle, Eks Indonesian Idol yang Jadi Humas Persis Solo, Super Cantik!

Tak hanya pemeriksaan fisik, untuk mengetahui seseorang mengidap hipospadia juga bisa dilakukan pemeriksaan MRI.

Hal ini juga dilakukan kepada Manganang. “Setelah itu kita lakukan pemeriksaan MRI, periksa rongga panggul tidak ditemukan rahim, indung telur dan vagina. Kita menemukan prostat dan itu dimiliki hanya laki-laki,” jelasnya.

Baca Juga: 10 Kota dengan Internet Tercepat di Indonesia, Daerah Kamu Masuk Enggak Ya?

Tak Semua Sama

Berdasarkan penelusuran informasi yang ditayangkan Solopos.com, gejala hipospadia belum tentu sama antara satu orang dengan yang lainnya.

Akan tetapi, gejala khas seseorang mengidap hipospadia terletak pada lubang saluran kencingnya yang tidak normal. Bisa di bawah kepala penis, di buah zakar, atau pun seperti yang dialami Manganang, yakni di bawah kantong zakar.

Baca Juga: Deretan Film Berlatar dan Syuting di Kota Solo, Apa Saja?

Selain lubang saluran kencing, ada tiga gejala khas lain bagi seseorang yang mengidap hipospadia, sebagaimana dikutip dari situs kesehatan Alodokter.com.

1. Percikan urine tidak normal saat buang air kecil.
2. Kulup hanya menutupi bagian atas kepala Mr P.
3. Bentuk Mr P melengkung ke bawah.

Baca Juga:  Daerah Tersepi di Jawa Tengah, Kota Kamu Masuk?

Ditulis oleh : Nugroho Meidinata

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.