• Mon, 3 October 2022

Breaking News :

Mengungkap Rahasia Manfaat Puasa Bisa Bikin Tubuh Sehat

Puasa telah diterapkan sejak dahulu kala karena diyakini memberi manfaat dan membuat tubuh sehat. 

JEDA.ID– Puasa telah diterapkan sejak dahulu kala karena diyakini memberi manfaat dan membuat tubuh sehat.

Menurur praktisi gizi, Tirta Prawita Sari, dulu puasa adalah bagian dari terapi dalam kedokteran kuno, di mana dalam kondisi medis tertentu puasa dianjurkan agar proses penyembuhan lebih cepat.

Puasa yang dilakukan selama Ramadan juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh, namun ada syarat yang harus ditaati bila ingin manfaat itu terasa maksimal.

“Manfaat metabolik puasa bisa rusak dengan pola konsumsi yang salah,” kata Tirta dalam konferensi pers virtual, seperti dilansir Antaranews, Rabu (23/4/2020).

Tirta menjelaskan ketika berpuasa, tubuh akan mencari cadangan energi lain yang selama ini hanya tertimbun.

Hormon-hormon yang bekerja berbeda dari biasanya, penggunaan energi juga berbeda karena mengambil dari sumber lain, yakni glikogen dan jaringan lemak. “Ini baik, ada switch metabolisme,” kata dia.

Metabolisme tubuh yang baik dapat mempengaruhi seluruh status kesehatan, termasuk fungsi kekebalan tubuh.

Catat, Ini Skema Keringanan Cicilan Kartu Kredit dari Bank

Makanan yang Harus Dihindari

Tapi semua manfaat itu dapat buyar jika pola makan tidak dijaga dengan asupan hidangan sehat, penuh gizi dan nutrisi.

Makanan yang harus dihindari adalah asupan yang bisa menimbulkan inflamasi, yakni makanan yang digoreng serta gula. Sayangnya, makanan seperti itu lazim berada di atas meja makan ketika orang-orang di Indonesia berbuka puasa.

“Karena puasa Indonesia biasanya gorengan dan minuman manis, dianjurkan tidak dikonsumsi dalam jumlah berlebihan,” kata Tirta.

Sebagai gantinya, dia menyarankan untuk berbuka puasa dengan buah-buahan, termasuk kurma.

Tirta pun mengingatkan menghindari makanan berlemak dan makan dalam porsi yang secukupnya selama sahur dan berbuka puasa.

Persiapkan Tubuh

Tak ada salahnya untuk mempersiapkan agar tubuh lebih siap berpuasa. Pakar nutrisi Devinder Bains, dilansir dari Arab News, Selasa (22/4/2020), memberikan kiat agar tubuh mulai beradaptasi untuk mulai berpuasa sehingga transisi menjadi lebih mudah.

Lebih banyak minum air

Sepekan sebelum mulai berpuasa, tambah asupan air untuk memastikan tubuh betul-betul terhidrasi. Tambah satu atau dua gelas sehari dan kurangi tingkat dehidrasi yang akan dihadapi tubuh selama berpuasa.

Pangkas asupan kalori

Jangan tergiur untuk lahap menyantap banyak makanan dengan alasan aji mumpung sebelum mulai berpuasa, Anda justru harus melakukan yang sebaliknya. Tubuh justru akan terbiasa menyantap dalam porsi besar dan terus menginginkan kuantitas lebih banyak. Kurangi asupan kalori dengan mengganti hidangan tinggi lemak dengan pilihan tinggi protein agar tetap kenyang.

Gejala dan Pengobatan Kanker Serviks, Penyakit yang Sempat Diidap Titiek Puspa

Kurangi kopi

Bila Anda mulai mengurangi asupan kopi sejak sebelum puasa, kesulitan untuk tak mengonsumsi kopi selama Ramadhan bisa lebih teratasi. Sama halnya dengan rokok, kurangi jumlah rokok yang dihisap mulai sekarang agar puasa jadi lebih mudah.

Mulai ganti pola tidur

Tidur yang berkualitas baik bagi kesehatan (ilustrasi/freepik)

Tidur yang berkualitas baik bagi kesehatan (ilustrasi/freepik)

Pasang alarm lebih awal setiap hari. Bila Anda biasa bangun pukul 5 pagi, coba ganti setengah jam lebih awal, dan ulangi menjadi lebih awal di keesokan harinya. Jangan lupa untuk tidur lebih cepat agar Anda tidak kesiangan. Perubahan pola tidur ini membantu agar bisa bangun pagi untuk sahur. Anda juga bisa mulai sarapan lebih pagi untuk membiasakan diri.

Jangan makan camilan

Bagi sebagian besar dari kita, tubuh terbiasa untuk makan tiga kali sehari, lengkap dengan camilan di sela-sela waktu. Jika Anda bisa menghentikan konsumsi camilan sebelum Ramadhan, tubuh juga mulai beradaptasi. Semoga puasa kita lancar hingga tuntas ya.

Ditulis oleh : Anik Sulistyawati

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.