Dampak Makan Berlebihan dan Tips Sehat Saat Lebaran

Setelah menjalani puasa selama bulan Ramadan selama sebulan, Lebaran menjadi hari yang dinanti-nanti.

JEDA.ID – Menjaga tubuh sehat di saat pandemi Covid-19 sangat penting meskipun puasa bahkan Lebaran.

Setelah menjalani puasa selama bulan Ramadan selama sebulan, Lebaran menjadi hari yang dinanti-nanti. Hari bahagia ini biasanya dilewati dengan berkumpul bersama keluarga dan menikmati hidangan aneka ragam.

Hidangan Lebaran dan beragam kudapannya begitu menggugah selera sehingga memunculkan keinginan untuk banyak makan.

Namun hati-hati, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa makan berlebihan dapat berdampak buruh bagi tubuh.

Apa saja dampaknya? Berikut empat di antaranya seperti dilansir Antaranews dari Gulf News, belum lama ini.

1. Kelelahan

Makan berlebihan bisa memicu gula darah yang mengakibatkan lesu.

2. Kembung

Tidak mengunyah makanan dengan benar dan minum minuman bersoda, serta makanan berlemak memicu gas berlebih dan membuat Anda merasa kembung sepanjang hari

3. Mual

Makanan berminyak membutuhkan waktu lama untuk dicerna. Konsumsi berlebihan makanan ini dapat membuat Anda mual selama liburan Lebaran.

4. Insomnia

Makanan memainkan peran penting pada metabolisme glukosa dan gula Anda. Asupan karbohidrat berlebihan bisa menyebabkan lonjakan glukosa dan mengganggu siklus tidur Anda.

Agar tetap sehat seusai Lebaran, selain mengontrol asupan makan, ada sejumlah cara lain yang bisa Anda lakukan, yakni:

1. Bergerak aktif.

Makan berlebihan secara rutin berhubungan dengan pelepasan dopamin. Lakukan aktivitas fisik untuk menyeimbangkan lonjakan ini. Anda bisa memilih berjalan cepat atau yoga.

2. Tidur nyenyak

Tidur nyenyak, termasuk di siang hari membantu membangun ketahanan tubuh dan Anda membutuhkannya selama musim liburan ini.

3. Hindari kafein

Awasi asupan teh dan kopi Anda. Kafein meningkatkan adrenalin dan kortisol, mengintensifkan hasrat untuk mengonsumsi gula dan karbohidrat.

Bisa Sebabkan Kanker Hingga Mandul, Jangan Taruh Handphone di 6 Tempat Ini

Tetap sehat di tengah pandemi Covid-19

Memang saat Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran kita seolah kalap menyantap segala hidangan yang tersedia. Jangan biarkan itu terjadi ya. Anda tetap harus mengontrol asupan makanan sekalipun di hari istimewa bagi umat Islam itu agar kesehatan tetap terjaga.

Nutrition & Wellness Consultant Nutrifood, Moch. Aldis Ruslialdi mengatakan setidaknya ada tiga komponen dalam makanan yang perlu Anda kontrol atau batasi yakni asupan gula, garam dan lemak.

“Batasi asupan gula, garam dan lemak. Gula yakni 50 gram atau 4 sendok makan per hari, garam 1 sendok teh atau 5 gram, lemak 67 gram atau 5 sendok makan minyak. Kalau bisa lebih banyak lemak sehat yakni 4 sendok makan lemak baik,” kata dia dalam diskusi media bersama Nutrifood via daring, Jumat.

Selain itu, perhatikan jumlah asupan makanan saat Lebaran khususnya kue kering. Satu kue nastar saja bisa mengandung 40 kalori, sehingga jika Anda mengkonsumsi empat buah kue sekali waktu makan, Anda mendapatkan bonus hampir 200 kalori hanya dari satu jenis makanan.

Belum lagi asupan gula dalam penganan populer di Lebaran itu sekitar 1-1,5 sendok makan, yang berarti batas maksimal gula Anda tinggal 2,5-3 sendok makan lagi pada hari yang sama.

Di sisi lain, konsumsi hidangan Lebaran lainnya semisal opor ayam atau gulai daging bisa Anda siasati agar tak berlebihan. Untuk opor, Anda bisa mengurangi kuahnya dan memperbanyak asupan dagingnya misalnya bagian paha.

“Rendang, bisa kurangi bumbunya (di piring),” tutur Aldis.

Fakta Konser Amal BPIP, Hujan Kritik hingga Prank Pelelang Motor Rp2,5 Miliar

Jangan Lupa Makan Buah

Aldis juga menyarankan Anda menyajikan buah-buahan di sela hidangan Lebaran Anda.

“Sajikan buah-buahan. Makanan manis terus bisa bosan, lalu banyak gula, kadang ada perasaan jenuh. Tambahkan buah untuk variasi makanan Lebaran,” kata dia.

Buah-buahan bisa menjadi sumber asupan cairan, vitamin dan mineral, juga menambah sensasi rasa kenyang sehingga mengurangi risiko Anda makan berlebihan. Anda bisa mengonsumsi buah utuh misalnya, 2-3 porsi per harinya.

“Ada juga ide olahan buah, misalnya kombinasikan dengan minuman misalnya es buah atau jus timun, tapi ingat gulanya jangan tambah.
Biasakan Lebaran dari yang biasanya full kue tinggi gula, sekarang setengahnya buah,” demikian pesan Aldis.

Ditulis oleh : Anik Sulistyawati

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.