Tutup Iklan

Kuasai Soft Skill Ini Agar Sukses

Jika Anda tidak menguasai soft skill, Anda mungkin akan kehilangan pekerjaan lebih cepat dari yang Anda kira.

JEDA.IDSoft skill diperlukan dalam hidup. Namun,  soft skill juga dibutuhkan di dunia kerja. Agar Anda sukses menapaki dunia karier, Anda perlu menguasai soft skill.

Jika Anda tidak pandai dalam soft skill seperti bergaul dengan rekan kerja dan menjadi tim yang baik, Anda mungkin akan kehilangan pekerjaan lebih cepat dari yang Anda kira. Tips karier ini membahas aneka soft skill yang harus dikuasai pekerja dan cara mengasahnya.

Dikutip dari Times of India dan ditulis Bisnis.com, Rabu (18/11/2020), pengusaha selalu membutuhkan orang yang dapat mereka andalkan. Ini bukan hanya tentang memenuhi persyaratan dan pendidikan yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan itu.

Tenggat Waktu Bikin Stres? Atasi dengan 5 Cara Ini

Jadi pertajam soft skill yang disebutkan di bawah ini yang mungkin Anda butuhkan untuk mencapai kesuksesan dalam hidup.

1. Pikiran terbuka

Dapatkah Anda membayangkan dunia di mana orang tidak terbuka terhadap ide-ide baru? Tidak akan ada kebebasan berbicara dan inovasi hampir tidak ada. Tentu saja, Anda tidak harus setuju dengan setiap ide, tetapi orang ingin berada di sekitar mereka yang setidaknya mendengarkan perspektif yang berbeda atau cara baru dalam melakukan sesuatu.

2. Komunikasi

ertulis atau lisan, mengetahui bagaimana mengkomunikasikan ide Anda secara efektif adalah soft skill yang sangat penting. Jika ada orang lain yang tidak bisa memahami kebutuhan dan keinginan Anda, itu akan menjadi masalah bagi Anda.

Anda selalu dapat belajar menjadi lebih baik dalam berkomunikasi dengan melakukan lebih banyak komunikasi dengan orang-orang di sekitar Anda.

3. Memberi dan menerima kritik saran

Ada beberapa orang yang sama sekali tidak memiliki masalah untuk menyuarakan pendapat mereka tetapi sangat buruk dalam menerima kritik yang membangun.

7 Mitos yang Membuat Gagal Nikah, Percaya?

Yang lainnya sangat berlawanan. Penting untuk mempelajari cara memberi serta menerima umpan balik untuk mendorong pertumbuhan positif bagi Anda dan orang yang bekerja dengan Anda.

4. Jaringan

Manusia adalah hewan sosial dan jaringan mengarah pada persahabatan, pernikahan, dan pekerjaan baru. Jadi, Anda perlu keluar dan membangun jaringan dengan orang-orang. Itu hanya akan membuatmu baik.

Ini membantu Anda membentuk kontak baru dan mengenal orang yang tidak Anda kenal yang Anda butuhkan dalam hidup Anda.

5. Antusiasme

Jangan menjadi seseorang yang selalu mengeluh tentang setiap hal kecil. Anda tidak akan sukses jika Anda adalah orang itu. Orang ingin berada di sekitar mereka yang memiliki sikap positif terhadap kehidupan serta pekerjaan mereka. Jadi, tingkatkan antusiasme Anda dan jadikan itu berhasil untuk karier Anda.

Soft skill mencakup aspek non-teknis yang penting saat bekerja dengan klien atau sebagai bagian dari tim – kolaborasi, prioritas, manajemen waktu, komunikasi, dan pemikiran kritis.

Berikut ini sejumlah cara mengasah soft skill jika Anda adalah pekerja lepas:

1. Perhatikan dan catat kebutuhan klien.

Dengarkan baik-baik klien untuk membaca keinginan mereka tersirat. Dalam komunikasi terbuka, klien dan anggota tim akan sering melewatkan detail berharga yang memberi tahu Anda dimana tepatnya orang lain gagal. Saat membuat catatan tentang proyek potensial, catatlah ini.

Masih Ada Masyarakat Menolak Vaksinasi Covid-19, Ini Alasannya

Ada begitu banyak orang yang tidak mendengarkan kebutuhan calon klien mereka, apalagi menggunakan pengetahuan ini untuk keuntungan mereka. Anda akan menonjol dari pekerja lepas lain karena melakukan ini, dan ini hanya membutuhkan sedikit energi untuk dilakukan.

2. Minta tanggapan.

Klien tidak memberi Anda umpan balik? Anda kehilangan kesempatan untuk mendengar kritik yang membangun dan menerapkan lebih banyak objektivitas pada pekerjaan Anda sendiri.

Pada awalnya, sungguh menyakitkan mendengar seseorang mengatakan bahwa produk kerja Anda tidak sempurna. Namun, beradaptasi untuk mendengarkan umpan balik yang masuk akal dan menjadi mudah untuk bekerja sama langka seperti berlian di beberapa ceruk freelance. Mampu mendengar umpan balik dan tidak tersinggung membuat Anda lebih mudah untuk bekerja dengannya, dan membuka semua jenis pintu.

Jika klien Anda tidak memberikan masukan, mintalah! Meskipun mereka tidak memiliki masukan negatif, akan sangat membantu untuk mengetahui apa yang mereka sukai saat bekerja dengan Anda. Informasi ini dapat diubah menjadi testimonial atau bahkan digunakan saat mempromosikan klien masa depan.

3. Asah keterampilan manajemen waktu Anda

Mampu menjaga bisnis Anda tetap efisien membuat calon klien freelance menginginkan keajaiban itu di perusahaan mereka sendiri juga. Jika klien bertanya kepada Anda bagaimana Anda memprioritaskan sesuatu, berikan jawaban spesifik.

Bicarakan tentang bagaimana Anda menggunakan sistem dan struktur untuk menentukan tidak hanya apa yang akan Anda lakukan pertama kali tetapi bagaimana Anda akan melakukannya, alat apa yang akan Anda gunakan, dan bagaimana Anda akan membuat proses lebih cepat tanpa mengambil jalan pintas.

4. Selalu belajar

Tidak ada yang sempurna, tetapi semakin Anda dapat mencari peluang belajar, semakin baik soft skill Anda. Cari opsi pembelajaran yang memungkinkan Anda menyusun strategi, bekerja dengan, atau berkomunikasi dengan orang lain. Ini bisa sebagai mentor atau bahkan dalam lingkungan belajar kelompok. Ini juga dapat membantu untuk menutupi kurangnya pengalaman kerja saat Anda pertama kali memulai.

 

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.