Bayar Rp228.000, Jakarta-Bandung 38 Menit

Rencana harga tiket kereta cepat Jakarta-Bandung lebih murah dibandingkan dengan kereta Argo Parahyangan Priority.

JEDA.ID–Bila proyek kereta cepat Jakarta-Bandung rampung pada 2021, Indonesia akan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memiliki layanan kereta cepat. Pada tahap awal tiket kereta cepat Jakarta-Bandung dipatok US$16 atau sekitar Rp228.000.

Dengan harga tiket sebesar itu, perjalanan Jakarta-Bandung yang berjarak sekitar 150 kilometer hanya ditempuh dalam waktu sekitar 38 menit.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra menuturkan berdasarakan hasil studi kelayakan, nilai yang feasible untuk tiket kereta cepat Jakarta Bandung mulai dari kisaran US$16.

”Namun tentu saja secara resminya penetapan tarif akan ditentukan kemudian. Setelah kajian komprehensif ketika KCJB akan mulai beroperasi dengan memperhatikan berbagai aspek keekonomian, daya beli masyarakat di  2021 dan juga setelah ada persetujuan dari regulator,” terang dia sebagaimana dikutip dari Bisnis.com.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri menuturkan kereta cepat direncanakan beroperasi pada 2021 dengan konsesi 50 tahun.

Dia menjamin setiap tahunnya akan ada evaluasi harga tarif ketika kereta cepat ini sudah beroperasi. Harga tiket kereta cepat itu lebih mahal bila dibandingkan dengan tarif kereta api Argo Parahyangan yang berangkat dari Stasiun Gambir ke Stasiun Bandung. Gerbong ekonomi harga tiketnya Rp110.000, sementara eksekutif Rp150.000.

Namun, harga tiket kereta cepat ini lebih murah dibandingkan dengan Argo Parahyangan Priority yang mencapai Rp290.000 per tiketnya. Dari sisi waktu, kereta cepat akan lebih singkat karena bisa menempuh waktu 30-40 menit sedangkan Argo Parahyangan mencapai 3 jam 14 menit.

Masih Efisien

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai harga tiket kereta cepat Jakarta-Bandung yang direncanakan masih menarik dan efisien. Kehadirannya akan memberikan tambahan pilihan dalam memenuhi kebutuhan transportasi di kedua kota padat penduduk tersebut.

Ketua Harian YLKI Tulus Abadi menuturkan keberadaan kereta cepat Jakarta-Bandung akan memungkinkan bagi konsumen yang memiliki sensitivitas terhadap waktu.

”KA cepat dengan tarif segitu akan efisien, akan menarik tetapi dengan asumsi perginya sendirian. Jadi yang pakai kereta cepat itu orang yang sensitif waktu, misalnya konsumen yang ingin pulang pergi Jakarta-Bandung,” tutur dia.

Pengamat transportasi Unika Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno menilai tarif kereta cepat tidak jauh berbeda dengan tarif Argo Parahyangan Priority. Menurutnya, salah satu faktor penentu selain kecepatan waktu tempuh Jakarta-Bandung adalah akses angkutan umum di Jakarta dan di Bandung.

Di Jakarta sudah ada berbagai pilihan moda transportasi umum, seperti Trans Jakarta, Kereta Commuter Line, Moda Raya Terpadu, dan Lintas Rel Terpadu. Sementara itu, akses di Kota Bandung terangnya menjadi permasalahan.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.