Belanja Online Kian Sering, Simak 5 Cara Jitu Biar Tak Tertipu

Perilaku belanja online semakin meningkat terutama di masa pandemi Covid-19. Namun tetap waspada, agar Anda tidak tertipu saat belanja online.

JEDA.ID — Perilaku belanja online semakin meningkat terutama di masa pandemi Covid-19.

Salah satu pengaruh terjadinya lojakan tren belanja online, yakni karena adanya kebijakan pemerintah yang membatasi pergerakan masyarakat dengan meminta kita untuk lebih baik di rumah saja.

Banyak keuntungan yang didapat melalui belanja online, selain memudahkan kita mencari barang yang diperlukan, kita tidak perlu lagi membuang waktu untuk pergi ke toko.

Meski demikian, perlu diwaspadai pula kelemahan saat melakukan belanja online. Mulai dari waspada terhadap seller (penjual) barang palsu, hingga penipuan barang yang dipesan tidak sampai ke pembeli.

Dikutip dari id.theasianparent.com, risiko lain saat belanja online, yaitu apabila melakukan transaksi melalui kartu kredit yang berkemungkinan dapat di-hack dan di-kloning.

Nah, agar semakin nyaman berbelanja di situs belanja online, sebaiknya memastikan terlebih dahulu telah mengetahui cara-cara jitu agar belanja tetap aman dan tidak tertipu seperti dilansir dari berbagai sumber.

Kiprah Amelia Hapsari, Juri Piala Oscar Pertama dari Indonesia

1. Pilih Online shop terpercaya

Tanda dalam suatu situs belanja online yang sering kali dijumpai, seperti star seller dapat dijadikan sebagai salah satu tanda bahwa online shop tersebut dapat dipercaya. Selanjutnya, testimoni dan review baik dari pembeli dapat dijadikan ukuran untuk melihat kualitas terhadap suatu produk yang dijual oleh online shop tersebut.

Selain itu, id.theasianparent.com, menyebutkan bahwa perlu memberhatikan alamat situs web belanja online guna memperkecil risiko kebocoran informasi. Situs yang diawali dengan (“) lebih aman daripada situs yang hanya berawalan (”).

2. Budayakan membaca kebijakan online shop dan deskripsi produk yang diberlakukan

• Saat berada di situs belanja online, tidak jarang kita membaca “syarat dan ketentuan”. Hal ini sangat penting untuk diketahui dan dipelajari apabila terjadi sesautu hal di luar dugaan. Misalnya, barang diterima dalam keadaan rusak, kebijkan penukaran barang, cara ganti rugi, dan sebagainya.

• Sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk, pastikan sudah membaca informasi atau deskripsi terkait produk yang akan dibeli. Jika dirasa kurang jelas, bisa menghubungi penjual yang bersangkutan untuk mendapatkan informasi yang lebih rinci mengani produk yang ingin dibeli.

3. Waspada pada barang murah

Banyak sekali penawaran barang-barang bermerk yang dijual secara murah atau cuma-cuma di situs belanja online. Sebelum melakukan transaksi, pastikan terlebih dahulu barang yang ditawarkan, kemudian lakukan survey harga barang yang hendak dibeli.

Bikin Betah di Rumah, 11 Drakor Ini Bisa Ditonton Tanpa Harus Premium

4. Pilih cara pembayaran paling aman

Cara aman belanja online selanjutnya adalah mengutamakan memilih cara pembayaran dengan Cash On Delivery (COD). Apabila tidak terdapat layanan COD, maka opsi yang dapat digunakan selanjutnya adalah menggunakan rekening bersama.

5. Simpan bukti transaksi

Online shop yang dapat dikatakan baik, salah satunya karena memberikan bukti transaksi rincian bukti transaksi melalui e-mail. Setelah melakukan transaksi, sebaiknya semua bukti transaksi baik berupa e-mail pemesanan maupun bukti pembayaran tetap disimpan.

Ditulis oleh : A’idah Husna Luthfiyyah

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.