Jangan Asal Pergi, Ini yang Harus Disiapkan Sebelum Kembali ke Mal

Mal alias pusat perbelanjaan adalah alternatif hiburan bagi warga. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum pergi ke mal. Mengingat pandemi Covid-19 belum selesai.

JEDA.ID-Mal alias pusat perbelanjaan adalah alternatif hiburan bagi warga, tempat hampir segala kebutuhan bisa dipenuhi lengkap dengan penyejuk ruangan, bebas dari cuaca panas menyengat di luar sana.

Walau sudah kembali beroperasi, ada beberapa penyesuaian dalam fase normal baru di mana pengunjung harus lebih berhati-hati karena virus corona baru (Covid-19) masih mengancam.

Motivator Merry Riana mengatakan lebih baik parno atau merasa takut daripada harus bertindak sembrono saat menghadapi pandemi Covid-19.

“Harus diingat, mal dan kantor kembali beroperasi bukan karena pandemi Covid-19 sudah selesai melainkan karena roda ekonomi harus terus berjalan,” kata Merry dalam jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diikuti melalui akun Youtube BNPB Indonesia di Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Merry mengatakan adaptasi kebiasaan baru untuk tetap produktif tetapi aman dari Covid-19 adalah untuk kebaikan bersama. Masa transisi di Jakarta yang dimulai pada Senin (15/6/2020) dengan pembukaan mal dan kantor bukan berarti kemudian bisa bebas beraktivitas.

Kebiasaan-kebiasaan yang sudah dilakukan selama ini seperti mengenakan masker saat keluar rumah, membawa cairan pembersih tangan, dan lain-lain tetap harus dilakukan.

“Mungkin itu hal-hal printilan, tetapi harus diperhatikan. Lebih baik parno daripada sembrono,” ujarnya.

Untuk menghadapi pandemi Covid-19 dengan mengadaptasi kebiasaan-kebiasaan baru, Merry mengajak untuk tetap bersemangat dan optimistis.

“Apa pun keadaan dan situasinya, berapa pun tanggalnya mau tanggal tua atau tanggal muda, ada pandemi atau tidak, kita tetap harus semangat dan optimistis,” tuturnya.

Namun, berpikir positif saja tidak cukup. Merry mengatakan berpikir positif harus diikuti dengan berpikir kritis dan bertindak positif.

“Saya percaya, berpikir positif ada tempat dan batasnya serta harus dibarengi dengan tindakan yang positif,” katanya.

Sesuai anjuran asosiasi pusat belanja, barang-barang yang harus dipersiapkan bila Anda ingin kembali pergi ke mal dalam waktu dekat.

Aneh dan Misterius, Ini 6 Fenomena Alam yang Belum Terpecahkan

1. Masker cadangan

Memakai masker kini jadi norma saat bepergian ke luar rumah. Bukan cuma melindungi diri sendiri, tapi juga melindungi orang lain dari percikan ludah atau dahak ketika berbicara, batuk dan bersin. Jangan lupa siapkan masker cadangan di dalam tas, juga kantong untuk menyimpan masker yang lama.

2. Tisu

Tisu basah dengan kandungan antibakteri dapat membersihkan segala macam hal, termasuk mencuci tangan dalam keadaan darurat. Siapkan juga tisu kering. Selain untuk mengelap noda, tisu kering juga bisa jadi pelapis bagian dalam masker kain yang Anda pakai.

3. Perlengkapan salat

Karpet yang biasanya melapisi lantai musholla dalam pusat perbelanjaan kini tak boleh dipakai untuk sementara demi menekan risiko penyebaran virus corona. Sebagai gantinya, Anda sebaiknya membawa sendiri sajadah juga sarung dan mukena saat beribadah di musholla.

4. Hand sanitizer

Mencuci tangan secara rutin dengan sabun selama setidaknya 20 detik dapat mengurangi risiko penyebaran virus corona. Hand sanitizer adalah pilihan untuk membersihkan tangan bila Anda tak punya akses air dan sabun sepanjang waktu.

5. Siapkan kartu debit, kartu kredit atau aplikasi dompet virtual

Mengurangi kontak fisik di mal dapat dilakukan dengan mengganti pilihan pembayaran dari tunai menjadi non-tunai. Siapkan kartu debit, kartu kredit atau berbagai pilihan aplikasi dompet virtual yang lazim dipakai untuk membayar.

Sempatkan untuk mengisi saldo sebelumnya agar Anda bisa langsung membayar tanpa harus repot mengisi dompet virtual yang kosong.

Mengejutkan, Ini 9 Fakta Ilmiah yang Mungkin Tak Diajarkan Guru IPA

6. Biasakan jaga jarak

Ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain ketika berada di tempat umum, termasuk di elevator dan eskalator. Toko-toko juga menerapkan pembatasan jumlah pengunjung untuk mencegah penularan virus corona akibat timbulnya kerumunan orang.

7. Pegang seperlunya

Jika Anda dulu terbiasa berpegangan kepada pegangan tangga dan benda-benda lain di area publik, ingatkan diri sendiri untuk tidak menyentuh barang-barang bila tidak diperlukan. Pengelola mal memang sudah diwajibkan untuk membersihkan area publik serta fasilitas seperti keranjang belanjaan dan pegangan tangan pada tangga, namun tak ada salahnya berjaga-jaga.

Ditulis oleh : Anik Sulistyawati

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.