Bantu Pertumbuhan Tinggi Anak Lewat Asupan Nutrisi Ini, Apa Sajakah?

Pertumbuhan tinggi anak dipengaruhi banyak faktor. Pertumbuhan tinggi anak dimulai pada tahun pertama kehidupannya.

JEDA.ID-Pertumbuhan tinggi anak pada tahun pertama dapat mencapai 25 sentimeter. Pertumbuhan tinggi anak akan bertambah sekitar 12 cm selama tahun kedua.

Pertumbuhan tinggi anak tak hanya dipengaruhi faktor keturunan, melainkan juga gaya hidup dan asupan nutrisi. Hal ini senada dengan yang dikemukakan oleh Parenting Firstcry bahwa faktor penentu tinggi yang penting untuk anak adalah gen, pola makan, dan gaya hidup.

“Tinggi badan tidak semata-mata didasarkan pada genetika, sebagaimana dibuktikan oleh kembar identik yang terkadang memiliki tinggi yang berbeda,” jelas Dr Joseph Gigante, professor pediatri di Fakultas Kedokteran Universitas Vanderbilt.

Selama tahun pertama kehidupannya, anak akan bertambah tinggi hingga 25 centimeter (cm). Namun, ukuran awal ini tidak terlalu memprediksi tinggi atau berat badan anak selanjutnya. Tips parenting kali ini bakal membahas nutrisi yang mempengaruhi pertumbuhan tinggi anak.

Mau Lapor Hoaks Pilkada 2020? Ini Caranya

Pertumbuhan tinggi anak mulai usia 3 tahun akan bertambah sekitar 6 cm per tahun sampai percepatan pertumbuhan terakhir terjadi selama masa pubertas.

Setelah itu, pelat pertumbuhan berhenti membuat tulang baru, dan pertumbuhannya akan berhenti. Tangan dan kaki berhenti tumbuh, lalu lengan dan tungkai. Area terakhir yang berhenti tumbuh adalah tulang belakang.

Dikutip dari detikcom, Kamis (19/11/2020), berikut ini nutrisi penting yang mendukung pertumbuhan tinggi pada anak:

1. Protein

Protein menduduki daftar teratas nutrisi yang harus dikonsumsi anak. Protein menjadi kunci untuk membangun, mengembangkan dan memelihara otot dan jaringan tubuh.

Tak hanya itu, protein juga berfungsi untuk mengganti sel-sel yang rusak. Salah satu dampak anak yang kekurangan protein adalah terhambatnya pertumbuhan atau tidak normal dan massa otot yang rendah.

Asupan protein dapat diperoleh dari sumber makanan hewani seperti daging dan telur atau sumber nabati seperti tahu, tempe dan kacang-kacangan.

2. Vitamin

Untuk menambah tinggi, vitamin D memainkan peranan vital dalam membantu tumbuh kembang anak karena membantu penyerapan kalsium dalam tubuh.

Sumber vitamin D terbaik didapatkan dari telur, susu dan produk olahannya seperti keju dan yoghurt. Tak hanya sumber vitamin D, susu juga merupakan sumber protein, mineral dan vitamin yang kaya.

Kuasai Soft Skill Ini Agar Sukses

Untuk mendapatkan asupan vitamin A yang baik, orang tua dapat memasukan wortel sebagai asupan wajib anak. Wortel tak hanya kaya akan vitamin A namun juga vitamin C yang penting menjaga kalsium dalam tulang dan menjaganya untuk tetap sehat. Jika tubuh kekurangan vitamin D, maka tulang anak cenderung lemah dan menghambat pertumbuhan anak

3. Karbohidrat

Walaupun kerap kali dikaitkan dengan pemicu obesitas, karbohidrat juga penting dalam meningkatkan tinggi anak karena karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi dalam tubuh. Karbohidrat yang baik dikonsumsi didapatkan dari biji-bijian seperti gandum dan sereal.

4. Asam lemak

Asam lemak penting untuk asupan otak. Ketika asupan otak telah tercukupi maka anak dapat meningkatkan tingginya secara optimal. Contoh asam lemak yang baik untuk dikonsumsi adalah omega-3 dan omega-6. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ini, anak dapat mengonsumsi alpukat atau kacang-kacangan.

