Membawa Anak Imunisasi, Ini Tips Aman dari Dokter

Membawa anak imunisasi di masa pandemi tentu jadi tantangan sendiri. Orangtua pasti dihantui kekhawatiran saat harus mengunjungi fasilitas kesehatan.

JEDA.ID-Membawa anak imunisasi di masa pandemi corona menjadi tantangan tersendiri. Jangan khawatir, ada tips aman membawa anak imunisasi kok.

Jadi, tidak ada alasan anak tidak mendapatkan imunisasi karena orang tua khawatir tertular corona saat membawa anak imunisasi di fasilitas kesehatan.Jangan sampai anak kehilangan hak dasar mereka untuk mendapatkan imunisasi hanya gara-gara corona.

Dokter anak mengimbau agar imunisasi bagi anak tetap dilakukan di masa pandemi Covid-19 dan jangan sampai terlewat. Hal ini penting agar buah hati lebih terlindung dari penyakit menular lain.

Dokter spesialis anak, Cynthia Rindang Kusumaningtyas, mengatakan bahwa semua vaksin yang tercakup dalam jadwal imunisasi boleh diberikan, terutama imunisasi dasar pada 18 bulan pertama kehidupan anak.

“Jika kondisi tidak memungkinkan untuk dilakukan sesuai jadwal, maka imunisasi boleh ditunda dengan anjuran tidak lebih dari satu bulan dari jadwal,” kata Cynthia seperti dikutip dari Liputan6.com, Jumat (23/10/2020).

Dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Pondok Indah-Puri Indah ini memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan apabila buah hati harus dibawa ke rumah sakit untuk imunisasi.

Jaga Jarak dengan Orang Lain

Cynthia mengatakan, hal pertama yang harus diperhatikan oleh orang tua adalah memastikan anak selalu berada dengan jarak minimal 1 sampai 2 meter dengan orang lain di sekitarnya.

Kemudian, jagalah anak agar tidak menyentuh atau memegang benda yang ada di dekatnya.

“Rajinlah mencuci tangan anak dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer berbahan dasar alkohol selama minimal 20 detik,” tulisnya.

Pakaikan Masker pada Anak

Selain itu, bagi anak yang berusia di atas 2 tahun, ia diperbolehkan menggunakan masker kain selama beraktivitas di luar rumah sesuai rekomendasi Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Rutinlah menganti masker anak jika sudah mulai tampak basah atau kotor.

“Pada anak yang berusia di bawah dua 2 tahun dapat menggunakan faceshield atau kereta dorong yang di depannya memiliki penutup plastik,” kata Cynthia.

Setelah melakukan imunisasi dan kembali ke rumah, mandilah hingga bersih dan mengganti baju anak.

Tak hanya imunisasi, jangan lupa mencukupi kebutuhan nutrisi yang seimbang pada anak dan memberikan stimulasi perkembangan yang sesuai dengan usianya.

“Tak hanya itu saja, upaya pencegahan terhadap kemungkinan penularan berbagai penyakit terutama Covid-19 juga harus dilakukan. Tetaplah berada di rumah dan hindari tempat-tempat umum atau keramaian, ajari si kecil untuk rajin mencuci tangan, dan kenakanlah masker saat harus melakukan aktivitas di luar rumah,” jelasnya.

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.