Jadi Favorit Saat Lebaran, Ini Cara Bikin Nastar Sehat dan Awet

Salah satu hal yang menyenangkan saat Lebaran adalah bisa menikmati kue-kue kering khas seperti nastar, lidah kucing, putri salju dan lain-lain. 

JEDA.ID- Salah satu hal yang menyenangkan saat Lebaran adalah bisa menikmati kue-kue kering khas seperti nastar, lidah kucing, putri salju dan lain-lain.

Namun ada kalanya kue kering yang kita punya tak cepat abis, kita pun mesti menyimpannya untuk waktu lama. Kunci agar kue-kue kering salah satunya nastar buatan Anda awet atau tak mudah bulukan atau berjamur terletak pada pemilihan tepung.

“Fenomena yang sering terjadi, membuat nastar dan lain-lain banyak banyak yang akhirnya buluk atau berjamur karena terlalu lama disimpan. Apa lagi sekarang Lebaran tidak terima tamu karena musim corona, tipsnya adalah, gunakan tepung jangan yang curah,” kata Corporate Executive Chef Prasanthi Hotels and Resorts, Chef Bahran dalam diskusi media via daring belum lama ini seperti dilansir Antaranews. 

Chef Bahran menyarankan penggunaan tepung yang dikemas dan memiliki merek pada kue kering Anda. Begitu juga dengan mentega atau margarin, sebaiknya pilih yang dikemas jangan yang curah.

Selain itu, perhatikan juga tempat penyimpanan setelah kue matang. Sebaiknya simpan sebagian kue di kulkas atau lemari es supaya awet hingga Idul Adha nanti.

“Setelah matang simpan sebagian nastar atau kue Lebaran di kulkas supaya awet sampai Lebaran haji,” tutur Chef Bahran.

Bisa Sebabkan Kanker Hingga Mandul, Jangan Taruh Handphone di 6 Tempat Ini

Mengurangi Lemak

Kue kering Lebaran umumnya mengandung banyak gula, mentega, susu, dan krim dengan kandungan lemak jenuh sehingga perhatikan asupannya jangan sampai berlebihan, terutama bagi mereka yang menyandang diabetes.

Agar lebih sehat, Anda bisa mencampur bahan tepung dengan tepung terigu khusus untuk membuat kue atau tepung gandum, lalu memilih pemanis selain gula, mengganti mentega dengan versi yang lebih sehat.

“[Mentega sehat] Anda bisa mendapatkannya dengan mencampurkan margarin rendah lemak atau minyak canola (atau juga vegetable oil ) ke dalam campuran sehingga kandungan lemaknya bisa dikurangi,” kata Bahran.

Jika memungkinkan, tambahkan buah dalam menu kue kering Anda, untuk menambahkan asupan serat ke kue. Anda dapat mencoba menambahkan beberapa jenis buah saat membuat kue kering, seperti buah beri, kelapa, atau buah kering rendah gula.

Resep Nastar untuk Penyandang Diabetes

Penyandang diabetes harus menjaga asupan hidangan manis dan menjaga gula darahnya tetap stabil. Bagi mereka yang merayakan Lebaran dan tak ingin melewatkan makanan khas Hari Raya seperti kue nastar, membuat sendiri hidangannya bisa menjadi pilihan.

Berikut tips membuat nastar dari Corporate Executive Chef Prasanthi Hotels and Resorts, Chef Bahran seperti dilansir Antaranews.

Dampak Makan Berlebihan dan Tips Sehat Saat Lebaran

Bahan untuk kulit:

550 gram tepung gandum
70 gram tepung maizena
235 gram margarin lemak rendah
235 gram mentega lemak rendah
80 gram gula halus (gunakan gula khusus penderita diabetes )
80 gram susu bubuk rendah lemak
4 butir kuning telur

Bahan untuk selai nanas:

2 kilogram nanas madu parut (dua buah nanas madu )
50 gram gula aren kampung
5 sentimeter kayu manis
8 buah cengkeh
1 sendok teh garam halus
2 sendok teh air jeruk nipis atau lemon

Bahan untuk olesan:

4 kuning telur
1 sendok teh gula (gunakan gula khusus untuk penderita diabetes )
1 sendok makan susu tawar cair atau susu kedelai

Cara membuat:

Untuk selai nanas: campur nanas, gula aren, kayu manis, cengkeh, garam, dan air jeruk nipis atau lemon. Masak di atas api kecil sambil terus diaduk hingga menjadi selai yang kering dan kental.

Kulit nastar:

1. Campur margarin, mentega, kuning telur, dan gula halus. Kocok hingga rata menggunakan mixer, kocok kurang lebih 3 menit.
2. Masukkan tepung gandum, tepung maizena, dan susu bubuk sambil diaduk menggunakan spatula hingga tercampur rata.
3. Ambil adonan kulit bentuk bulat pipih. Isi dengan selai nanas secukupnya. Bentuk menjadi bulat, panjang, lonjong sesuai keinginan Anda.
4. Susun adonan yang telah dibentuk dan diisi selai nanas di atas loyang yang telah dioleskan margarin. Oleskan adonan nastar dengan bahan olesan.
5. Panggang adonan di dalam oven dengan suhu 170° Celcius selama 20 menit (sampai terlihat kuning kecoklatan ) atau hingga kue matang.

6. Angkat, tunggu hingga dingin, dan sajikan kue kering nastar yang rendah gula.

Ditulis oleh : Anik Sulistyawati

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.