5. Mineral

Mineral juga vital untuk menunjang tumbuh kembang anak terutama dari segi tinggi badan. Makanan yang kaya kandungan zat besi, magnesium, fosfor, yodium, mangan, dan fluorida terbukti ampuh meningkatkan pertumbuhan pada anak-anak.

Makanan Penambah Tinggi Anak

Mengutip dari Parenting Firstcry dan Medical News Today, berikut beberapa jenis makanan yang dapat menambah tinggi badan anak:

1. Produk susu

Beberapa produk susu, meliputi susu, keju, dan yogurt. Semuanya bahan makanan ini kaya akan mineral penting seperti kalsium dan vitamin seperti A, B, D, dan E, Bunda.

Susu juga jadi sumber protein yang baik untuk membantu pertumbuhan sel dalam tubuh, lho. Sehingga tak lengkap rasanya jika susu tak masuk dalam daftar makanan yang dikonsumsi anak setiap harinya.

2. Telur

Telur memiliki beragam kandungan, seperti tinggi protein, kalsium, vitamin B12, dan B2, Bunda. Telur pun jadi makanan penting untuk bantu anak meningkatkan tinggi badannya.

3. Ayam

Ayam juga tinggi akan protein seperti telur, Bunda, Faktanya, ayam pun jadi salah satu makanan dengan kandungan protein tertinggi di antara makanan hewani, lho.

Manfaatnya, ayam dapat membangun jaringan dan otot anak yang, pada gilirannya, ini bisa membuatnya tumbuh tumbuh lebih tinggi.

4. Kedelai

Kedelai kaya akan protein, folat, vitamin, karbohidrat dan serat, Bunda. Ini merupakan alternatif yang baik bagi anak yang membutuhkan protein, namun sebagai vegetarian.

Benarkah Obat Kumur Mampu Basmi Covid-19 Dalam 30 Detik?

5. Pisang

Pisang kaya akan potasium, mangan, dan kalsium, pisang merupakan buah sederhana yang sangat membantu dalam meningkatkan tinggi badan serta kesehatan anak.

6. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Kacang-kacangan dan biji-bijian juga makanan yang bagus untuk diberikan pada anak saat dalam masa pertumbuhan, Bunda. Makanan ini kaya akan mineral dan vitamin esensial serta lemak sehat dan asam amino, yang penting untuk membantu dan mendukung pertumbuhan.

7. Sayuran berdaun hijau

Sebagian anak mungkin enggan untuk makan sayur, akan tetapi makanan seperti brokoli, bayam, kacang polong, okra, kecambah brussel dan sayuran hijau lainnya kaya akan mineral esensial, vitamin, dan serat. Semua elemen yang terkandung dalam sayuran tersebut sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan yang baik secara keseluruhan bagi anak.

8. Buah-buahan

Asupan buah pada anak sangat baik karena di dalamnya terkandung berbagai vitamin, mineral dan serat, Bunda. Jadi, pastikan anak mengonsumsi semua jenis buah-buahan, terutama yang kaya vitamin C dan A, seperti pepaya, jeruk, semangka, mangga, apel dan aprikot.

Main Video Game Bagus untuk Kesehatan Mental, Ini Alasannya

9. Ikan

Pilihan protein nabati lainnya yang bisa Bunda berikan adalah ikan. Ikan kaya akan protein dan vitamin D, yang diperlukan untuk perkembangan tulang dan otot, sehingga dapat membantu anak untuk tumbuh lebih tinggi.

10. Wortel

Tak hanya kaya akan vitamin A yang baik untuk mata, wortel juga kaya akan vitamin C yang penting untuk menjaga kalsium dalam tulang dan menjaganya tetap sehat.

11. Biji-bijian utuh

Biji-bijian utuh sangat sehat dan penting untuk anak-anak, Bunda. Di dalamnya, terkandung banyak energi, kaya akan serat, vitamin, zat besi, kalsium, magnesium, dan selenium.

12. Daging merah

Daging merah merupakan makanan protein bagi non-vegetarian, Bunda. Namun, karena terlalu banyak daging merah yang tidak baik untuk tubuh, maka konsumsinya harus dalam jumlah sedang, ya.

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.