• Mon, 28 November 2022

Breaking News :

Masih Ngekel, Apa sih Penyebab Batuk Pasca Sembuh Covid-19?

Sering dialami oleh penyintas Covid-19, apa sih sebenarnya penyebab batuk yang tak kunjung hilang pasca sembuh dari virus corona?

JEDA.ID — Apa penyebab batuk pasca sembuh dari Covid-19?

Seperti diketahui, sebagian penyintas Covid-19 kerap mengalami batuk-batuk meski sudah dinyatakan sembuh dan dengan hasil swab negatif.

Baca Juga: Waduh! Booster Vaksin Tak Efektif Jika Orang Lainnya Belum Divaksinasi

Bahkan, sebuah penelitian di Jakarta menyebutkan batuk menjadi urutan kedua sebesar 16,85 persen sering dialami seseorang pasca sembuh dari Covid-19. Sedangkan di urutan pertama kelelahan, sebesar 30,24 persen.

Menurut dokter spesialis paru RSUD Dr Moewardi Solo, Dr. dr. Yusup Subagio Sutanto, Sp.P(K), FISR, penyebab masih batuk meski sudah sembuh dari Covid-19 dikarenakan alergi.

Baca Juga: Ini Dia Amalan yang Dibaca Saat Malam Jumat, Apa Saja?

Ia menegaskan batuk pasca Covid-19 ini muncul karena alergi dan bukan disebabkan masih adanya virus di dalam tubuh seseorang.

“Penyebab [batuk pasca sembuh Covid-19 itu] alergi yang muncul karena penyakit Covid. Bisa jadi Covid sudah sembuh tapi batuknya berkepanjangan. Dan hal ini bisa terjadi 2-3 minggu setelah sembuh. Efeknya, bisa menganggu aktivitas dan juga paru-paru jadi lemah serta gampang infeksi,” ujar dr Yusup saat dihubungi Solopos.com pada Sabtu (7/8/2021).

Baca Juga: Lagi Cari Ide Buat Lomba 17 Agustus Online? Ini Rekomendasinya

Pengobatan Batuk Pasca Covid-19

Bahkan penelitian di Wuhan, China, awal mula virus corona muncul menyebutkan, waktu munculnya batuk sejak hari pertama sakit dan menetap rata-rata bisa sampai 19 hari. Dan batuk akan muncul hingga empat minggu bahkan lebih.

“Batuk menjadi gejala penting yang menandakan proses akut infeksi Covid-19, namun sekaligus menjadi gejala kronis post infeksi Covid-19,” tambah laki-laki yang juga berprofesi sebagai dosen di Universitas Sebelas Maret atau UNS Solo ini.

Baca Juga: Lagi Cari Ide Buat Lomba 17 Agustus Online? Ini Rekomendasinya

Adapun orang yang berisiko mengalami batuk atau gejala lain meski sudah dari Covid-19 adalah usia lanjut, mempunyai komorbid, derajat penyakit, perawatan dengan terapi oksigen dan perawatan dengan alat bantu napas.

Untuk mengobati batuk pasca Covid-19, perlu dilakukan pemeriksaan fisik langsung oleh dokter sehingga bisa ditangani secara tepat dan cepat.

Baca Juga: Lulusan UNS Solo yang Jadi Publik Figur, Siapa Saja?

Ditulis oleh : Nugroho Meidinata

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.